Dipublikasikan pada 07 September 2019

Peninjauan Lokasi Embung Desa

Deskripsi

Air bagi para petani adalah sumberdaya pokok yang menunjang berlangsungnya kegiatan pertanian. Fungsi air bagi pertanian secara umum adalah sebagai irigasi atau pengairan, karena tanpa adanya pengairan yang baik maka hasil dari tanaman yang di kelola oleh petani tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Air menjadi faktor kunci keberlanjutan pertanian terutama bagi pertumbuhan tanaman, karena jika kekurangan air pertumbuhan tanaman akan terhambat dan lama-kelamaan akan mati. Akibatnya produksi pertanian tidak berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya. Kebutuhan air semakin meningkat pada saat musim kemarau. Lahan pertanian seringkali mengalami kekeringan di musim kemarau. Sebaliknya ketika musim hujan , banyak lahan pertanian yang terendam air akibat curah hujan yang tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sebuah “kolam besar” yang dapat dipergunakan untuk menampung cadangan air sehingga dapat mengairi lahan pertanian di saat musim kemarau, serta dapat menyimpan kelebihan air pada saat musim hujan. “Kolam besar: tersebut dalam dunia pertanian disebut dengan istilah embung. Tujuan pembuatan embung selain untuk menyediakan cadangan air untuk mengantisipasi kekeringan di musim kemarau, dapat juga berfungsi mengatasi genangan yang tidak terkendali di musim hujan.

Program

Sektor Lain

Seksi Kegiatan

Ekonomi

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan