Profil

DAPUR 12

Gambaran Umum


Sebelum bernama Dapur 12 kawasan ini ditempati segelintir orang Melayu yang hidup sebagai nelayan sejak 1930. Setelah berakhirnya penjajahan Jepang tahun 1946, tempat ini mulai dibangun oleh orang Tionghoa yang membuka usaha kayu arang dengan membangun dapur sebanyak 12 buah. Dari sinilah nama Dapur 12 bermula. Saat ini bekas dapur arang tersebut tidak lengkap, karena banyak yang pecah dan lenyap dimakan usia. Sejak tahun 1990 kawasan ini mulai menjadi area industri galangan kapal dan terus berkembang hingga sekarang. 

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

581

Jumlah Kepala Keluarga

581

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

48

Keluarga yang Memiliki Remaja

1539

Keluarga yang Memiliki Lansia

191

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

Belum ada

BKB

Belum ada

BKR

Belum ada

BKL

Belum ada

Kelompok UPPKS

Belum ada

PIK-R

Belum ada

Rumah Dataku

Belum ada

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, APBN

Kepengurusan/pokja KKB

Tidak ada

SK pokja KKB

Tidak ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada Lina Dewi,S.Mn 197508142012122001

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, SK Kecamatan tentang Kampung KB

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Tidak ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

0 orang pokja terlatih
dari 0 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Bulanan