Profil

Desa Riam Tapang

Gambaran Umum


Stagnasi pencapaian program dan semakin melemahnya implementasi Program KKBPK di lini lapangan menjadi beberapa permasalahan yang perlu mendapat perhatian khusus. Berdasarkan hasil evaluasi internal yang dilakukan dan atas petunjuk Bapak Presiden RI, kemudian dirumuskan beberapa inovasi strategis penguatan Program KKBPK untuk periode 2015-2019 terutama untuk melaksanakan kegiatan prioritas yang memiliki daya ungkit terhadap upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan serta memperluas cakupan penggarapan Program KKBPK di seluruh tingkatan wilayah.

Sebagai langkah penguatan Program KKBPK 2015-2019, Presiden Republik Indonesia mengamanatkan BKKBN agar dapat menyusun suatu kegiatan/program yang dapat memperkuat upaya pencapaian target/sasaran Pembangunan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana 2015- 2019, dapat menjadi ikon BKKBN serta dapat secara langsung bersentuhan dan memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia di seluruh tingkatan wilayah.

Dari hal tersebut kemudian disepakati agar BKKBN segera dapat membentuk Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) sebagai salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas Program KKBPK secara utuh di lini lapangan. Kampung KB merupakan salah satu bentuk/model miniatur pelaksanaan total Program KKBPK secara utuh yang melibatkan seluruh bidang di lingkungan BKKBN dan bersinergi dengan Kementerian/Lembaga, mitra kerja, stakeholders instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilaksanakan di tingkatan pemerintahan terendah (sesuai prasyarat penentuan lokasi kampung KB) di seluruh kabupaten dan kota.

Menindaklanjuti instruksi Presiden tersebut, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi menetapkan 18 desa di 14 kabupaten/kota sebagai pilot project Kampung KB di Provinsi Kalimantan Barat. Ke-18 desa yang telah dijadikan pilot project kampung KB di Kalbar yakni Desa Dalam Bugis (Kampung Beting) di Kota Pontianak, Desa Kepayang di Kabupaten Mempawah, Desa Sebadu, Desa Jawai Selatan, dan Desa Tambatan di Kabupaten Sambas, Desa Mayasopa di Kota Singkawang, Desa Lumut dan Desa Jangkan di Kabupaten Sanggau, Desa Pawis Hilir di Kabupaten Landak, Desa Lesabella di Kabupaten Bengkayang, Desa Penjalaan di Kayong Utara, Desa Rawak Hulu di Kabupaten Sekadau (sudah dicanangkan tanggal 2 Februari 2016 oleh Gubernur Kalimantan Barat), Desa Mekar Sari dan Desa Limbung di Kabupaten Kubu Raya, Desa Riam Tapang di Kapuas Hulu, Desa Makmur Abadi di Kabupaten Ketapang, Desa Menyumbung Tengah di Kabupaten Sintang dan Desa Landau Tubun di Kabupaten Melawi.

Dari ke 18 pilot project Kampung KB di Provinsi Kalimantan Barat, yang menjadi Kampung KB unggulan adalah Desa Riam Tapang Kecamatan Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu dikarenakan setelah 8 bulan dicanangkan Desa Riam Tapang telah menunjukkan perubahan drastis dan signifikan. Selain itu penduduknya sangat membuka diri dengan perubahan dan program KB yang menjadi Program Nawa Cita Presiden Joko Widodo yang terintegrasi bersama tim pengerak PKK dan didukung penuh oleh Pemkab Kapuas Hulu beserta seluruh SKPD terkait hingga menjadikan program Kampung KB di Riam Tapang menjadi efektif.

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

Jumlah Kepala Keluarga

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

0

Keluarga yang Memiliki Remaja

0

Keluarga yang Memiliki Lansia

0

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

14 February 2018

BKB

Belum ada

BKR

Belum ada

BKL

Belum ada

Kelompok UPPKS

Belum ada

PIK-R

Belum ada

Rumah Dataku

Belum ada

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Swadaya Masyarakat APBN

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada 0

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

3 orang pokja terlatih
dari 3 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, Potensi Desa

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Tidak ada

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Tidak ada

Sosialisasi kegiatan

Tidak ada

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Bulanan