Profil

FAFI

Gambaran Umum


          Kampung Fafi adalah salah satu kampung yang ditetapkan sebagai Kampung KB  yang berada di Wilayah Distrik Mariat kabupaten sorong. Kampung KB Fafi adalah salah satu dari 4 (Empat ) Kampung dan 7 (Tujuh ) Kelurahan yang ada di Wilayah Distrik Mariat.

         Kampung KB Fafi terdiri 2 RW dan 4 RT yang terletak diantara Kelurahan Maklalut, Kelurahan Klaru dan Kelurahan Klamalu dengan luas wilayah  + 3.050 KM. Kampung KB Fafi memiliki  batas - batas wilayah yaitu sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Klamalu, sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Maklalut, sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Maklalut dan sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Klaru dengan jumlah Penduduk 259 jiwa terdiri dari laki-laki 117 dan Perempuan 142 Jiwa dan jumlah kepala Keluarga 75 KK. Tetapi dengan adanya transmigrasi dan imigrasi, maka jumlah penduduk kampung KB Fafi mengalami perubahan menjadi 181 jiwa, yang terdiri dari laki-laki berjumlah 70 0rang, dan wanita berjumlah 111 orang dengan jumlah Kepala keluarga 50 KK

        Mayoritas penduduk kampung Fafi adalah masyarakat asli papua yang berasal dari suku Teminabuan sorong selatan, dan untuk mencapai kampung Fafi ini tidaklah sulit, karna dapat dijangkau atau di tempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua (motor) dan roda empat (mobil).

Kampung Fafi memiliki wilayah berupa dataran rendah, sehingga penduduknya sebagian besar bekerja sebagi petani sayur mayur (berkebun) mata pencaharian masyarakat kampung Fafi yaitu bertani.

Tujuan Umum 

Secara umum tujuan di bentuknya kampung KB Fafi adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas khususnya di kampug KB Fafi. 

Tujuan Khusus

Meningkatkan peran Pemerintah, Pemerintah Daerah, Lembaga Non Pemerintah dan Swasta dalam memfasilitasi pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait :

1. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan

2. Meningkatkan jumlah peserta KB modern

3. Meningkatkan ketahanan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL).

4. Meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui program UPPKS

5. Menurunkan angka kekerasan di dalam rumah tangga (KDRT)

6. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

7. Meningkatkan sarana dan prasarana pembangunan kampung

8. Meningkatkan sanitasi dan lingkunagan kampung yang sehat dan bersih

Potensi Alam

Dalam rangka pelaksanaan program pembangunan di wilayah kampung KB khususnya, maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik yang menyangkut sumber daya alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan. Adapun potensi alam yang dimiliki kampung KB Fafi yaitu tanaman sereh dan pisang. Untuk tanaman sereh, akan di olah menjadi minyak sereh, dimana kita tahu bahwa minyak sereh mempunyai manfaat bagi kesehatan. Yaitu minyak sereh dapat menyembuhkan penyakit kurap, perawatan kulit, meredahkan nyeri otot, melawan infeksi pernafasan (sinus), dll. Sedangkan tanaman pisang di olah menjadi makanan ringan yaitu keripik pisang. 

Potensi Sumber Daya Manusia

Dalam pelaksanaan kegiatan program pembangunan di wilayah kampung KB Fafi, maka ada beberapa faktor yang mempengaruhi untuk kelancaran program pembangunan kampung KB, antara lain :

a.    Faktor Pendukung

        Untuk mendukung lancarnya pelaksanaan kegiatan program KKBPK dan pembangunan lainnya di kampung KB sangat di teentukan oleh adanya faktor pendukung ini. Adapun Faktor yang di maksud adalah faktor yang terkait dengan keadaan serta potensi wilayah, sumber daya alam, ataupun manusia, sarana dan prasarana baik yang menyangkut fisik maupun non fisik yang dapat kami rincikan sebagai berikut :

-    Adanya PPKBD dan Sub-PPKBD

-    Adanya data penduduk dan keluarga berdasarkan tingkat kesejahtraan nya

-    Adanya PLKB

-    Adanya POKJA

-    Adanya POKTAN (BKB, BKR, BKL) dan UPPKS

-     Adanya dukungan TOGA dan TOMA


b.    Faktor Penghambat

-    Tingkat Pendidikan Kader yang masih rendah 

-    Tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah

-    Keterlibatan para tokoh atau pengurus dalam setiap kegiatan          POKTAN masih kurang










Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

181

Jumlah Kepala Keluarga

50

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

14

Keluarga yang Memiliki Remaja

32

Keluarga yang Memiliki Lansia

24

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

14 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

15 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

28 October 2019

BKB

28 October 2019

BKR

28 October 2019

BKL

28 October 2019

Kelompok UPPKS

28 October 2019

PIK-R

Belum ada

Rumah Dataku

28 October 2019

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Dana Desa Swadaya Masyarakat APBD

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada Rina Somnaikubun, SE 0

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, SK Kecamatan tentang Kampung KB

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

14 orang pokja terlatih
dari 14 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data Data rutin BKKBN Potensi Desa

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Bulanan