Profil

PANCA TUNGGAL

Gambaran Umum


PROFIL
PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KABUPATEN BANGKA SELATAN
2019
VISI
“Tercapainya Masyarakat Desa Panca Tunggal yang aman, kondusif, adil, sejahtera, beriman dan berakhlak mulia pembangunan dan pengembangan sector pertanian, perkebunan, peternakan, pendidikan serta optimalisasi pelayanan public di Kabupaten Bangka Selatan.”
MISI
1. Meningkatkan sarana dan prasarana pertanian, perkebunan dan perternakan.
2. Mewujudkan penyelenggaraan pertanian, perkebunan dan perternakan yang bermutu dan memaksimalkan potensi yang ada.
3. Memberikan pembinaan dan pengembangan kreativitas masyarakat di bidang keterampilan untuk menciptakan lapangan kerja.
4. Meningkatkan pelayanan yang merata, berkeadilan , tepat waktu dan tepat guna.
5. Menciptakan keamananan dan ketertiban yang kondusif guna memacu iklim usaha dan investasi.
6. Meningkatkan kualitsa sumber daya manusia.
7. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
8. Memupuk rasa persatuan dan kebersamaan dalam membangun.
9. Meningkatkan mutu pendidikan masyarakat.
10. Meningkatkan rasa soladaritas antar sesame pemeluk agama
11. Meningkatkan ketaatan aturan dan suppremasi hokum
12. Pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada penguasaan IPTEK.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .............................................................................................1
MOTTO.....................................................................................................................2
VISI DAN MISI.......................................................................................................3
DAFTAR ISI............................................................................................................4
BAB I........................................................................................................................5
PENDAHULUAN....................................................................................................5
A. Latar Belakang...............................................................................................7
B. Pengertian .....................................................................................................7
C. Tujuan ............................................................................................................7
BAB II.......................................................................................................................9
GAMBARAN UMUM DESA..................................................................................9
BAB III....................................................................................................................17
KELOMPOK KERJA DAN STRUKTUR ORGANISASI KAMPUNG KB......17
BAB IV....................................................................................................................18
SASARAN PENGGARAPAN...............................................................................18
BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN................................................................23
LAMPIRAN-LAMPIRAN......................................................................................24
KATA PENGANTAR
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan salah satu Kementerian/Lembaga (K/L) yang mendapat mandat untuk mewujudkan Agenda Prioritas Pembangunan (Nawacita) Pemerintahan periode 2015-2019, terutama pada Agenda Prioritas nomor 5 (lima) “Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia” melalui “Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana”. Dalam upaya mewujudkan agenda prioritas tersebut, BKKBN harus dapat melaksanakan Strategi Pembangunan Nasional 2015-2019 (pada Dimensi Pembangunan Manusia) dengan fokus penggarapan pada Dimensi Pembangunan Kesehatan serta Mental/Karakter (Revolusi Mental) untuk diintegrasikan ke dalam Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) menjadi salah satu inovasi strategis dalam upaya realisasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan Program KKBPK secara utuh dan terintegrasi antar bidang baik internal BKKBN maupun lintas sektor di lini lapangan. Guna memberikan kerangka kerja yang lebih terarah serta untuk memastikan langkah-langkah, baik yang dimulai dari proses pembentukan Kampung KB, pelaksanaan kegiatannya serta dalam memastikan indikator dan target/sasaran dapat dicapai, maka perlu disusun Profil Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) Desa Panca Tunggal.
 Besar harapan kami, dengan disusunnya profil ini masyarakat dapat mengetahui keadaan geografis dan ekonomi Desa Panca Tunggal Kecamatan Pulau Besar. Kepada semua pihak yang telah memberikan informasi dalam penyelesaian profil ini, kami sampaikan terima kasih. Semoga profil ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi masyarakat.
      PANCA TUNGGAL, 2019
         Penyusun Profil
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Undang – Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sebagai dasar pelaksanaan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana menenkankan kewenangan Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) tidak hanya sebatas pada masalah pembangunan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera saja namun juga menyangkut masalah pengendalian penduduk.
Di dalam upaya pencapaian 6 ( enam ) sasaran strategis di atas, BKKBN harus dapat melakukan berbagai langkah penguatan program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang benar – benar memiliki daya ungkit terhadap upaya pencapaian taget/sasaran serta penguatan kegiatan – kegiatan prioritas secara komprehensif dan berkelanjutan di seluruh tingkat wilayah. Selain itu, BKKBN juga harus memperhatikan perkembangan lingkungan stategis dan berbagai permasalahan program yang harus dihadapi saat ini.
Lebih lanjut terkait dengan arah kebijakan pembangunan nasional pemerintah periode 2015-2019, BKKBN diberi mandat untuk dapat mensukseskan Agenda prioritas pembangunan (Nawacita), terutama pada agenda prioritas nomor 5 (lima) “meningkatkan kualitas hidup indonesia” melalui pembangunan kependudukan dan keluarga berencana,serta melaksanakan strategi pembangunan manusia pada pembangunan bidang kesehatan dan mental/karakter (Revolusi mental ).
Landasan hukum, perkembangan lingkungan strategi dan arah kebijakan pembangunan pemerintah periode 2015-2019 diatas kemudian dijabarkan didalam rencana pembangunan jangka menengah Nasional (RPJM) dan Rencana Strategis (Renstra) BKKBN tahun 2015-2019, dengan 6 (enam) sasaran strategis yang telah dietapkan: (1) menurunkan rata-rata laju pertumbuhan penduduk tingkat nasional ( persen pertahun) dari 1,38 persen/tahun pada tahun 2015 menjadi 1,21 persen/tahun 2019: (2) menurunnya Total Fertility Rate (TFR) per perempuan usia reproduksi dari 2,37 tahun 2015 menjadi 2,28 tahun 2019; (3) meningkatnya Contraceptive Prevalence Rate (CPR) semua metoda dari 65,2 persen menjadi 66 persen ; (4) menurunnya kebutuhan ber KB tidak terlayani/unmet need dari jumlah pasangan usia subur (persen) dari 10,6 persen tahun 2015 menjadi 9,91 persen tahun 2019 ; (5) menurunnya Age Specific Fertility Rate ( ASFR) dari 46 persen pada tahun 2015 menjadi 38 persen/1000 perempuan kelompok umur 15-19 tahun pada tahun 2019 ; (6) menurunnya persentase kehamilan yang tidak diinginkan dari wanita usia subur dari 7,1 persen/tahun 2015 menjadi 6,6 persen tahun 2019.
Segala langkah, baik yang dimulai dari langkah pembentukan dan pencanangan, langkah implementasi, sampai dengan langkah monitoring dan evaluasi kegiatan yang dilaksanakan dikampung KB, Dirumuskan lebih lanjut didalam buku petunjuk teknis kampung KB ini.
Desa Panca Tunggal Kecamatan Pulau besar Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terdiri dari 4 dusun 12 Rt mempunyai tekad yang kuat untuk memajukan masyarakat dengan cara melaksanakan pembangunan fisik dan non fisik secara swadaya. Demikian juga pembangunan di bidang kesehatan, untuk mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal serta masyarakat yang peduli dan tanggap terhadap kesehatan maka dibentuklah Kampung KB.
Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplentasikan kegiatan-kegiatan prioritas program KKBPK secara utuh dilini lapangan. Kampung KB merupakan salah satu bentuk/model miniatur pelaksanaan total program KKBPK secara utuh melibatkan seluruh bidang di lingkungan BKKBN dan bersinergi dengan kementrian/lembaga, mitra kerja, stakeholder instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilaksanakan ditingkatan pemerintahan terendah (sesuai prasyarat penentuan lokasi kampung KB) diseluruh kabupaten dan kota. Defenisi kampung KB pada “kamus istilah kependudukan dan KB” yang diterbitkan oleh direktorat teknologi informsdi dan dokumentasi (Ditifdok) pada tahu 2011 (Hal :53) : “ kampung KB adalah salah satu upaya penguatan program KKBPK yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB, sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas.”
Di Desa Panca Tunggal telah terbentuk Kampung KB sejak tahun 2017 dengan bimbingan dan arahan dari Dinas /Instansi terkait yang tergabung dalam Pokja – Pokja baik di tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten.
Untuk mewujudkan Bangka Selatan Sehat maka di Kampung KB dituntut untuk memberikan dan mengembangkan berbagai upaya kesehatan lainnya seperti BKB, BKR, BKL dan lain-lain. Dengan adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat yang semakin berkembang maka dilaksanakan pula kegiatan integrasi dan kegiatan pengembangan seperti Pos PAUD. Dengan banyaknya program yang dilakukan serta cakupan kegiatan yang telah memenuhi target.
Profil Kampung KB bermaksud memberikan gambaran situasi kegiatan yang diterbitkan setahun sekali. Dalam profil memuat berbagai data tentang hasil kegiatan dan data pendukung lainya yang masih berhubungan dengan hal-hal kegiatan.
Dengan demikian jelas bahawa tujuan dari Profil ini dalam rangka menyediakan sarana untuk perencanaan,pemantauan dan evaluasi pencapaian kegiatan.
B. Pengertian
Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat RW, dusun, atau setara yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis. Kampung KB direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi oleh dan untuk masyarakat. Pemerintah, pemerintah daerah,lembaga non pemerintah dan swasta berperan dalam fasilitasi, pendampingan dan pembinaan.
C. Tujuan
1. Tujuan umum
         Meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.
2. Tujuan khusus
a. Meningkatkan peran pemerintah, pemerintah daerah, lembaga non
b. pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait;
c. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan;
d. Meningkatkan jumlah peserta KB aktif modern;
e. Meningkatkan ketahanan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina keluarga Lansia (BKL), dan Pusat Informasi dan konseling Remaja (PIK).
f. Meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui kelompok UPPKS;
g. Menurunkan angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)
h. Meningktkan derajat kesehatan masyarakat;
i. Meningkatkan rata-rata lama sekolah penduduk usia sekolah
j. Meningkatkan sarana dan prsarana pembangunan kampung;
k. Meningkatkan sanitasi dan lingkungan kampung yang sehat dan bersih
l. Meningkatkan kualitas keimanan para remaja/mahasiswa dalam kegiatan keagamaan (pesantren, kelompok ibadah/kelompok doa/ceramah keagamaan) dikelompok PIK Remaja.
m. Meningkatkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air para remaja/mahasiswa dalam kegiatan sosial budaya (festival seni dan budaya, dan lain-lain) di kelompok PIK R/Mahasiswa dan seterusnya.
BAB II
GAMBARAN UMUM DESA PANCA TUNGGAL
2.1. Luas Wilayah, Batas Administrasi dan Kondisi Geografis Desa
Wilayah kerja Kampung KB Desa Panca Tunggal yang terdiri dari 4 Dusun 12 RT, Jumlah penduduk di wilayah Panca Tunggal adalah 1327 jiwa , dengan perincian laki-laki 704 jiwa, perempuan 626 jiwa, dan terdiri dari 361 KK. Desa panca tunggal merupakan bagian dari kecamatan pulau besar kabupaten bangka selatan provinsi kepulauan bangka belitung.
Wilayah Desa Panca Tunggal mempunyai luas 10.000 Km2 dengan batas wilayah sebagai berikut:
? Sebelah Utara Berbatasan dengan Desa Fajar Indah
? Sebelah Selatan Berbatasan dengan Desa Batu Betumpang
? Sebelah Timur Berbatasan dengan Desa Sidoharjo
? Sebelah Barat Berbatasan dengan Desa Batu Betumpang
            Jarak tempuh dari pusat Provinsi, Kota/Kabupaten, Kecamatan adalah :
• Jarak tempuh dari pusat pemerintahan Provinsi 130 Km2
• jarak tempuh dari pusat pemerintahan Kabupaten 97 Km2
• Jarak tempuh dari pusat pemerintahan kecamatan 3 Km2.
2.2 Tipologi dan Tingkat Perkembangan Desa
Desa Panca Tunggal Kecamatan Pulau besar Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempunyai tekad yang kuat untuk memajukan masyarakat dengan cara melaksanakan pembangunan fisik dan non fisik secara swadaya. Demikian juga pembangunan di bidang kesehatanan antara lain: saranan air bersih skala desa, sanitasi dan saranan lainya sesuai kondisi desa untuk mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal serta masyarakat yang peduli dan tanggap terhadap kesehatan maka dibentuklah Kampung KB.
Berdasarkan kondisi spesifik keunggulan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia dan potensi kelembagaan serta potensi prasarana dan sarana dalam menentukan arah pengembangan dan pembinaan masyarakat berdasarkan karakteristik keunggulan komparatif dan kompetitif maka Desa Panca Tunggal mempunyai tipologi sebagai desa . (desa perkebunan, pertanian dan perternakan ) hal ini dicirikan oleh sebagian besar penduduknya mempunyai mata pencaharian Petani Atau pekebun dan peternakan.
2.2. Potensi Desa
Potensi Desa Panca Tunggal meliputi potensi sumber daya alam, potensi sumber daya manusia, potensi sumber daya pembangunan, potensi sumber daya sosial budaya. Gambaran potensi sumber daya yang dimiliki desa Panca Tunggal sebagai berikut :
2.3 Tabel 2.1 Potensi SDA
No Uraian Sumber Daya Alam Volume Satuan
1 Material batu kali dan Kerikil 5.500 m3
2 Tanah puru 18.380 m3
3 Lahan rawa-rawa - Ha
4 Lahan Hutan : - Ha
 - Hutan lindung Desa - Ha
 - Hutan produksi - Ha
 - Hutan Konservasi - Ha
5 Sungai - Ha
6 Tanaman Perkebunan :
 - Sapi 425 Ekor
 - Salak 6.190 Batang
 - Sawit 16.304 Batang
                 Sumber : RPJMDes Tahun 2017-2022
2.4 Tabel. 2.2 Potensi SDM
NO URAIAN SDM JUMLAH SATUAN
1 Penduduk dan Keluarga
 a. Jumlah Penduduk Laki-laki 704 Orang
 b. Jumlah Penduduk Perempuan 628 Orang
 c. Jumlah Keluarga 1332 Keluarga
2 Sumber penghasilan utama penduduk
 a. Pertanian, perikanan, perkebunan 755 Orang
 b. Pertambangan dan penggalian -
 c. Industri pengolahan (Pabrik, Kerajinan dan lain-lain) 9 Orang
 d. Perdagangan besar/eceran dan rumah makan 26 Orang
 e. Angkutan, pergudangan dan komunikasi - Orang
 f. Jasa 39 Orang
 g. Lainnya (Air, gas, listrik, konstruksi, perbankan, dll) - Orang
3 Tenaga kerja berdasar latar belakang pendidikan
 a. Lulus S1 ke atas 26 Orang
 b. Lulus SLTA 192 Orang
 c. Lulus SMP 178 Orang
 d. Lulus SD 485 Orang
 e. Tidak tamat SD atau Tidak Sekolah 22 Orang
2.5 Tabel 2.3 Sumber Daya Pembangunan
No Uraian Sumber Daya Pembangunan Jumlah Satuan
1 Aset prasarana umum
  a. Jalan 23.880 Km
 - Jalan Nasional/Provinsi 130 Km
 - Jalan kabupaten 97
 - Jalan Desa 10 Km
 - Jalan usaha tani 200
 - Jalan usaha perkebunan 180.75 Km
  b. Jembatan Unit
  ….
2 Aset Prasarana pendidikan
  a. Gedung PAUD 1 unit
  b. Gedung SD 1 Unit
  c. Taman Pendidikan Alqur'an 1 Unit
  …..
3 Aset prasarana kesehatan
  a. Posyandu 1 Unit
  b. Polindes 1 Unit
  c. MCK 1 Unit
  d. Sarana Air Bersih 1 Unit
  ….
4 Aset prasarana ekonomi
  a. Pasar Desa -
  b. Tempat Perlelangan Ikan -
5 Kelompok Usaha Ekonomi Produktif
  a. Jumlah kelompok usaha Unit
  b. Jumlah kelompok usaha yang sehat -
6 Aset berupa modal
  a. Total aset produktif
  b. Total pinjaman di masyarakat
Sumber : RPJMDes Tahun 2017-2022
2.6 Tabel 2.4 Sumber Daya Sosial Budaya
No Uraian Sumber Daya Sosial Budaya Jumlah Satuan
1 Sanggar seni 1 Paket
 2 Berzanji 1 Paket
Sumber : RPJMDes Tahun 2017-2022
2.3. Administrasi Pemerintahan Desa
Desa Panca Tunggal terdiri dari:
? Dusun : 4 Dusun
? Rukun warga : 4 RW
? Rukun tetangga : 12 RT
Susunan Organisasi Pemerintah Desa terdiri dari Kepala Desa dan Perangkat Desa yaitu Sekretaris Desa, Pelaksana Teknis Lapangan dan Unsur kewilayahan.
? Kepala Desa : 1 orang
? Perangkat Desa
o Sekretaris Desa : 1 orang
o Kaur Umum : 1 orang
o Kaur kesra : 1 orang
o Kaur Pemerintahan : 1 orang
o Kaur Pembangunan : 1 orang
STRUKTUR ORGANISASI
PEMERINTAH DESA PANCA TUNGGAL
Sumber : Data Dinding Desa Panca Tunggal Tahun 2019
Adapun daftar nama kepala desa dan perangkat Desa Panca Tunggal adalah sebagai berikut:
Tabel 2.5 Daftar Nama Kepala Desa Dan Perangkat
NO NAMA JABATAN
1 MAMAN KEPALA DESA
2 EDI NUGROHO SEKETATIS DESA
3 M.WAHID MAKSUM BENDAHARA
4 M. NUR ARI PRABOWO KASI PELAYANAN
5 AZAT SUHENDAR KAUR PEMERINTAHAN
6 SUTARSO KAUR PEMBANGUNAN
7 SARDI KADUS 1
8 NURNI FAUZIAH KADUS II
9 HERLINA SUSANTI KADUS III
10 SUPRIYONO KADUS IV
Sumber : Buku Administrasi Desa Panca Tunggal Tahun 2019
Sedangkan Daftar Nama Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panca tunggal masa bakti 2019 s/d 2022 adalah sebagai berikut :
Tabel 2.6 Daftar Nama Ketua dan Anggota BPD
No. Nama Jabatan
1. ROEHAN Ketua
2. I PUTU AGUS Wakil Ketua
3. PINTO WAHYU Sekretaris
4. JAPAR SIDIK Anggota
5. ROHATUN SUMASARI Anggota
6. SUBAHI Anggota
7. TEGUH SUPRIYONO Anggota
Sumber : Buku Administrasi Desa Panca Tunggal, Tahun 2019
STRUKTUR ORGANISASI
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD)
STRUKTUR ORGANISASI
LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (LPM)
BAB III
KELOMPOK KERJA DAN STRUKTUR ORGANISASI KAMPUNG KB
A. Kelompok Kerja
Dalam pelaksanaan Program dan kegiatan kampung KB kegiatannya dikelola oleh kelompok kerja (Pokja) yang terdiri atas :
1. Pelindung : Bupati Bangka Selatan
2. Pembina : Camat Pulau Besar
3. Ketua : Kepala Desa Panca Tunggal
4. Sekretaris : PLKB
5. Bendahara : Ketua PKK Desa Panca Tunggal
6. Pelaksana Operasiaonal : PLKB, Kader PPKBD dan Sub PPKBD
Kelompok kegiatan (Poktan) dalam kampung KB Desa Panca Tunggal Terdiri dari :
1. Forum Musyawarah terdiri dari BPD,LPMD,Toma,Toga, Todat, dll
2. Petugas Lini Lapangan terdiri dari PLKB, Bidan, TP PKK, PPL, dan Kader KB.
3. Poktan Kader-kader per bidang kegiatan (BKB, BKR, BKL, UPPKS, PIK R, Dll).
BAB IV
PERMASALAHAN PELAKSANAAN KAMPUNG KB DAN SOLUSI PEMECAHAN MASALAH
Setelah dibentuk dan dideklarasikannya kampung KB di Panca Tunggal begitu banyak permasalahan yang dihadapi yaitu :
1. Kurangnya partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pada kampung KB, hal itu membuat para pengurus kampung KB merasa agak kebingungan akan tetapi hal itu tidak membuat mereka patah semangat sehingga dengan berbagai siasat yang dilakukan terutama melalui pendekatan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda beserta aparat desa bersama-sama saling bahu membahu untuk menarik minat masyarakat dalam mendukung kegiatan di kampung KB.
2. Masih kurangnya partisipasi dari mitra dan instansi yang terkait dalam mendukung kegiatan yang ada di kampung KB ini sehingga begitu banyak yang harus dibenahi sendiri oleh masyarakat dari kampung KB.
3. Kurangnya Dana untuk membuat suatu karya beserta kegiatan yang dilaksanakan dikampung KB akan tetapi hal itu tidak membuat masyarakat yang ada dikampung KB hilang akal.berbagai cara yang dilakukan untuk menarik mitra yang dapat mendukung kegiatan tsb melalui profosal dan lain-lain.
BAB V
SASARAN PENGGARAPAN
A. DATA KEPENDUDUKAN
1. Jumlah Penduduk
NO DUSUN JLH PENDUDUK LUAS (Km2) Kepadatan Penduduk org/km2
1 PULAU REJO 236 6 39,33
2 DONOREJO 623 6,5 95,85
3 WONOSARI 264 2,6 101,54
4 TRIMANUNGGAL 204 5,6 36,43
Jumlah Total 1327 20,7 273,15
2. Jumlah Penduduk
DESA LAKI - LAKI PEREMPUAN TOTAL
PANCA TUNGGAL 704 628 1332
a. Menurut Jenis Kelamin
b. Menurut Kelompok Umur
DESA RT 0-<4 THN 5-9THN 10-14
THN 15-19
THN 20-24
THN 25-49 THN 50-59 THN 60 THN keatas TOTAL
P.T 12 102 123 130 140 105 457 128 90 1275
c. Menurut Tingkat Pendidikan
Tingkat Pendidikan Masyarakat di Panca Tunggal adalah sebagi berikut:
NO JENJANG PENDIDIKAN JUMLAH
1 Jumlah Penduduk Masuk TK 47
2 Jumlah Penduduk Sedang SD/Sederajat 169
3 Jumlah Penduduk Tamat SD/Sederajat 485
4 Jumlah Penduduk Tidak Tamat SD/Sederajat 22
5 Jumlah Penduduk Sedang SLTP/Sederajat 50
6 Jumlah Penduduk Tamat SLTP/Sederajat 178
7 Jumlah Penduduk Tidak Tamat SLTP/Sederajat -
8 Jumlah Penduduk Sedang SLTA/Sederajat 49
9 Jumlah Penduduk Tamat SLTA/Sederajat 192
10 Jumlah Penduduk Tidak Tamat SLTA/Sederajat -
11 Jumlah Penduduk Sedang Perguruan Tinggi/Sederajat (DII,DIII) -
12 Jumlah Penduduk Tamat Perguruan Tinggi/Sederajat ( DII,DIII) 5
13 Jumlah Penduduk Sedang Perguruan Tinggi/Sederajat (SI,S2,S3) 19
14 Jumlah Penduduk Tamat Perguruan Tinggi/Sederajat ( SI,S2,S3) 21
15 Jumlah Penduduk Sedang SLB /Sederajat -
16 Jumlah Penduduk Tamat SLB /Sederajat -
7. DATA KELUARGA BERENCANA
DESA RT JUMLAH PUS KB AKTIF TIDAK BER KB IUD MOW MOP IMPLAN KONDOM SUNTIK PIL HAMIL IAS IAT TIAL
     P S P S P S P S P S P S P S
P.T 17 249 162 87 1 0 6 2 0 0 18 0 0 3 103 5 30 21 16 25 31 15
8. DATA PEMBANGUNAN KELUARGA
NO. U R A I A N BKB BKR BKL
1 DUSUN PANCA TUNGGAL Jumlah Keluarga yang menjadi sasaran Kelompok Kegiatan 129 163 70
2 Jumlah Keluarga yang menjadi Anggota Kelompok kegiatan 100 50 15
3 Jumlah Keluarga yang menjadi Anggota kelompok kegiatan Hadir/Aktif dalam Pertemuan/Penyuluhan 90 25 15
4 Jumlaha nggota kelompok kegiatan yang bersetatus PUS 90 25 13
5 Jumlah anggota kelompok kegiatan yang bersetatus PUS keluarga pra KS dan KS I 10 2 2
6 Jumlah PUS anggota kelompok kegiatan yang menjadi peserta KB 85 25 13
7 Jumlah PUS anggota kelompok kegiatan yang menjadi peserta KB keluargapra KS dan KS I 5 2 2
9. DATA KELOMPOK KEGIATAN
NO. KELOMPOK KEGIATAN ADA
( V ) TIDAK ADA KET
1. BKB V
2. BKR V
3. BKL V
4. PIK R/M V
5. UPPKS -
6. Posyandu V
G. DATA INSTITUSI
DESA PANCA TUNGGAL
NO NAMA JABATAN KETERANGAN
1 SUNARSIH PPKBD AKTIF
2 ROJIAH SUB PPKBD AKTIF
3 NGATIRAH SUB PPKBD AKTIF
4 SOLEKAH SUB PPKBD AKTIF
H. DATA NAMA TOMA/TOGA
NO NAMA ALAMAT JABATAN TOKOH NON FORMAL
1 Dusun Panca Tunggal TOGA
2 Dusun Panca Tunggal TOMA
3 Dusun Panca Tunggal TOMA
4 Dusun Panca Tunggal TOMA
5 Dusun Panca Tunggal TOMA
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Kampung KB diharapkan dapat menjadi suatu inovasi strategis dalam penguatan program KKBPK dan pembangunan sektor terkait diseluruh tingkatan wilayah, terutama sebagai suatu langkah implementasi kegiatan prioritas yang memiliki daya ungkit terhadap upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan serta memperluas cakupan penganggaran program KKBPK yang dapat diterima manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Kemudian terkait dengan upaya perluasan cakupan/jangkauan kegiatan kampung KB, dukungan mitra kerja/stakeholder serta program dan kegiatan lintas sektor juga harus dapat di integrasikan dikampung KB.
Secara umum, keberhasilan kampung KB sangat dipengaruhi oleh 5 (lima) faktor utama, yaitu: (1) komitmen yang kuat dari para pemangku kebijakan disemua tingkatan (kabupaten,kecamatan dan Desa); (2) intensitas opini publik tentang program KKBPK beserta integrasinya dengan lintas sektor; (3) optimalisasi fasilitasi dan dukungan mitra kerja/stakeholder; (4) semangat dan dedikasi para pengelola program diseluruh tingkatan wilayah serta para petugas lini lapangan KB (PKB/PLKB), dan (5) partisipasi aktif masyarakat.
Profil kampung KB ini diharapkan dapat menjadi acuan terpadu baik bagi para pelaksana/pengelola Program KKBPK khususnya kampung KB didesa Panca Tunggal Kecamatan Pulau Besar kabupaten Bangka Selatan sehingga seluruh program dan kegiatannya dapat di implementasikan secara nyata dan berkualitas.

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

1275

Jumlah Kepala Keluarga

357

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

124

Keluarga yang Memiliki Remaja

168

Keluarga yang Memiliki Lansia

66

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

79 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

171 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

31 December 2019

BKB

31 December 2019

BKR

31 December 2019

BKL

31 December 2019

Kelompok UPPKS

Belum ada

PIK-R

31 December 2019

Rumah Dataku

31 December 2019

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Dana Desa APBD APBN

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada vivi widi astuti 0

Regulasi dari pemerintah daerah

Tidak ada,

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Tidak ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

1 orang pokja terlatih
dari 8 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Penyusunan laporan

Tidak ada