Profil

KELABAT

Gambaran Umum


                                                        BAB I
                                            PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG
Hakekat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Hal ini akan terwujud apabila kesejahteraan keluarga dan masyrakat dapat dilaksanakan dengan baik antara lain melalui gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. BKKBN mencoba membuat terobosan baru untuk meningkatkan peran serta yang aktif masyarakat dalam pembangunan dengan memberdayakan seluruh lapisan warga yang ada melalui kegiatan “ Kampung KB “ yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan derajad hidup warga.
   Latar Belakang

Mendengar istilah “ Kampung ?,kesan yang muncul di fikiran kita pasti akan tertuju pada suatu tempat hunian dari sekumpulan orang atau keluarga dengan segala keterbelakangan, keterbatasan, tertinggal, kolot, kumuh, terpencil, dan beberapa sebutan lainnya yang terkait dengan kampung. Memangtidak dapat kita pungkiri, bahwa kampung sangat identik dengan istilah-istilah seperti itu, begitu juga halnya dengan istilah Kampung KB yang akhir-akhir ini menjadi icon yang cukup populer tidak hanya dikalangan para pengelola program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga ( KKB-PK ) dalam hal ini BkkbN,akan tetapi juga banyak diperbincangkan oleh lembaga-lembaga departemen ataupun non departemen mulai dari tingkat daerah sampai ketingkat pusat.Memang, sejak Kampung KB ini dicanangkan oleh Bapak Presiden RI (Ir.Joko Widodo) pada bulan januari 2016, bahwa Kampung KB ini banyak diperbincangkan oleh masyarakat mulai dari kalangan bawah, menengah sampai kepada masyarakat kalangan elit, dan bahkan tulisan-tulisan mengenai kampung KB banyak mengisi kolom-kolom pemberitaan dimedia massa (surat khabar, majalah, tabloid) dan bahkan menjadi pemberitaan yang cukup hangat dan populer di media-media elektronik.Lantas kenapa kampung KB ini dibentuk, ada beberapa hal yang melatar belakanginya, yaitu :(1) Program KB tidak lagi bergema dan terdengar gaungnya seperti pada era Orde Baru, (2) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sector terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. (3) penguatan program KKBPK yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat, (4)Mewujudkan cita-cita pembangunan Indonesia yang tertuang dalam Nawacitaterutama agenda prioritas ke 3 yaitu “ Memulai pembangunan dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan" serta Agenda Prioritas ke 5, yaitu " Meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia ", (5) mengangkat dan menggairahkan kembali program KB guna menyongsong tercapainya bonus demografhi yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2010 – 2030.

2.    Tujuan Dibentuknya Kampung KB
Secara umum, tujuan dibentuknya Kampung KB ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sector terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. Sedangkan secara khusus, Kampung KB ini dibentuk  selain untuk meningkatkan peran serta pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, mendampingi dan membina masyarakat untuk menyelenggarakan program KKBPK dan pembangunan sektor terkait, juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan.

3.    Syarat-syarat Pembentukan Kampung KB
Pada dasarnya ada tiga hal pokok yang dapat dijadikan bahan pertimbangan sebagai syarat dibentuknya Kampung KB dalam suatu wilayah, yaitu : Pertama, tersedianya data kependudukan yang akurat. Kedua, dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah.Ketiga, partisipasi aktif masyarakat,

4.    Kriteria Wilayah Kampung KB
Dalam memilih atau menentukan wilayah yang akan dijadikan lokasi Kampung KB ada tiga kriteria yang dipakai, yaitu :
a.    Kriteria utama : yang mencakup dua hal: (1) Jumlah Keluarga Pra Sejahtera dan KS 1 (miskin) di atas rata-rata Pra Sejahtera dan KS 1  tingkat desa/kelurahan di mana kampung tersebut berada, (2) jumlah peserta KB di bawah rata-rata pencapaian peserta KB tingkat desa/kelurahan di mana kampung KB tersebut berlokasi.
b.    Kriteria wilayah: yang mencakup 10 kategori wilayah (dipilih salah satu) :  (1) Kumuh, (2) Pesisir, (3) Daerah Aliran Sungai (DAS), (4) Bantaran Kereta Api, (5) Kawasan Miskin (termasuk Miskin Perkotaan), (6) Terpencil, (7) Perbatasan, (8) Kawasan Industri, (9) Kawasan Wisata, (10) Padat Penduduk. Selanjutnya dalam menentukan criteria wilayah yang akan dijadikan sebagai lokasi pembentukan Kampung KB dapat dipilih satu atau lebih dari sepuluh criteria yang ada.
c.    Kriteria Khusus : yang mencakup 5 hal, yaitu : (1) kriteria data di mana setiap RT/RW memiliki Data dan Peta Keluarga, (2) kriteria kependudukan di mana angka partisipasi penduduk usia sekolah rendah, (3) kriteria program KB di mana peserta KB Aktif  dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) lebih rendah dari capaian rata-rata tingkat desa/kelurahan serta tingkat unmet need lebih tinggi dari rata-rata tingkat desa/kelurahan, (4) kriteria program pembangunan keluarga di mana partisipasi keluarga dalam pembinaan ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi dan partisipasi remaja dalam kegiatan GenRe melalui PIK-R masih rendah, (5) kriteria program pembangunan sektor terkait yang mencakup setidaknya empat bidang, yakni kesehatan, ekonomi, pendidikan, pemukiman dan lingkungan, dan masih bisa ditambah dengan program lainnya sesuai dengan perkembangan.

5.    Sasaran Kegiatan Kampung KB
Sasaran kegiatan yang merupakan subyek dan obyek dalam pelaksanaan  kegiatan operasional pada Kampung KB selain keluarga. PUS, lansia, dan remaja juga keluarga yang  memiliki balita, keluarga yang memiliki remaja dan keluarga yang memiliki lansia. Sedangkan sasaran sektoral disesuaikan dengan bidang tugas masing-masing yang pelaksananya adalah Kepala Desa/Lurah, Ketua RW, Ketua RT, PKB, Petugas lapangan sektor terkait, TP PKK, kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dalam hal ini PPKBD dan Sub PPKBD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokohagamat, tokoh pemuda serta kader pembangunan lainnya.


6.    Kenapa Harus Kampung KB
Undang-undang nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sebagai dasar pelaksanaan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana menekan kewenangan kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk  tidak memfokuskan hanya pada masalah Pengendalian Penduduk saja namun masalah Pembangunan Keluarga juga harus mendapatkan perhatian. Karena itu, dalam rangka penguatan program KKBPKtahun 2015-2019, BKKBNdiharapkan dapat menyusun suatu kegiatan yang dapat memperkuat upaya pencapaian target atau sasaran yang secara langsung bersentuhan dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sehubungan dengan itu, maka untuk menjawab tantangan tersebut digagaslah programKampung KB. Melalui wadah Kampung KB ini nantinya diharapkan pelaksanaan program KKBPK dan program-program pembangunan lainnya dapat berjalan secara terpadu dan bersamaan.Hal ini sesuai dengan amanat yang tertuang dalam Agenda Prioritas Pembangunan terutama agenda prioritas ke 3 yaitu “ Memulai pembangunan dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan". Oleh karena itu cukup beralasan apabila pembangunan kependudukan dimulai dari wilayah-wilayah pinggiran yaitu kampung, karena kampung merupakan cikal bakal terbentuknya desa, dan apabila pembangunan pada seluruh kampung maju, maka desapun akan maju, apabila seluruh desa maju maka sudah barang tentu negarapun akan menjadi maju.

7.    Kampung KB Sebagai Wahana Pemberdayaan Masyarakat
Walaupun pembentukan Kampung KB diamanatkan kepada BkkbN, akan tetapi pada prinsipnya Kampung KB merupakan perwujudan dari sinergi antara beberapa kementerian terkait dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, mitra kerja, dan pemangku kepentingan, serta tidak ketinggalan partisipasi langsung masyarakat setempat. Oleh sebab itu Kampung KB ini diharapkan menjadi miniature atau gambaran( potret )dari sebuah desa yang didalamnya terdapat keterpaduan dari program pembangunan Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga yang disinergikan dengan program pembangunan sector terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis. Hal ini sesuai dengan definisi dari Kampung KB itu sendiri yaitu ”satuan wilayah setingkat  RW, dusun, atau yang setara, yang memiliki kriteria tertentu, di mana terdapat keterpaduan Program KKBPK dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis ?.Jadi Kampung KB sebenarnya dirancang sebagai upaya membumikan, mengangkat kembali, merevitalisasi program KKBPK guna mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga dan masyarakat dalam upaya mengaktualisasikan dan mengaflikasikan 8 (delapan) fungsi keluarga secara utuh dalam masyarakat.Dengan demikian kegiatanyang dilakukan pada Kampung KB tidak hanya identik dengan  penggunaan dan pemasangan kontrasepsi, akan tetapi merupakan sebuah program pembangunanterpadu dan terintegrasi dengan berbagai program pembangunan lainnya, sehingga wadah Kampung KB ini dapat kita jadikan sebagai wahana pemberdayaan masyarakat melalui berbagai macam program yang mengarah pada upaya merubah sikap, prilaku dan cara berfikir ( mindset ) masyarakat kearah yang lebih baik, sehingga kampung yang tadinya tertinggal dan terbelakang dapat sejajar dengan kampung-kampung lainnya, masyarakat yang tadinya tidak memiliki kegiatan dapat bergabung dengan poktan-poktan yang ada, keluarga yang tadinya tidak memiliki usaha dapat bergabung menjadi anggota UPPKS yang ada.

II.  KONDISI GEOGRAFIS DUSUN JEBU LAUT

A.    DATA WILAYAH
1.    Luas Wilayah         : …….. Km2
2.    Batas Wilayah        :

      Sebelah Utara berbatasan dengan dusun jebu darat
  Sebelah Selatan berbatasan dengan desa air gantang
  Sebelah Barat berbatasan dengan laut penganak
  Sebelah Timur berbatasan dengan laut teluk limau

B.    DATA KEPENDUDUKAN
1.    Jumlah Rumah Tangga dan Keluarga
DUSUN            RT    JUMLAH RUMAH TANGGA    JUMLAH KELUARGA
JEBU LAUT    11                        69                                            54
                          12                        54                                            54
                        13                            80                                            75
JUMLAH                                        203                                        183

2.    Jumlah Penduduk
a.    Menurut jenis kelamin
DUSUN                        RT    LAKI - LAKI    PEREMPUAN    JUMLAH
JEBU LAUT                  11            107                105                    212
                                        12            103                94                      197
                                        13            127                92                      219
JUMLAH                                        337                291                    628

b.    Menurut kelompok umur :

DUSUN            RT    0-<1 THN    1 – 5 THN    6-9 THN    10-15 THN
JEBU LAUT    11        2                        25                  26                25
                          12        0                        21                  28                23
                          13        3                        24                   34               26
JUMLAH                       5                        70                   88               74


DUSUN           RT        16-24 THN    25-49 THN    50-59 THN    60 THN keatas

JEBU LAUT    11            39                    84                   7                        4   
                          12            22                   84                   13                      6  
                          13            32                   87                     4                       9   
JUMLAH                           93                  255                 24                       19  


c.    Menurut tingkat pendidikan :
DUSUN            RT    Belum Sekolah        SD        SLTP        SLTA        PT   
JEBU LAUT    11           55                        103        19               9           0   
                          12           20                        57          24            15            0  
                          13           57                        92          25            11            0  

  JUMLAH                        132                      252        68            35             0   


 Ket : kolom jumlah penduduk yang tidak tamat SD tidak tersedia.

d.    Data Keluarga menurut pekerjaan:
DUSUN            RT    PNS    Swasta    Petani    Nelayan    Lainnya
JEBU LAUT    11       0           11             0               4                36
                          12      0              0             0               0                  0
                          13      0            14             2               4               35
JUMLAH                     0            25             2               8               71

3.    Anak Usia Sekolah
a.    Anak usia sekolah
DUSUN            RT                     Jumlah Anak Usia Sekolah
                                        Sebelum intervensi    Setelah intervensi
JEBU LAUT    11           
                          12           
                          13           
JUMLAH               

b.    Jumlah anak yang tidak memiliki akte kelahiran
DUSUN            RT            Jumlah Anak yang tidak memiliki akte kelahiran
                                                       Sebelum intervensi    Setelah intervensi
JEBU LAUT    11                                            4   
                          12                                            0   
                          13                                            0   
JUMLAH                                                           4   

4.    Jumlah keluarga yang belum memiliki surat nikah
DUSUN         RT              Jumlah keluarga yang belum memiliki surat nikah
                                                    Sebelum intervensi    Setelah intervensi
JEBU LAUT    11                                        0   
                          12                                        0   
                          13                                        5   
JUMLAH                                                       5   

5.    Jumlah keluarga yang belum memiliki Kartu keluarga
DUSUN            RT    Jumlah keluarga yang belum memiliki Kartu Keluarga
                                        Sebelum intervensi    Setelah intervensi
JEBU LAUT    11                            0   
                          12                            3   
                          13                            5   
JUMLAH                                           8   

6.    Jumlah keluarga yang belum memiliki Kartu penduduk
DUSUN          RT    Jumlah keluarga yang belum memiliki Kartu penduduk
                                                Sebelum intervensi    Setelah intervensi
JEBU LAUT   11                                    3   
                         12                                    3   
                         13                                    6   
JUMLAH                                                12   

7.    Jumlah pernikahan usia wanita di bawah 21 tahun
DUSUN        RT              Jumlah pernikahan usia wanita di bawah 21 tahun
                                                    Sebelum intervensi    Setelah intervensi
JEBU LAUT  11                                           6   
                       12                                            4   
                       13                                            0   
JUMLAH                                                       10   

C.    DATA KELUARGA BERENCANA
1.    Sebelum Intervensi
DUSUN            RT    Jumlah Pasangan Usia Subur   

JEBU LAUT     11                     54

                           12                     21

                           13                     17

DUSUN            RT                            Peserta KB

                                        IUD    MOP    MOW    IPN    S        P       K    Total

JEBU LAUT     11             5        0            0        0       40      8       1    108      

                           12             3        1           0         0       16      1       0    42
                           13             0        0           0         1       14      2       0    34      
JUMLAH          92              8       1            0         1       70    11      1    148
Op : wa ode erni (38) suami La ode pae
         Ija (25) Manggu


a.    Setelah Intervensi
DUSUN            RT    Jumlah PUS                  Peserta KB
                                             IUD    MOP    MOW    IPN      S        Pil    K    Total
JEBU LAUT    11                 5        0            0            0       40      8       1    108
                          12                3        1           0             0       16      1       0    42
                           13               0        0           0             14     14      2       0    34     
JUMLAH          92                8       1            0               1       70    11      1    148                                                                                           

D.    DATA PEMBANGUNAN KELUARGA
DUSUN                RT            KELUARGA YANG MEMILIKI BALITA  

                                                       YANG ADA    YANG IKUT BKB  

                             11                                 27

                             12                                21

                            13                                  27


DUSUN                RT            KELUARGA YANG MEMILIKI REMAJA    

                                                        YANG ADA    YANG IKUT BKR

                              11                               50                 
                              12                               51              
                              13                               60             


DUSUN                RT                                         REMAJA

                                                        YANG ADA    YANG IKUT PIK/R 

                            11                            64

                            12                            45

                            13                            58


DUSUN                RT            KELUARGA YANG MEMILIKI LANSIA

                                                       YANG ADA    YANG IKUT BKL

                                11                            4

                                12                            6

                                13                            9

  E.    DATA KELOMPOK KEGIATAN
NO    POKTAN         SEBELUM INTERVENSI    SETELAH INTERVENSI
1         BKB                               0                                                    1
2         BKR                               0                                                    1
3         PIK R/M                       0                                                    1
4         BKL                               0                                                    1
5         UPPKS                         0                                                    1
6         POSYANDU                1                                                    1

F.    DATA TAHAPAN KELUARGA SEJAHTERA
DUSUN    RT    PRA S    KS I    KS II    KS III    KS III plus    TOTAL
                   11          15        36        28            -            -                   79
                    12        24        32        35            -                -                91
JUMLAH                 39        68        63            -            -                    170
(DATA DIAMBIL BERDASARKAN DATA PK 2015, JUMLAH RT MASIH 2)


G.    DATA PROGRAM PEMBANGUNAN LAINNYA
1.    Jumlah keluarga yang belum memiliki jamban keluarga
DUSUN    RT    Jumlah Keluarga    Jumlah keluarga yang belum memiliki                                                                                     jamban keluarga
                                                            Sebelum intervensi    Setelah intervensi
                  11                56                                    10   
                  12                45                                    13   
                  13                  0                                      0   
    Jumlah                     101                                  23   


 2.    Jumlah keluarga yang belum memiliki sumber air bersih
DUSUN    RT    Jumlah Keluarga    Jumlah keluarga yang belum memiliki                                                                                 sumber air bersih
                                                            Sebelum intervensi    Setelah intervensi
Jebu laut   11    75                                            16   
                     12    67                                            18   
                     13    0                                                0   
Jumlah               142                                          34   

3.    Jumlah keluarga yang belum memiliki saluran pembuangan air limbah (sanitasi)
DUSUN    RT    Jumlah Keluarga    Jumlah keluarga yang belum memiliki                                                                             pembuangan air limbah
                                                             Sebelum intervensi    Setelah intervensi
Jebu laut    11                66                                16   
                      12                52                                15   
                      13                18                                   4   
Jumlah                             136                              35   

4.    Jumlah rumah yang tidak layak huni
DUSUN    RT    Jumlah Rumah    Jumlah Rumah yang tidak layak huni
                                                            Sebelum intervensi    Setelah intervensi
Jebu laut    11        11                                           3   
                      12          1                                            1   
                      13          0                                            0   
Jumlah                     12                                            4   

5.    Kondisi lingkungan keluarga yang tidak memenuhi standar lingkungan sehat
DUSUN        RT    Jumlah Keluarga    Jumlah kondisi lingkungan keluarga                                                                     yang tidak memenuhi standar                                                                     lingkungan sehat
                                                            Sebelum intervensi    Setelah intervensi
Jebu laut    11            0                                    0   
                      12            1                                    1   
                      13            0                                    0   
Jumlah                         1                                    1   


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

750

Jumlah Kepala Keluarga

211

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

125

Keluarga yang Memiliki Remaja

148

Keluarga yang Memiliki Lansia

78

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

82 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

107 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

Belum ada

BKB

09 November 2018

BKR

Belum ada

BKL

Belum ada

Kelompok UPPKS

09 November 2018

PIK-R

09 November 2018

Rumah Dataku

09 November 2018

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Dana Desa Swadaya Masyarakat APBD APBN

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada WINDY KURNIASTUTI 2147483647

Regulasi dari pemerintah daerah

Tidak ada,

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Tidak ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

0 orang pokja terlatih
dari 27 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data Data rutin BKKBN Potensi Desa Data Sektoral

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Tahunan