Profil

durai

Gambaran Umum


            Durai asal kata Duri , logat tersebut berasal dari bahasa melayu orang dari Simpang kateman , ternyata zaman dahulu di ujung barat pulau Durai terdapat banyak duri-duri.

            Telaga Tujuh asal namanya Tanjung Tuan , dalam tahun 1880 mulailah Kampung Telaga Tujuh yang sekarang menjadi pusat pemerintahan Desa dibuka oleh Raja Musa Bin Raja Berima dan disebabkan adanya penggalian Sumur / Telaga hingga sebanyak Tujuh buah yang berdekatan , maka berubahlah nama dari Tanjung Tuan menjadi Telaga Tujuh.

            Desa Telaga Tujuh merupakan salah Satu Desa yang tertua sebelum dimekarkan menjadi Kecamatan dan merupakan satu keutuhan Kepenghuluan Durai yang pusat Pemerintahannya terletak di Telaga Tujuh yang Mencakupi Wilayah DESA SEMEMBANG , DESA TANJUNG KILANG  dengan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2004 , Durai dimekarkan menjadi Kecamatan yang ke 9 ( Sembilan ) termasuk DESA SANGLAR ( Sebelumnya menjadi bagian dari Kecamatan Moro ).

            Dalam Hal administrasi pemerintahan Nama Desa Durai dan Kecamatan Sama , DESA DURAI KECAMATAN DURAI , untuk hal tersebut banyak hambatan dan kendala dalam proses pembangunan , administrasi pemerintahan dan bantuan kemasyarakatan dalam program Pemerintah , pada tahun 2012 dengan dasar Hukum pembentukan peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 2012 , maka nama Desa Durai berubah menjadi Desa Telaga Tujuh , dengan Kode Wilayah 21, 02, 09, 2005.

            Masyarakat desa Telaga Tujuh menganut kepercayaan Agama Islam 99.09 % dan Agama Kristen , Khatolik , Budha 0.01 %. Adapin Mata Pencaharian masyarakat Desa Telaga Tujuh adalah 60 % adalah Nelayan , 35 % adalah Pegawai harian Lepas dan Negeri , dan Masyarakat Desa Telaga Tujuh juga menekuni pekerjaan sebagai petani kelapa , mengingat kondisi alam yang sangat cocok untuk dikembangkan menjadi petani Kelapa yang Potensi.

Keunggulan Wilayah masih sebatas pada Komoditi Sumber daya Perikanan , usaha kerambah .

           Desa Telaga Tujuh Merupakan Salah Satu dari 4 Desa yang ada di Kecamatan Durai , Wilayah Kerja Desa Telaga Tujuh terdiri dari 4 Dusun , 4 RW dan 14 RT .

           Dusun IV teluk labuh merupakan salah satu dari 4 dusun yang ada di wilayah Desa Telaga Tujuh , yang wilayahnya terbentang dan memanjang dari Barat ke Timur dengan luas wilayah lebih kurang 58 Ha dengan batas wilayah :

Sebelah Utara     : Dusun III Kampung Tengah 

Sebelah Selatan : Desa Semembang

Sebelah Timur    : Dusun II Kampung Tengah

Sebelah Barat     : Desa Tanjung Kilang

            Secara Administratif Dusun IV Teluk Labuh terbagi menjadi 3 RT dan 1 RW , yang mana masing - masing RT dikepalai oleh pejabat RT yang disebut ketua RT dan pejabat RW disebut dengan Ketua RW.


Telaga Tujuh
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiKepulauan Riau
KabupatenKarimun
KecamatanDurai
Luas58 Ha
Jumlah penduduk318 jiwa
Kepadatan... jiwa/km²

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

316

Jumlah Kepala Keluarga

93

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

19

Keluarga yang Memiliki Remaja

38

Keluarga yang Memiliki Lansia

49

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

18 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

40 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

Belum ada

BKB

29 January 2019

BKR

Belum ada

BKL

29 January 2019

Kelompok UPPKS

Belum ada

PIK-R

Belum ada

Rumah Dataku

Belum ada

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Dana Desa Swadaya Masyarakat Donasi/ Hibah Masyarakat APBN

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada Zaqiah 0

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Tidak ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

0 orang pokja terlatih
dari 9 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data Potensi Desa Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Penyusunan laporan

Tidak ada