Profil

Sri Tunggal

Gambaran Umum


SEJARAH KAMPUNG SRI TUNGGAL

         Kampung Sri Tunggal awalnya adalah pecahan dari desa Bumi Agung Wates yang dulu beralamatkan desa Bumi Agung Wates Kecamatan Bahuga Kabupaten Lampung Utara provinsi Lampung, pada tahun 1982 mengajukan pemekaran dan pada tahun 1983 Bumi agung Wates resmi dimekarkan menjadi 2 desa, yaitu Bumi Agung Wates dan Sri Tunggal (sebagai desa persiapan). Dari tahun 1983 Sri Tunggal berdirisebagai desa persiapan sampai tahun 1992 dan pada tahun 1992 Sri Tunggal baru resmi menjadi desa definitive yang beralamatkan desa Sri Tunggal Kecamatan Buay Bahuga Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung.

        Pada tahun 1999 Kabupaten Lampung Utara di mekarkan menjadi 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten Lampung Utara, dan desa Sri Tunggal masuk wilayah Kabupaten Way Kanan, setelah Kabupaten Way Kanan berdiri sebutan desa dirubah menjadi Kampung yang berdasarkan perda Kabupaten Way Kanan nomor 6 tahun 2000 tentang susunan organisasi pemerintah kampung. Pada tanggal 1 Agustus 2005 kecamatan Bahuga dipecah menjadi 3 kecamatan yakni Bahuga, Buay Bahuga, dan Bumi Agung. Adapun kampung Sri Tunggal Menginduk pada Kecamatan Buay Bahuga. Berikut adalah orang-orang yang pernah memimpin Kampung Sri Tunggal :

1. Bp.Yurni, Alm. Beliau memimpin sewaktu masih desa Bumi Agung Wates.

2. Bp. H.Bisaidi, Alm.beliau memimpin Kampung Sri Tunggal dari desa persiapan ( 1983- 1992) dan dilanjutkan menjadi Kepala Kampung terpilih (1992- 2006).

3. Bp.Abidin, sekarang menjabat Sekretaris Kampung Sri Tunggal, beliau menjabat sebagai Pj Kepala Kampung selama 1 tahun dari 2006- 2007.

4. Bp.Jonlay, ST. Pj Kepala Kampung selama 2 tahun (2007-2009) dan pada tahun 2009 beliau menjadi kepala Kampung terpilih tetapi hanya memimpin selama 1 tahun dikarenakan beliau duterima sebagai Pegawai Negeri Sipil.

5. Bp.Suherman, menjabat Kepala Kampung terpilih dari tahun 2010 – April 2016.

6. Bp.Bismijanadi, SE. ditunjuk sebagai Pj. Kepala Kampung Sri Tunggal selama 6 bulan dari bulan April – Oktober 2016.

7. Bp.Heri Prianto, ditunjuk sebagai Pj kepala Kampung menggantikan Bp. Bismijanadi, SE. sampai terpilihnya kepala Kampung yang baru melalui pilihan kepala Kampung serentak ditahun 2016.

8. Bp. Romdhoni, Beliau Kepala Kampung terpilih dari pemilihan kepala kampung serentak 2016 yang secara resmi dilantik pada tanggal 14 Desember 2016 dan akan berakhir sampai tahun 2022 yang akan datang.


Kampung Sritunggal merupakan salah satu kampung  yang berada dipemerintahan Kabupaten way kanan, tepatnya dikecamatan Buay Bahuga dan Secara letak geografis kampung sritunggal berbatasan dengan propinsi Sumatra Selatan.
Kampung sritunggal terdiri dari empat dusun dan delapan Rt. Dimana sebagaian masarakat kampung sritunggal berpenghasilan sebagai petani dan ada juga yang berprofesi sebagai pegawai pemerintahan.

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

1908

Jumlah Kepala Keluarga

563

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

103

Keluarga yang Memiliki Remaja

147

Keluarga yang Memiliki Lansia

165

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

04 April 2020

BKB

04 April 2020

BKR

04 April 2020

BKL

Belum ada

Kelompok UPPKS

04 April 2020

PIK-R

Belum ada

Rumah Dataku

04 April 2020

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Swadaya Masyarakat APBD

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada RINO IRVAN SATRIA 0

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Tidak ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

1 orang pokja terlatih
dari 1 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data Data rutin BKKBN Potensi Desa Data Sektoral Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Tahunan