Profil

DUA DARA

Gambaran Umum



    Struktur Organisasi dan Personalia










































STRUKTUR KEPENGURUSAN KAMPUNG KB
“ DUA DARA “
Desa Aikdewa Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur 


Pelindung     :    Kepala Desa Aikdewa
Penasehat     :    Ketua BPD
           
Pembina     :   
Ketua    :    Ketua TP PKK Desa
Sekretaris    :    Musabiham
Bendahara    :    Ratnasari
Anggota-anggota    :    1.    Nur’aini
            2.    Wahidah
            3.    Nurhasanah
            4.    Eka Susilawati
            5.    Rahmawati A.Md. Keb
            6.    Kepala Dusun Aik Dewa Selatan
       


                    Aikdewa, 04 September 2017
                    Kepala Desa Aikdewa




                    MAHMUD











KAMPUNG KB
DESA AIKDEWA KECAMATAN PRINGGASELA
KABUPATEN LOMBOK TIMUR

BAB I
PENDAHULUAN

1.    LATAR BELAKANG

       Undang-undang Nomer 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sebagai dasar pelaksanaan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana menekankan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BkkbN ) tidak hanya terbatas pada masalah Pembangunan Keluarga Berencana dan Kelluarga Sejahtera saja, akan tetapi juga masalah Pengendalian Penduduk. Selanjutnya dalam Undang-undang Nomer 23 Tahun 2014 Tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Kongkuren antara Pemerintah Pusat, Daerah Propinsi dan Daerah Kabupaten/Kota, dimana ditegaskan bahwa ada empat sub urusan bidang pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana yang harus dilaksanakan oleh masing-masing tingkatan pemerintahan yaitu : 1. Sub Urusan Pengendalian Penduduk, 2. Sub Urusan Keuarga Berencana, 3. Sub Urusan Keluarga Sejahtera, 4. Sub Urusan Standarisasi dan Sertifikasi.
         Terkait dengan itu, maka BkkbN diberi mandat untuk dapat turut mensukseskan Agenda Prioritas Pembangunan Nasional ( Nawacita ) terutama Nawacita 3 ( tiga ), 5 ( lima ), dan 8 ( delapan ). Salah satu dari tiga agenda prioritas ini adalah Nawacita ketiga yaitu membangun masyarakat dari wilayah pinggiran dengan program Pembentukan Kampung KB pada tingkatan wilayah pemerintahan yang paling bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yaitu RW/dusun, yang  pencanagannya untuk tingkat Nasional telah dilaksanakan pada bulah Februari tahun 2016 oleh Presiden RI ( Ir. Joko Widodo ).
       Selanjutnya melalui Kampung KB ini diharapkan akan mampu memuncukan berbagai inovasi strategis yang dapat dijadikan sebagai sebuah icon untuk dapat mengimplementasikan berbagai program prioritasdilapangan terutama yang terkait dengan program KKBPK dan program lintas sektoral lainnya secara utuh dan terpadu khususnya di wilayah Dusun Aikdewa Selatan.

2.    TUJUAN

1.    Tujuan Umum

      Secara Umum tujuan dibentuknya Kampung KB di Dusun Aikdewa Selatan adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat  di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas khususnya di Dusun Aikdewa Selatan

2.    Tujuan Khusus

1.     Meningkatkan peran pemerintah, pemerintah daerah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait;
2.     Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan;
3.     Meningkatkan jumlah peserta KB aktif modern
4.     Meningkatkan ketahanan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB),
     Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), dan Pusat Informasi
     dan Konseling (PIK) Remaja;
5.     Meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui Kelompok UPPKS;
6.     Menurunkan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT);
7.     Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat;
8.     Meningkatkan rata-rata lama sekolah penduduk usia sekolah;
9.     Meningkatkan sarana dan prasarana pembangunan kampung
10.     Meningkatkan sanitasi dan lingkungan kampung yang sehat dan bersih .


****



















BAB  II

GAMBARAN UMUM KAMPUNG KB “ DUA DARA “
DUSUN AIKDEWA SELATAN DESA AIK DEWA
KECAMATAN PRINGGASELA

A.    Batas dan Luas Wilayah

Dusun Aikdewa Selatan merupakan salah satu dari 3 dusun yang ada diwilayah Desa Aikdewa yang secara tipologi wilayahnya terbentang dan memanjang dari selatan ke utara dengan luas wilayah ± 179 Ha, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

?    Sebelah Utara             : Dusun Aikdewa Utara
?    Sebelah Selatan        : Wilayah Desa Pringgasela Selatan
?    Sebelah Timur            : Dusun Dasan Geres
?    Sebelah Barat            : Wilayah Masbagik Utara Baru

        Secara administratif Dusun Aikdewa Selatan terbagi menjadi 12 RT, yang mana masing-masing RT dikepalai oleh seorang pejabat RT yang disebut dengan Ketua RT.

B.    Demografi dan Keluarga Berencana

 Berdasarkan hasil Pemutakhiran data Keluarga tahun 2016 bahwa jumlah penduduk dusun Aikdewa Selatan tercatat sebanyak  sebanyak 2.175 jiwa yang terdiri dari 1120 jiwa laki-laki dan 1055 jiwa perempuan. Disisi lain jumlah Kepala Keluarga tercatat sebanyak 710 KK yang jika dirinci berdasarkan tingkat kesejahteraannya adalah : Pra sejahtera 218 KK, Keluarga Sejatera I 248 KK, Keluarga Sejahtera II 136 KK, serta Keluarga Sejahtera III dan III Plus sebanyak : 108 KK.

Selanjutnya dalam bidang Keluarga Berencana dapat kami sampaikan bahwa jumlah peserta KB Aktif didusun Aikdewa Selatan sampai dengan Desember 2016 tercatat sebanyak 252 ( 44,84 % ) dari total PUS sebanyak 562, dengan kualitas penggunaan kontrasepsi masih didominasi oleh penggunaan kontrasepsi sederhana.

C.    Potensi dan Sumber Daya

       Dalam rangka pelaksanaan kegiatan program pembangunan diwilayah Kampung KB khususnya, maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik yang menyangkut sumber daya alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan. Adapun potensi serta faktor-faktor yang kami maksud disini adalah :

a.    Faktor Pendukung
Untuk mendukung lancarnya pelaksanaan kegiatan program KKBPK dan pembangunan lainnya di Kampung KB sangat ditentukan oleh adanya factor pendukung ini, adapun factor pendukung yang kami maksud adalah faktor-faktor yang terkait dengan keadaan serta potensi wilayah, sumber daya alam, ataupun manusia, sarana dan prasarana baik yang menyangkut phisik maupun non phisik yang dapat kami rincikan sebagai berikut :

1.    Adanya PPKBD dan SUB PPKBD
2.    Adanya data Penduduk dan Keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya
3.    Adanya PLKB/PKB
4.    Adanya Bidan Desa
5.    Adanya Poktan ( BKB, BKR, BKL, UPPKS )
6.    Adanya PIK- Remaja
7.    DukunganToga dan Toma
8.    Adanya Fasilitas Jalan
9.    Dukungan ADD
10.    Adanya Sekolah ( SMA, SMP/MTs, SD dan TK/PAUD )
11.    Adanya Posbindu
12.    Adanya Posyandu
13.    Kader, dll

b.    Faktor Penghambat
1.    Sarana Kesehatan ( Faskes KB ) belum ada
2.    Kondisi jalan desa yang kurang memadai
3.    Tingakt pendidikan Masyarakat yang masih rendah
4.    Operasional Kader masih rendah
5.    Keterlibatan para stake holder dalam kegiatan di kampung KB masih rendah
6.    Tingkat Pendidikan Kader yang masih rendah
7.    Keterlibatan para tokoh dalam setiap kegiatan poktan masih kurang
8.    Masih tingginya angka Pra sejahtera dan Sejahtera I
9.    Jumlah penduduk tinggi dengan kualitas rendah
10.    Income perkapita masyarakat masih rendah
11.    Penggunaan kontrasepsi sederhana masih cukup tinggi
12.    Kondisi lingkungan yang belum tertata dengan baik
13.    Masih tingginya angka perkawinan dibawah umur.
14.    Undang-undang Perkawinan Nomer 1 tahun 1974
15.    Adanya retribusi untuk setiap pelayanan kontrasepsi
16.    Dll

c.    Peluang
1.    Undang-Undang No 52 Tentang Perkembangan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
2.    Agenda Prioritas Pembangunan Nasional ( Nawacita ) terutama Nawacita ke-3 yaitu membangun masyarakat dari wilayah pinggiran.
3.    Surat Edaran Gubernur NTB Nomer 180/1153/KUM/2014 Tentang PUP
4.    Perbub Lotim tentang dukungan ADD untuk penggerakan MKJP
5.    SK Tentang Tim KB-KES MKJP Kecamatan dan Desa
6.    SK Camat sebagai Desa Siaga
7.    Sikap dan sifat gotong royong yang masih tertanam kuat dalam masyarakat

d.    Tantangan
1.    Pemahaman para tokoh yang ada tentang KKBPK masih rendah sehingga seringkali menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan program
2.    Pro kontra tentang MKJP terutama IUD dan Kontap yang masih ada dikalangan para tokoh agama
3.    Ego sektoral dari beberapa dinas yang masih tinggi
4.    Pokja Kampung KB tingkat kecamatan dan desa sebagai dasar untuk melaksanakan peran di wilayah kampung KB yang belum terbentuk.
5.    Masih ada sebahagian masyarakat yang beranggapan bahwa Kampung KB  dianggap milik BKKBN saja sehingga agak sulit untuk diajak dalam setiap kegiatan berpartisipasi
6.    dll.

D.    Visi dan Misi

a.    Visi
Adapun visi dari kampung KB Dua Dara adalah Terwujudnya keluarga-keluarga yang berkualitas dalam mempersiapkan kehidupan berkeuarga dimasa yang akan datang
        Adapun makna yang terkandung dalam Visi ini adalah :
1.    Keluarga , dalam arti unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari Ayah dan Ibu, Ayah, Ibu dan Anak-anaknya, Ayah dan anak-anaknya, Ibu dan anak-anaknya.
2.    Berkualitas , dalam arti bahwa keluarga yang memiliki sikap, mental, karakter serta prilaku yang baik yang dapat kita lihat dari aspek :
?    Keagamaan
?    Pendidikan
?    Kesehatan
?    Ekonomi
?    Sosial budaya serta
?    Psikologis

b.    Misi

Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan maka dirumuskan suatu Misi Sbb :
1.    Membentuk kepengurusan Kampung KB  yang dikukuhkan dengan keputusan kepala desa
2.    Menyiapkan sasaran pembinaan yang terdiri dari :
Para keluarga yang mempunyai anak Balita, Remaja, dan Lansia serta PIK Remaja dan Kelompok Kegiatan lainnya
3.    Menyiapkan Methode dan Materi Pembinaan serta penyuluhan kepada sasaran
4.    Melaksanakan pembinaan sesuai dengan methode dan materi yang sudah dipersiapkan , antara lain :
?    Melaksanakan penyuluhan, penerangan dan motivasi
?    Melaksanakan Pertemuan – Pertemuan
?    Melaksanakan Pelatihan – Pelatihan ( life skill )
?    Melaksanakan Pendidikan , Kursus kepada keluarga sasarann dll
5.    Menyelenggarakan kegiatan administratif dan dokumentasi
6.    Melaksanakan kegiatan fasillitasi terhadap program kegiatan di Kampung KB
7.    Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan di Kampung KB


****




















BAB III
KEBIJAKSANAAN DAN RENCANA KEGIATAN PROGRAM KAMPUNG KB “ DUA DARA “
DESA AIKDEWA  KECAMATAN PRINGGASELA
 
         Dalam rangka pemberdayaan dan pembangunan masyarakat khususnya diwilayah Kampung KB “ DUA DARA “ Dusun Aikdewa Selatan Desa Aikdewa Kecamatan Pringgasela, ada beberapa program kegiatan yang akan kami lakukan, yaitu :

1.    Memberdayakan para keluarga dalam hal kehidupan berkeluarga yang bertujuan untuk meningkatkan  ketahanan keluarga melalui bina keluarga Balita ( BKB ) ,   bina Keluarga Remaja ( BKR ) ,  Bina Keluarga Lansia ( BKL ), UPPKS dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas, melalui program :

a.    Pembinaan terhadap para keluarga yang mempunyai Balita
b.    Pembinaan terhadap para keluarga yang mempunyai Remaja
c.    Pembinaan terhadap para Keluarga yang mempunyai Lansia
d.    Prmbinaan Keluarga PUS
e.    Dan Kelompok Kegiatan lainnya 

2.    Program dan Kegiatan
Program penyiapan kehidupan berkeluarga dengan  kegiatan sebagai berikut :
a.    Menyiapkan methode dan materi serta melakasanakan penyuluhan yang terkait dengan aspek pendidikan dalam dalam keluarga
b.    Menyiapkan methode dan materi serta melaksanakan penyuluhan yang terkait dengan aspek kesehatan reproduksi
c.    Menyiapkan methode dan materi serta melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) dan penyiapan berkeluarga dikaangan remaja dan orangtua atau keluarga remaja

      Demikian sekilas tentang gambaran umum Dusun Aikdewa Selatan Desa Aikdewa Kecamatan Pringgasela yang kami jadikan sebagai latar belakang dari terbentuknya Kampung KB “ DUA DARA “.

****

























Lampiran-lampiran  :
1.    SK Pembentukan Kampung KB Nomer 188.45/008/D.AIKDEWA/2016
2.    SK Kepala Desa Aikdewa Nomer : 400/004/Kesra/III/2014 tentang BKR
3.    SK Kepala Desa Nomer : 026/004/Kesra/VII/2015 Tentang Kelompok UPPKS Dua Dara
4.    SK Kepala Desa Nomer :     Tentang Bina Keluarga Balita Dua Dara
5.    Struktur Kepengurusan Kampung KB Dua Dara
6.    Photo-photo kegiatan diwilayah Kampung KB Dua Dara














KEGIATAN DALAM GAMBAR














































































   











































































































 
          




































GAMBAR . 4
KEGIATAN  PERTEMUAN KELOMPOK NINA KARYA
DAN MAMA KARYA







HASIL KARYA KELOMPOK NINA KARYA
DAN MAMA KARYA




   
















KEGIATAN  UP2KS










































Kegiatanm Ekonomis Produktif






























































































Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

6165

Jumlah Kepala Keluarga

746

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

126

Keluarga yang Memiliki Remaja

50

Keluarga yang Memiliki Lansia

60

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

108 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

335 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

10 April 2019

BKB

10 April 2019

BKR

10 April 2019

BKL

10 April 2019

Kelompok UPPKS

10 April 2019

PIK-R

10 April 2019

Rumah Dataku

Belum ada

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Dana Desa APBD

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada Rohmatullah SE. 2147483647

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

0 orang pokja terlatih
dari 8 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Tidak

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Mingguan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Mingguan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Bulanan