Profil

KAMPUNG KB SAHANG SEJAHTERA

Gambaran Umum


Gambaran Umum Kampung KB Sahang Sejahtera Desa Batuah Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur

A. Batas dan Luas wilayah

     Dusun Tani Bahagia dan Dusun Kaya Tani merupakan (2) dua dusun dari 11 (sebelas) dusun yang ada di wilayah Desa Batuah yang secara tipologi wilayahnya terbentang dan memanjang dari selatan ke utara, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

1. Dusun Tani Bahagia :

     a. Sebelah Utara        : Desa Tani harapan

     b. Sebelah Selatan    : Hutan Kawasan Tahura

     c. Sebelah Timur       : Dusun Karya Tani

     d. Sebelah Barat       : Dusun Karya Baru

2. Dusun Karya Tani :

     a. Sebelah Utara       : Dusun Tani Bahagia

     b. Sebelah Selatan   : Tanah Merah Timur

     c. Sebelah Timur       : Kecamatan Muara Jawa

     d. Sebelah Barat       : Kecamatan Muara Jawa

Secara administratif Dusun Tani Bahagia dan Dusun Karya Tani terbagi menjadi 7 (tujuh) RT, yang di Dusun Tani Bahagia 4 (empat) RT dan di Dusun Karya Tani 3 (tiga) RT. Yang mana masing-masing RT dikepalai oleh pejabat RT yang disebut ketua RT.

B. Demografi dan Keluarga Berencana

     Berdasarkan hasil pendataan keluarga tahun 2015 bahwa jumlah penduuk Dusun Tani Bahagia dan Dusun Karya Tani tercatat sebanyak 856 jiwa yang terdiri dari 454 jiwa laki-laki dan 402 jiwa perempuan. disisi lain jumlah keluarga 235 KK, yang jika dirinci berdasarkan tingkat kesejahteraannya adalah : Pra sejahtera 37 KK, Keluarga Sejahtera I 157 KK, Keluarga Sejahtera II 41 KK.

     Selanjutnya dalam bidang Keluarga Berencana dapat kami sampaikan bahwa jumlah peserta KB Aktif di Dusun Tani Bahagia dan Dusun Karya Tani sampai dengan Desember 2019 tercatat total PUS sebanyak 166, dengan kualitas penggunaan kontrasepsi masih dominasi oleh pengguna kontrasepsi sederhana yaitu suntik dan pil total peserta KB Aktif 137.

C. Potensi dan Sumber Daya

     Dalam rangka pelaksanaan kegiatan program pembangunan di wilayah kampung KB Khususnya maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik yang menyangkut sumber daya alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan. Adapun potensi serta faktor-faktor yang kami maksud disini adalah :

1. Faktor Pendukung

     Untuk mendukung lancarnya pelaksanaan kegiatan program KKBPK dan pembangunan lainnya di Kampung KB sangat ditentukan oleh adanya faktor pendukung ini, adapun faktor yang kami maksud adalah faktor-faktor yang terkait dengan keadaan serta potensi wilayah, sumber daya alam, ataupun sumber daya manusia, sarana dan prasarana baik yang menyangkut pisik maupun non pisik yang dapat kami rincikan sebagai berikut : 

a. Adanya PPKBD dan Sub PPKBD

b. Adanya data Penduduk dan Keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya

c. Adanya PKB/PLKB

d. Adanya Bidan Desa

e. Adanya Poktan (BKB,BKR,BKL,UPPKS)

f. Adanya PIK-Remaja

g. Dukungan Toga dan Toma

h. Adanya Fasilita Jalan

i. Dukungan ADD

j. Adanya Sekolah (SMA, SMP/MTs, SD dan TK/PAUD)

k. Adanya Posbindu

l. Adanya Posyandu

m. Kader, Dll

2. Faktor Penghambat

a. Belum Adanya Sekretariat Kampung KB

b. Sarana Kesehatan (Faskes KB) belum ada

c. Kondisi jalan desa yang kurang memadai

d. Tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah

e. Operasional kader masih rendah 

f. Operasional kader masih rendah

g. Keterlibatan para stake holder dalam kegiatan di kampung KB masih rendah

h. Tingkat pendidikan kader yang masih rendah

i. Keterlibatan para tokoh dalam setiap kegiatan poktan masih kurang

j. Masih tingginya angka Pra Sejahtera dan Sejahtera I

k. Jumlah penduduk tinggi dengan kualitas rendah

l. Income perkapita masyarakat masih rendah

m. Penggunaan kontrasepsi sederhana cukup tinggi

n. Kondisi lingkungan yang belum tertata dengan baik

o. Masih tingginya angka perkawinan di bawah umur

p. Undang-ndang perkawinan nomer 1 tahun 1974

3. Peluang

a. Undang-undang No 52 tentang Perkembangan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga

b. Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) terutama Nawacita ke-3 yaitu membangun masyarakat dari wilayah pinggiran

c. Sikap dan sifat gotong-royong yang masih teramat kuat

d. MOU antara Gubernur dan pihak Perusahaan (CSR)

4. Tantangan

a. Pemahaman para tokoh yang ada tentang KKBPK masih rendah sehingga seringkali menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan program

b. Pro kontra tentang MKJP terutama IUD dan Kontap yang masih ada dikalangan para tokoh agama

c. Ego sektoral dari beberapa dinas yang masih tinggi

d. Masih ada sebahagian masyarakat yang beranggapan bahwa Kampung KB dianggap milik BKKBN saja sehingga agak sulit diajak dalam setiap kegiatan berpartisipasi

D. Visi dan Misi

1. Visi adapun visi dari Kampung KB "Sahang Sejahtera" adalah terwujudnya keluarga yang berkualitas dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga agar tercapai keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Adapun makna yang terkandung dalam Visi ini adalah :

a. Keluarga, dalam arti unit terkecil dalam masyarakat

b. Berkualitas, dalam arti bahwa dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara utuh dan terencana yang meliputi aspek 8 fungsi keluarga yaitu :

1. Fungsi agama

2. Fungsi Sosial Budaya

3. Fungsi cinta dan kasih sayang

4. Fungsi Perlindungan

5. Fungsi Reproduksi

6. Fungsi sosial dan Pendidikan

7. Fungsi Ekonomi

8. Fungsi lingkungan


2. Misi

    Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan maka dirumuskan suatu misi sebagai berikut :

a. Membentuk kepengurusan Kampung KB yang dikukuhkan dengan keputusan 

b. Menyiapkan sasaran pembinaan yang terdiri dari para keluarga yang mempunyai anak balita, remaja dan lansia serta PIK Remaja dan kelompok kegiatan lainnya.

c. menyiapkan metode dan materi pembinaan serta penyuluhan kepada sasaran

d. Melaksanakan pembinaan sesuai dengan metode dan materi yang sudah dipersiapkan, antara lain : 

1. Melaksanakan penyuluhan, penerangan dan motivasi

2. Melaksanakan Pertemuan-pertemuan

3. Melaksanakan Pelatihan-pelatihan (life skill)

4. Melaksanakan Pendidikan, kursusu kepada keluarga sasaran dll

e. Menyelenggarakan kegiatan administratif dan dokumentasi

f. Melaksanakan kegiatan fasilitas tehhadap program kegiatan di Kampung KB

g. Melakukan monotoring dan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan di Kampung KB


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

856

Jumlah Kepala Keluarga

235

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

163

Keluarga yang Memiliki Remaja

107

Keluarga yang Memiliki Lansia

198

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

26 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

139 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

Belum ada

BKB

Belum ada

BKR

Belum ada

BKL

Belum ada

Kelompok UPPKS

12 May 2020

PIK-R

Belum ada

Rumah Dataku

12 May 2020

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Swadaya Masyarakat APBD APBN Perusahaan (CSR)

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada Agustinali 0

Regulasi dari pemerintah daerah

Tidak ada,

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

1 orang pokja terlatih
dari 1 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data Data rutin BKKBN Potensi Desa

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Tidak ada

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Penyusunan laporan

Tidak ada