Profil

Kampung KB Lembuti Kelurahan Tanah Hitam

Gambaran Umum


Kampung KB Lembuti merupakan Kampung KB yang terletak di Kelurahan Tanah Hitam Kecamatan Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang. Kota Padang Panjang merupakan kota kecil yang terdiri dari 2 Kecamatan dari 16 Kelurahan. Keistimewaaan Kota Padang Panjang adalah tidak memiliki RW namun langsung pada tingkatan RT. Karena  tidak memiliki RW maka pembentukan Kampung KB Lembuti hanya terdiri dari 2 RT yaitu RT 5 dan RT 12. Kata-Kata Lembuti yang yang merupakan kepanjangan Lembah Bukit Tui menjelaskan letak Kampung KB di dekat bukit yang bernama Bukit Tui.

Latar belakang dibentuknya Kampung KB di Kelurahan Tanah Hitam karena pencapaian program KB yang masih rendah, program pembangunan keluarga dimana partisipasi keluarga dalam pembinaan ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi dan partisipasi remaja dalam kegiatan PIk-R dan Genre masih rendah, hal ini ditandai dengan banyaknya pernikahan diusia anak. Selain itu pembangunan sektor terkait mencakup bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, pemukiman dan lingkungan yang juga belum maksimal.

Kampung KB Lembuti diresmikan pada tanggal 08 Agustus 2017 bersamaan dengan peresmian Kampung KB Koto Katik di Kecamatan Padang Panjang Timur, yang ditandai dengan penandatangan Prasasti Kampung KB oleh Walikota Padang Panjang Hendri Arnis, BSBA di GOR Khatib Sulaiman Bancah Laweh Kota Padang Panjang. Acara ini dimulai dengan pengguntingan pita di gerbang masuk Kampung KB oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Syahruddin. Peresmian Kampung KB ini bersamaan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS), Hari Anak Nasional (HAN) dan Pencanangan Bulan Bhakti TNI KB Kes tingkat Kota Padang Panjang. Selain kegiatan diatas juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial pelayanan KB serentak tingkat Kota Padang Panjang yang dipusatkan di Puskesmas Koto Katik Kecamatan Padnag Panjang Timur Kota Padang Panjang.

Pendirian Kampung KB Lembuti Kelurahan Koto Katik ini merupakan langkah mempercepat proses revitalisasi program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana Pemberdayaan Keluarga) dan juga program pemerintah lainnya yang dicanangkan oleh pemerintah Pusat. Selain itu, Kampung KB dikembangkan sebagai strategi untuk mendukung Nawa Cita yang merupakan prioritas pembangunan nasional, khususnya Cita ke-3 yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memprioritaskan daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI.


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

478

Jumlah Kepala Keluarga

122

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

27

Keluarga yang Memiliki Remaja

38

Keluarga yang Memiliki Lansia

26

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

38 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

53 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

25 October 2019

BKB

25 October 2019

BKR

25 October 2019

BKL

25 October 2019

Kelompok UPPKS

25 October 2019

PIK-R

25 October 2019

Rumah Dataku

25 October 2019

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Dana Desa Swadaya Masyarakat Donasi/ Hibah Masyarakat APBD APBN

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada MAYAR 2147483647

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, SK Kecamatan tentang Kampung KB

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Tidak ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

2 orang pokja terlatih
dari 8 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data Data rutin BKKBN Potensi Desa Data Sektoral

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Setiap 6 bulan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Tahunan