kajian malam jum'at "Manfaat Labu dalam Surah As Shaffaat"

SEJAHTERA
Dipublikasi pada 23 January 2020

Deskripsi

Pemateri : Arif Budianto

Manfaat Buah Labu dalam surat As Shaffat

Labu merupakan salah satu sayuran yang digemari para nabi. Hal ini dikarenakan Labu merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang kaya manfaat. Bahkan, Labu termasuk di antara tanaman sayuran yang abadikan dalam Alquran. Kata ‘Labu’ dalam Alquran disebut dalam Surah As Shaffat Ayat 146:

“Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.” (Q.S As Shaffaat Ayat: 146).  

Sejarah mencatat labu termasuk sayuran yang menjadi kegemaran Rasulullah SAW. Meski demikian, bukan berarti Rasulullah adalah sosok yang tebang pilih makanan.  

Kisah kegemaran Rasulullah menyantap Labu itu dituturkan Anas bin Malik. Sahabat terdekat yang kerap menemani Rasul di berbagai kesempatan. Pernah ada seorang penjahit yang mengundang Rasulullah untuk pesta dan makan hidangannya.

Berikut beberapa manfaat Labu dari segi kesehatan:


Memperkuat Jantung

Aisyah pun pernah diperintahkan Rasulullah ketika memasak untuk menambahkan Labu yang lebih banyak karena dapat memperkuat jantung. Rasulullah memang bukan yang pertama di antara nabi yang memakan Labu dan menjelaskan manfaat kesehatannya. 


Menyembuhkan Luka Kulit

Ketika Nabi Yunus AS keluar dari perut paus, saat membersihkan diri, dia menemukan Labu dan memakannya untuk membantu memulihkan kondisi tubuhnya. Tak hanya buahnya, daun labu juga dapat dimanfaatkan untuk obat yang dapat menyembuhkan luka kulit. 

Menurunkan Berat Badan

Labu besar atau Labu kuning merupakan sumber vitamin A yang baik. Di dalamnya juga mengandung zat besi dan zat kapur. Biji Labu bermanfaat untuk mengeluarkan cacing pita dari usus besar. Seratus gram labu memiliki 65 kalori. Sehingga dapat menjadi sumber makanan yang baik bagi orang yang ingin menurunkan berat badan. Bagi mereka yang sedang sakit juga baik untuk menaikkan tekanan darah.


Rendah Kalori dan Tinggi Serat

Jika sedang mencoba menurunkan berat badan, Labu kuning bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan makanan diet. Selain rasanya yang enak, mirip ubi jalar, Labu kuning juga membantu menurunkan berat badan karena rendah kalori dan karbohidrat.

Tidak hanya itu, mengonsumsi Labu kuning akan terasa kenyang lebih lama. Hal ini dikarenakan Labu memiliki kandungan serat yang cukup tinggi yang berfungsi untuk memperlambat proses pencernaan. Dengan merasa kenyang lebih lama, maka dapat terhindar dari berbagai camilan yang akan membuat badan gemuk.


 Menajamkan Penglihatan

Kandungan beta-karoten yang terdapat di dalam Labu, menjadikan buah ini kaya akan vitamin A. Beta-karoten, yang akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh, berfungsi untuk membantu retina menyerap dan memproses cahaya. Pasalnya penurunan fungsi retina bisa menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani dengan baik.


  Mempercantik Kulit

Manfaat Labu kuning lainnya adalah merawat kecantikan kulit. Labu kuning kaya akan berbagai vitamin, mineral, serat dan antioksidan yang diperlukan tubuh agar tetap sehat dan muda. Lebih dari itu, buah yang satu ini juga mampu menjadikan kulit selalu kenyal dan lembut.

Kandungan beta-karoten dalam Labu menghasilkan antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas dan mencegah radiasi dari sinar UV. Itu sebabnya, mengonsumsi makanan yang kaya akan beta-karoten dapat membuat lebih awet muda.

  Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Mengonsumsi Labu kuning bisa jadi salah satu cara memperbaiki sistem kekebalan tubuh untuk menangkal berbagai macam penyakit. Kandungan vitamin A yang berlimpah bisa membantu tubuh melawan infeksi, virus dan penyakit menular.


Minyak labu bahkan membantu melawan berbagai infeksi bakteri dan jamur. Tidak hanya itu, karena labu kuning mengandung hampir 20 persen dari jumlah vitamin C harian yang disarankan, hal ini membantu dalam memulihkan influenza lebih cepat. Itu sebabnya, sangat pas menyantap sup Labu kuning di musim hujan yang dingin untuk mencegah terserang penyakit, seperti flu, pilek, dan batuk.


   Mencegah Kanker

Kandungan beta-karoten yang tinggi pada labu selain untuk mata dan kulit, juga ternyata membantu melawan kanker. Penelitian menunjukkan orang yang mengonsumsi makanan yang kaya beta-karoten memiliki risiko lebih rendah terhadap beberapa jenis kanker, terutama kanker prostat dan kanker paru-paru.


Selain itu kandungan antioksidan dari vitamin A dan C dalam labu kuning bertindak sebagai pelindung sel dalam tubuh Anda dalam melawan radikal bebas penyebab kanker.


  Memelihara Kesehatan Jantung

Kandungan folat, karotenoid, dan magnesium di dalam labu kuning membuatnya sangat baik bagi kesehatan jantung. Magnesium akan bekerja sebagai relaksan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan mencegah terjadinya penyakit stroke dan serangan jantung. Selain itu, Labu kuning juga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis yaitu suatu keadaan di mana dinding pembuluh darah arteri mengeras akibat penumpukkan lemak pada dinding dalamnya.


  Menurunkan Tekanan Darah

Labu kuning sangat kaya akan kalium. Mengonsumsi makanan yang mengandung kalium, sama pentingnya dengan mengurangi asupan natrium untuk menurunkan tekanan darah. Asupan kalium ke dalam tubuh juga mengurangi kemungkinan terserang stroke, pembentukan batu ginjal dan mempertahankan kepadatan tulang. Selain Labu, makanan lain yang mengandung kalium yang tinggi adalah nanas, tomat, jeruk, bayam, dan pisang.


Sesi Kegiatan Keagamaan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan