Gambaran Umum


GAMBARAN UMUM

KAMPUNG KB “ BERKAH BERSAMA

KELURAHAN AIR DINGIN KECAMATAN BUKITRAYA

 

A. Batas dan Luas Wilayah

Ø  Sebelah Utara                    : Kel. Simpang Tiga

Ø  Sebelah Selatan                : Pandau Jaya Kab.                                                                 Kampar

Ø  Sebelah Timur                   : Tanah Merah                                                                 Kab.Kampar

Ø  Sebelah Barat                    : Kel. Maharatu

 

 

Secara administratif Kelurahan Air Dingin terbagi menjadi 11 RW & 68 RT, yang mana masing- masing RT dikepalai oleh pejabat RT yang dinamai dengan ketua RT. Dari semua wilayah kelurahan Air Dingin sejak mulai Januari 2019 menjadi sasatan wilayah kampung KB bukan hanya wilayah RW 11 saja 

 

B. Demografi dan Keluarga Berencana

Berdasarkan hasil  evaluasi Data basis dari sumber pendata IMP "Sub PPKBD dengan di dukung data pemangku wilayah RW dan RT sekelurahaan Air Dingin dan merupakan sasaran cakupan wilayah kampung KB Berkah Bersama . Tercatat sebanyak : 13 RW dan 68 RT dan tercatatat jumlah KK : 8.565 KK  dengan jumlah jiwa : 40.686 jiwa laki-laki : 13648 jiwa perempuan : 1738 jiwa Penduduk mayoritas di nominasi WUS(wanita usia subur) dan penduduknya mayoritas bekerja ai usaha mikro kecil dan menengah untuk program KKBPK pencapaian jumlah, PUS : 7717 LU :4.674 . 61% pemakaian alkon masih dinominasi Alkon sederhana.

C. Potensi dan Sumber Daya

Dalam rangka pelaksaan kegiatan program pembangunan di wilayah kampung KB khususnya, maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik yang menyangkut sumber daya alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan. Adapun potensi serta faktor-faktor yang kami maksud disini adalah :

a.    Faktor Pendukung

Untuk mendukung lancarnya kegiatan program KKBPK dan pembangunan lainnya di Kampung KB sangat ditentukan oleh adanya factor pendukung dari lintas sektor pemerintah dan non pemerintah di wilayah kampung KB Berkah Bersama ini sangat termotifasi dengan adanya dukungan dari berbagai pihak

1)      Adanya IMP PPKBD dan Sub PPKB

2)      Adanya data baris wilayah kampung KB

3)      Adanya penyuluh KKBPK

4)      Adanya Bidan Desa

5)      Adanya poktan (BKB, BKR, BKL,UPPKS, dan PIK/R)

6)      Kelompok Tani (Berkah Lestari)

7)      Bank Sampah (Berkah Berlian)

8)       Rumah Jamur Berkah Sehat

9)    Kampung hijau

10)  Adanya dukungan Toga dan Toma

11)  Adanya dukungan OPD terkait

12)  Adanya Sekolah (SMA, SMP/MTs, SD dan TK/PAUD)

13)  Adanya Posbindu

14)  Adanya Posyandu

15)  Kader DASHAT BERKAH GIZI 

                 16) Adanya UKK Berkah Bersama

                  17 KAder satgas berkah creativ

                 18) Adanya kader program  BANGGA KENCANA  dan kader kesehatan

              

b.    Faktor Penghambat

1.) Penduduk yang heterogen

2.) Tingkat pengetahuan kader masih belum maksimal

 c.    Peluang

1) Undang-undang No 52 Tentang Perkembangan Kependudukan Keluarga Berencana dan  Pembangunan Keluarga

2)    Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) terutama Nawacita ke-3 yaitu membangun masyarakat dari wilayah pinggiran

3) Surat Edaran Gubernur Riau Nomer 180/1153/KUM/20144) Perbub Lokminm tentang dukungan ADD untuk penggerakan MKJP

5)    SK Tentang Tim KB-KES MKJP Kecamatan dan Desa

6)    SK Camat sebagai Kelurahan Siaga

7)    Sikap dan sifat gotong royong yang masih tertanam kuat

8)    Pelayanan KB gratis menuju MKJP khususnya di wilayah Kampung KB. 

9 .SK KEPUTUSAN CAMAT BUKIT RAYA NO'''33/kptsn/BR/1X/2021 terkait DASHAT BERKAH GIZI 

10 SK KEPUTUSAN CAMAT


BUKIT RAYA NO  ..037/kptsn/ BR//V1/2021

d.    Tantangan

1)    PENURUNAN DAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KEMITRAAN DASHAT BERKHAH GIZI 

2.MEMPERTAHANKAN CU PERPUS 68 PERSEN 

3.MENJAGA KESINAMBUNGAN DENGAN LINTAS SEKTOR TERKAIT PERKEMBANGAN PROGRAM BANGGA KENCANA

 

D. Visi dan Misi

a.              Visi

Adapun visi dari kampung KB Berkah Bersama adalah terwujudnya keluarga-keluarga yang berkualitas dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga yang harmonis

CINTA KELUARGA

CINTA TERENCANA

CINTA INDONESIA

PENURUNAN DAN  PENCEGAHAN  STUNTING MELALUI KEMITRAN DASHAT BERKAH GISI

Adapun makna yang terkandung dalam Visi ini adalah

1.         PERAN KELUARGA DALAM PEMENUHAN GIZI SEIMBANG

2 .Berkualitas, dalam arti bahwa dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara utuh dan terencana yang meliputi aspek/fungsi keluarga:

1. Fungsi agama

2. Fungsi sosial budaya

3. Fungsi cinta dan kash sayang

4. Fungsi perlindungan

5. Fungsi reproduksi

6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan

7. Fungsi ekonomi

8. Fungsi lingkungan

 b.              Misi

Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan maka dirumuskan suatu misi Sbb :

MEWUJUDKAN KELUARGA BERKWALITAS BERWAWASAN KENDUDUKAN SERTA MARI KITA TURUNKAN DAN CEGAH STUNTING MELALUI PROGRAM DASHAT BERKAH GIZI 


  1            Membentuk kepengurusan Kampung KB yang dikukuhkan dengan keputusan 

2.              Menyiapkan sasaran pembinaan yang terdiri dari :

           Para keluarga yang mempunyai anak Balita, Remaja, dan Lansia serta PIK Remaja dan Kelompok Kegiatan               lainnya

3.              Menyiapkan Metode dan Materi Pembinaan serta Penyuluhan kepada sasaran

4.              Melaksanakan pembinaan sesuai dengan metode dan materi yang sudah dipersiapkan, antara lain :

·         Melaksanakan penyuluhan, penerangan dan motivasi

·         Melaksanakan Pertemuan- Pertemuan

·         Melaksanakan Pelatihan-Pelatihan (life skill)

·         Melaksanakan Pendidikan, kursus kepada keluarga sasaran dll

5.              Menyelenggarakan kegiatan administrantif dan dokume ntasi

6.              Melaksanakan kegiatan fasilitas terbhadap program kegiatan di Kampung KB

7.              Melakukan monotoring dan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan di  Kampung KB melalui kegiatan:

    a)      Pertemuan Pokja setiap bulan.

    b)      Pertemuan Lokmin setiap bulan.

    c)      Pertemuan Forum setiap bulan.

    d)      Pertemuan Poktan setiap bulan.

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
32125
Jumlah Kepala Keluarga
6208
Jumlah PUS
3973
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
1580
Keluarga yang Memiliki Remaja
3227
Keluarga yang Memiliki Lansia
990
Jumlah Remaja
4245
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
2637
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
1336

Status Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Donasi/ Hibah Masyarakat
Perusahaan (CSR)
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
SRI REJEKI, S.IKom
196809291989032001
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kecamatan tentang Kampung KB
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 20 orang pokja terlatih
dari 30 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
Data Rutin BKKBN
Data Sektoral
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Mingguan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan