Gambaran Umum


Kampung Keluarga Berkualitas "Kanjeng Djimat"

Surodinawan adalah Kelurahan paling selatan di wilayah Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Kampung KB (Keluarga Berencana) sendiri telah berdiri sejak tahun 2016 pertama kali dicanangkan di Kota Mojokerto di salah satu RW di wilayah Kelurahan Kedundung, sedangkan awal pembentukan Kampung KB (Keluarga Berencana) di Kelurahan Surodinawan dicanangkan sejak tahun 2018 tepatnya pada tanggal 26 Februari 2018 melalui SK yang dikeluarkan oleh Kecamatan Prajuritkulon. Namun sejak dikeluarkanya INPRES No. 3 Tahun 2022 Tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Bekualitas,  Kampung KB yang awalnya singkatan dari Kampung Keluarga Berencana dan wilayahnya hanya 1 RW saja,  mengalami perubahan menjadi Kampung Keluarga Berkualitas Kanjeng Djimat pada tahun 2023 dengan wilayah 1 kelurahan, sesuai SK yang dikeluarkan dari Kelurahan. Nama “Kanjeng Djimat” dipilih sebagai bentuk penghargaan dari masyarakat Surodinawan kepada leluhur yang dimakamkan di Pemakaman Pekuncen di kelurahan Surodinawan beliau adalah Bupati Mojokerto yang bernama Tjondronegoro yang diberi gelar KANJENG DJIMAT. Untuk diketahui, pembentukan Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui optimalisasi penerapan fungsi keluarga untuk menciptakan keluarga yang lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. Keberhasilannya akan dilihat dari aspek pengendalian kuantitas penduduk serta kualitas penduduk, yang diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Untuk memastikan hal tersebut terwujud , keberadaan beberapa Atribut Kampung KB sangat dibutuhkan. Atribut Kampung KB diantaranya adalah Rumah Dataku (RDK) yang ada di Kantor Sekretariat Kampung Keluarga Berkualitas di Kelurahan Surodinawan, Bina Keluarga Balita (BKB) terintegrasi dengan PAUD dan Posyandu dan Taman Pendidikan Al-Qur'an TPQ, Bina KeluargaRemaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Jaya di Lingkungan Ketidur.

Di kampung Keluarga berkualitas “Kanjeng Djimat” dalam upaya meningkatkan Pengetahuan mengenai Pola Asuh Anak, pada keluarga yang memiliki balita mengadakan Sekolah Orang Tua Hebat, atau biasa disebut dengan SOTH, adalah sekolah pengasuhan yang digagas oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur. Sekolah ini merupakan terobosan untuk dapat meningkatkan kemampuan orangtua dalam mengasuh anak, terutama anak balita. sealain SOTH  kampung Keluarga Berkualitas “Kanjeng Djimat” mengadakan Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) pendidikan non formal sebagai upaya pemberian informasi, pelatihan tentang kesehatan, keagamaan, sosial, budaya untuk lansia sehingga lansia dapat hidup sehat, mandiri, bahagia,  sejahtera, dan tetep bisa produktif dan berkarya.






LUAS WILAYAH : 147,1 Ha

BATAS DESA KELURAHAN : 

1. Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Prajurit Kulon.

2. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Sooko Kab. Mojokerto

3. Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Wringinrejo Kab. Mojokerto

4. Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Blooto.

ORBITASI : 

1. Jarak tempuh ke Kecamatan : 1.200 meter

2. Jarak tempuh ke Kota Mojokerto : 4.100 meter

4. Jarak tempuh ke Ibukota Provinsi : 60.500 meter

Berada di ketinggian 22 mdpl, dengan sungai Brangkal di sisi Timur, serta persawahan di sisi Barat Laut.

Kelurahan Surodinawan terbagi menjadi 10 Wilayah RW, dan 43 Wilayah RT karena ada penambahan 1 RT lagi jadi total RT di th 20223 menjadi 44 RT yang terbagi di beberapa lingkungan:


Grafik Perkembangan Kampung Berkualitas "Kanjeng Djimat"