BKKBN DIY SOSIALISASI DAN KIE PROGRAM BANGGA KENCANA DAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING BERSAMA MITRA KERJA DI KABUPATEN SLEMAN

SUMBERHARJO
Dipublikasi pada 25 January 2024

Deskripsi

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan sosialisasi penguatan program Bangga Kencana dan upaya percepatan penurunan stunting bagi mitra strategis di wilayah Kabupaten Sleman
Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman. Peserta yang hadir terdiri dari pemerintah daerah setempat, tokoh agama, tokoh adat, serta mitra kerja terkait.
Kegiatan ini bertujuan mendekatkan Program Bangga Kencana dengan masyarakat dan menghadirkan peran BKKBN dalam mencegah terjadinya anak stunting.
Sebagai narasumber Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sleman, dan Staf Ahli BKKBN Rio.
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo memberikan apresiasi terhadap upaya-upaya serta berbagai program dan inovasi yang telah dilakukan Pemkab Sleman dalam mendukung program Bangga Kencana dan upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Sleman.
"Kabupaten Sleman mengalami progres setiap tahunnya khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting," katanya.
Ia berharap, progres yang ada ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dengan melibatkan berbagai unsur terutama peran para kader yang menjadi garda depan Pemerintah dalam melakukan upaya percepatan penurunan stunting.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa adanya sosialisasi yang dihadiri langsung Kepala BKKBN mampu menjadi motivasi bagi Pemkab Sleman untuk terus memperkuat komitmen dalam mensukseskan Program Bangga Kencana dan mempercepat upaya penurunan angka stunting.
Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas masyarakat.
Menurut dia, hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengukuran kualitas keluarga melalui Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) Sleman yang berada di angka 64,89 dari hasil pengukuran Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2023.

Hal ini merupakan prioritas nasional yakni penurunan angka stunting. Kabupaten Sleman telah membentuk TPPS mulai dari tingkat kabupaten, kapanewon (kecamatan) hingga Kalurahan serta membentuk Tim Pendamping Keluarga dengan total jumlah personil saat ini sebanyak 2.088 orang.

Kegiatan ini terlaksana dengan baik.

Sesi Kegiatan Pendidikan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan