Gambaran Umum


KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS KELURAHAN KUKUSAN 

Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kelurahan Kukusan awalnya dibentuk sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. Inisiasi awal dilakukan pada dua wilayah Rukun Warga (RW), yaitu RW 08 dan RW 01, yang dipilih karena posisinya yang strategis sebagai wilayah perbatasan kelurahan, serta memiliki dinamika sosial yang menuntut perhatian lebih dalam aspek pembangunan keluarga dan lingkungan.

Kegiatan di kedua RW tersebut menjadi percontohan pelaksanaan program Kampung KB dengan pendekatan lintas sektor yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan pemberdayaan perempuan. Partisipasi masyarakat dan dukungan lintas stakeholder menjadi faktor kunci dalam keberhasilan awal program ini.

Seiring berjalannya waktu dan berdasarkan nomenklatur kebijakan nasional terbaru, format Kampung KB mengalami peningkatan status dan penyelarasan. Mulai bulan Januari tahun 2023, Kampung KB tidak lagi ditetapkan di tingkat RW, melainkan dinaikkan statusnya menjadi Kampung Berkualitas di tingkat kelurahan. Dengan perubahan ini, pelaksanaan program menjadi lebih terintegrasi dan luas cakupannya, menyasar seluruh wilayah Kelurahan Kukusan secara menyeluruh.

Adapun ketua Kampung Berkualitas Kelurahan Kukusan yang ditetapkan adalah Bapak Sukarwan, yang memimpin koordinasi dan penguatan program di tingkat kelurahan. Di bawah kepemimpinan beliau, Kampung Berkualitas Kukusan terus mengembangkan inovasi pelayanan dan kegiatan pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas dan sejahtera.

Deskripsi Umum Kelurahan Kukusan

Kelurahan Kukusan merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Beji, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Secara geografis, Kelurahan Kukusan memiliki posisi yang strategis karena berbatasan langsung dengan beberapa wilayah penting:

Sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Tanah Baru

Sebelah timur berbatasan dengan kawasan Universitas Indonesia (UI)

Sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Beji

Sebelah utara berbatasan langsung dengan wilayah DKI Jakarta

Potensi wilayah

Kelurahan Kukusan berada pada ketinggian sekitar 80–100 meter di atas permukaan laut (mdpl), yang menjadikan wilayah ini cukup sejuk dan tidak rawan banjir dibandingkan daerah hilir.

Jumlah penduduk di kelurahan Kukusan  berdasarkan Pendataan Keluarga yang terdapat di Rumah Dataku berjumlah 4431 KK dengan jumlah Penduduk 16.788  jiwa yang tersebar di 8 RW dan 47 RT. Komposisi penduduknya cukup beragam, terdiri dari penduduk asli Betawi dan pendatang dari berbagai daerah.

Mata pencaharian warga Kukusan sangat bervariasi, antara lain:

Pegawai di berbagai instansi pemerintahan dan swasta

Wiraswasta dan pedagang di pasar maupun usaha mandiri , Kukusan juga dikenal dengan daerah Pembudidayaan Alpukat Miki yg di Prakarsai oleh Penduduk lokal , hampir sebagian warga menanam Alpukat Miki di tiap pekarangan mereka. Selain di konsumsi sendiri Alpukat yg ditanam juga menjadi sumber pendapatan warga Kukusan.

Jasa kost-kostan dan kontrakan, yang berkembang pesat karena lokasi Kukusan sangat dekat dengan Kampus Universitas Indonesia (UI), sehingga menjadi kawasan strategis untuk tempat tinggal mahasiswa

Beberapa warga juga bekerja di bidang kesehatan dan pendidikan, termasuk di fasilitas yang ada di wilayah ini.

Selain itu, di wilayah Kukusan juga terdapat sejumlah fasilitas  seperti Apartemen Dave, Lapangan Olahraga, Rumah Sakit GPI (Graha Permata Ibu) , wisata Pondok Ceria , Rumah Alam Kabeda, Taman Kukusan  dan Tempat Ibadah yang terdapat disetiap RW , Apotik dan Klinik Bersalin serta kafe kafe kekinian yang marak dan menjamur di wilayah kelurahan kukusan menambah nilai strategis dan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini.

Dengan perkembangan infrastruktur dan pemanfaatan lahan yang terus berjalan, Kukusan tumbuh menjadi kawasan padat, dinamis, dan berpotensi tinggi dalam mendukung perkembangan Kota Depok ke arah yang lebih modern dan inklusif.

https://www.facebook.com/share/16qksnkJS4/



Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
16776
Jumlah Kepala Keluarga
4719
Jumlah PUS
2773
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
880
Keluarga yang Memiliki Remaja
4577
Keluarga yang Memiliki Lansia
1159
Jumlah Remaja
4719
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
2517
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
256

Status Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Perusahaan (CSR)
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Dra Teti Supartianingsih
196712251992032010
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kecamatan tentang Kampung KB
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 20 orang pokja terlatih
dari 20 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan