Pertemuan Rutin BKR dusun Wonolobo
Deskripsi
Wonolobo - 31 Januari
2025 - Bertempat di rumah Ibu Partini RT. 09 RW. 03 pertemuan rutin BKR
dusun Wonolobo yang dihadiri oleh anggota BKR dusun Wonolobo. Kelompok
Bina Keluarga Remaja (BKR) adalah suatu kelompok / wadah kegiatan yang terdiri
dari keluarga mempunyai remaja usia 10-24 tahun yang dilakukan untuk
meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua dalam rangka pengasuhan
tumbuh kembang remaja.
Sasaran orang tua
atau keluarga yang memiliki anak remaja dalam keluarga. Hal yang di ajarkan
dalam Bina Keluarga Remaja adalah mendidik remaja secara fisik, psikis dan
rohani terutama berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja.
Keberlangsungan
program Bina Keluarga Remaja sudah sangat lama dan sudah banyak hal positif
yang di dapatkan orang tua sehingga beberapa orang tua yang mengikuti program
Bina Keluarga Remaja sudah mampu mendidik dan menjalankan program Bina Keluarga
Remaja di keluarganya masing-masing.
Materi yang disampaikan
dalam pertemuan kali ini adalah kenakalan remaja, disampaikan oleh ibu Minuk
kader TPK desa Mangunsari. Materi diangkat terkait maraknya kenakalan remaja
khususnya di wilayah kecamatan Sawangan dan desa Mangunsari
Masa
remaja adalah masa
dimana seorang manusia sedang berada dalam pencarian jati dirinya,
ingin mengenal siapa dirinya sebenarnya.
Seorang manusia dikatakan remaja jika ia sudah mencapai usia 17
tahun.
Dalam
usia ini seorang manusia mengalami masa
yang dinamakan masa
pubertas.
Saat pubertas biasanya orang
ingin mencoba segala sesuatu
yang baru dalam hidupnya,
muncul berbagai macam gejolak emosi,
dan banyak timbul masalah baik dalam keluarga,
teman,
diri sendiri maupun lingkungan sosialnya.
Bentuk kenakalan remaja banyak sekali, antara lain: narkoba, freesex, tawuran, pergaulan bebas, dll. Kenakalan remaja kebanyakan dilakukan oleh mereka yang gagal dalam mengembangkan emosi jiwanya, mereka tidak bisa menahan diri terhadap hal baru yang masuk ke dalam dirinya yang
menimbulkan sikap yang tidak seharusnya dilakukan. Kenakalan remaja adalah wujud dari konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada
masa kanak-kanak maupun saat remaja.
Kenakalan remaja adalah pelampiasan masalah yang dihadapi oleh kalangan remaja yang tindakannya menyimpang.
Menurut ahli sosial, Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency adalah perilaku jahat atau kenakalan anak-anak muda, merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial, sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang.
Menurut Jensen (dalam Sarwono, 2006) ada 4 ciri-ciri kenakalan remaja yaitu: kenakalan yang menimbulkan korban fisik, kenakalan yang menimbulkan korban materi, kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban di pihak orang lain, kenakalan yang melawan status.