Gambaran Umum


PROFIL KAMPUNG KB 

 

        I.            PENGERTIAN

Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat RW / Dusun atau setara yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program kependudukan Keluaraga Berencana dan pembangunan keluarga serta sektor terkait yang dilaksanakan sistemik dan sistematis.

 

      II.            TUJUAN KAMPUNG KB

                          a.  Tujuan Umum :

Meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan,keluarga berencana dan pembangunan keluarga sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil bekualitas.

                          b.  Tujuan Khusus :

Meningkatkan peran pemerintah,pemerintah daerah,Lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi,melakukan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat agar turut berperan serta aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyaraka.

 

    III.            PENETAPAN DUSUN TOKKE SEBAGAI KAMPUNG KB

1.       Kriteria Utama :

                                                  a.  Jumlah Keluarga Pra Sejahterah :

                                                                 ·        Diatas rata-rata Desa dimana kampung KB berada yaitu keluarga Pra sejahtera Dusun Tokke 16,44%  (24   KK Keluaraga Pra Sejahtera dari  jumlah   146   total KK Dusun).

                                                                 ·        Desa   26,15%  ( 108 KK keluarga Pra Sejahtera dari  jumlah   413   total KK Desa).

                                                 b.  Jumlah Keluarga Sejahtera I (KS I) diatas rata-rata Desa Yaitu Dusun Tokke   73,97% ( dari jumlah =108  KK,Keluarga Sejahtera I Desa Tokke  35,60%  dari jumlah =  147  KK

                                                  c.  Jumlah Peserta KB :

                                                                 ·        Dibawa rata-rata Desa yaitu Dusun Tokke = 146   dari jumlah PUS  54         Akseptor dari    88  PUS.

                                                                 ·        Desa Tokke = 67,71% dari jumlah PUS ,237   Akseptor dari   350  PUS.

2.       Kriteria Wilayah :

Kriteria Wilayah yang berpotensi dibentuk kampung KB adalah :

                                                  a.  Tingkat kepadatan penduduk

                                                 b.  Sebagai Wilayah dalam keadaan kumuh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LETAK GEOGRAFIS,DEMOGRAFI DAN SOSIAL EKONOMI

A.      SEJARAH TERBENTUKNYA DUSUN TOKKE :

Asal mula terbentuknya dusun Tokke Sebenarnya berawal dari daerah yang

B.      GEOGRAFIS

                               a.     Dusun Tokke terletak dibagian dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

                                              ·       Sebelah Timur             : TAPPONG

                                              ·       Sebelah Barat              : KAMPUNG BARU

                                              ·       Sebelah Selatan          : TELUK BONE

                                              ·       Sebelah Utara              : KAMPUNG BARU

                              b.     Jarak Tempuh :

                                              ·       Dari Ibu Kota Kabupaten: 42 KM

                                              ·       Dari ibu kota kecamatan: 36 KM

                               c.     Jumlah Penduduk :

                                              ·       Laki-Laki                         : 300 JIWA

                                              ·       Perempuan                  : 284 JIWA

                                              ·       Kepala Keluarga          : 146 KK

 

C.      DEMOGRAFI

                                              ·       Penduduk atau masyarakat terdiri dari Suku.

                                              ·       Mata Pencaharian masyarakat :

Ø  Petani/ Nelayan         : 71%

Ø  Pedagang                    : 29%

Ø  Pegawai / Karyawan : -

 

D.      SOSIAL EKONOMI

Rasa Kebersamaan yang sangat kuat diantara masyarakatnya dimana lebih dari masyarakatnya terdiri dari 1 (satu) Suku yaitu Luwu dengan tahapan keluarga Sejahtera (KS)nya antara lain :

                            a.     Golongan Menengah keatas sebanyak         :   (  10  KK)

                           b.     Golongan KS I sebanyak                                      :   (  51 KK)

                            c.     Golongan Pra Sejahtera sebanyak                  :    (  85 KK)

 

 

 

 

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
1906
Jumlah Kepala Keluarga
530
Jumlah PUS
331
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
114
Keluarga yang Memiliki Remaja
120
Keluarga yang Memiliki Lansia
74
Jumlah Remaja
120
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
265
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
66

Status Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
NASTA
197312052010011001
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 9 orang pokja terlatih
dari 9 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan