Pemberian Tablet Tambah Darah ke Ibu Hamil
Deskripsi
Kehamilan adalah masa yang membutuhkan perhatian khusus terhadap status gizi ibu, karena kondisi kesehatan ibu hamil sangat menentukan tumbuh kembang janin dan keselamatan proses persalinan. Salah satu masalah gizi yang paling umum terjadi pada ibu hamil adalah anemia, yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Anemia pada kehamilan dapat berdampak serius, mulai dari kelelahan, risiko keguguran, bayi lahir prematur, hingga kematian ibu dan bayi.
Untuk mencegah hal tersebut, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi intervensi sederhana namun sangat penting. Tablet ini mengandung zat besi dan asam folat yang berfungsi membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia. Pemerintah melalui program kesehatan ibu telah mewajibkan setiap ibu hamil untuk mengonsumsi minimal 90 tablet tambah darah selama masa kehamilan, didampingi oleh edukasi dan pemantauan dari petugas kesehatan dan kader.
Di Desa Pongkeru, program pemberian TTD kepada ibu hamil dilaksanakan melalui Posyandu, kunjungan bidan desa, serta pendampingan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan kader kesehatan. Selain distribusi tablet, dilakukan pula edukasi mengenai: (1). Pentingnya konsumsi TTD secara rutin, (2). Cara konsumsi yang benar agar tidak menimbulkan mual, (3). Dampak anemia bagi ibu dan bayi, (4).Pola makan sehat pendukung penyerapan zat besi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Desa Pongkeru dalam mendukung pencegahan stunting sejak hulu, sekaligus mewujudkan kehamilan yang sehat, aman, dan berkualitas bagi seluruh ibu.