Gambaran Umum
DESA LABAHA MERUPAKAN SALAH SATU DESA DI KECAMATAN WATOPUTE.
PROFIL DESA
2.1. Kondisi Desa
2.2.1. Sejarah Desa
Desa Labaha merupakan pemekaran dari Kel. Wali pada tahun 1997. Nama Labaha berasal
dari nama suatu tempat genangan air yang luas yang berada dekat SD Negeri 10 Watopute
sekarang ini. genangan air tersebut merupakan tempat terakhir mengalirnya air/ banjir pada
musim hujan. Karena tempat tersebut sering dikenang orang sehingga diabadikan menjadi nama
sebuah desa, yang dikenal dengan Desa Labaha.
Dalam menjalankan pemerintahan tingkat desa dan kesehariannya, Kepala Desa dibantu oleh perangkat Desa, RT, dan tokoh masyarakat. Berdasarkan keterangan dari para orangtua,tokoh masyarakat serta catatan-catatan yang ada di Desa Labaha, dapat disusun yang pernah menjabat ataupun menjadi Kepala Desa Labaha sebagai berikut:
No. Nama Kepala Desa Masa Bhakti Jabatan Ket.
1 La Ode Bolonasir (Aro Mondo) Tahun 1997-2007 Kepala Desa
2 La Ode Sidangi, S.P. Tahun 2007-2013 Kepala Desa
3 La Tauba Tahun 2013-2019 Kepala Desa
4 La Ode Zulkarnain, S.H. Tahun 2019-2022 Penjabat
5 Haiwa Tahun 2022-Sekarang Kepala Desa
Sumber: RPJMDes Tahun 2013-2019
Pada masa perkembangannya, kegiatan pembangunan dilaksanakan untuk mewujudkan beberapa fasilitas untuk menunjang kehidupan bermasyarakat, diantaranya sebagai berikut:
No. Kegiatan Pembangunan Tahun Ket.
1 Masjid Ar-Rahmah Desa Labaha 1997 Swadaya
2 Pembangunan kantor/ balai desa 1998 Subsidi
3 Pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) 1.200
Meter 2008
PNPM - MP
4 Pembuatan PAH 10 Unit PNPM – MP
5 Pengerasan Jalan Usaha Tani (JUT) 1.200
Meter
2009 PNPM - MP
6 Pembangunan PAH 23 Unit
2010
PNPM - MP
7 Pembangunan gedung PAUD Marwasaji PNPM - MP
8 Pembangunan sumur gali 2011 World Bank
9 Pembangunan PAH 24 Unit
2012
PNPM - MP
10 Pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) 1.200
Meter
PNPM - MP
11 Pembangunan gedung posyandu 2013 PNPM - MP
12
2.2. Kondisi Umum Desa
2.2.1. Kondisi Geografis
A. Letak dan Luas Wilayah
Desa Labaha merupakan salah satu desa di Kecamatan Watopute berada di bagian Barat
Daya ibukota Kabupaten Muna yang berjarak 5,7 km dari pusat kota Raha (Ibukota Kabupaten Muna), dengan batas wilayah sebagai berikut:
1) Sebelah Utara, berbatasan dengan Desa Bungi
2) Sebelah Timur, berbatasan dengan Desa Masalili
3) Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Wali
4) Sebelah Barat, berbatasan dengan Kelurahan Wali
Luas wilayah Desa Labaha adalah 5,1 km2, yang terdiri dari pemukam, lahan pertanian, dan hutan. Hal inilah yang menjadi potensi salah satu mata pencaharian di desa sebagai
petani.
Letak Desa Labaha sangat strategis karena berada di jalan kabupaten penghubung antara
Kabupaten Muna dan Kabupaten Muna Barat. Hal ini membuat potensi di bidang
perdagangan berpeluang tumbuh.
B. Topografi dan Jenis Tanah
Desa Labaha merupakan daerah dataran rendah dengan bukit-bukit kecil batugamping yang membentang di beberapa tempat. Bukit-bukit tersebut banyak dimanfaatkan
sebagai lahan pertanian.
C. Iklim
Iklim Desa Labaha termasuk dalam iklim tropis. Musim hujan berkisar antara bulan
Oktober-April dan musim kemarau atau panas berkisar pada bulan Mei-September setiap tahunnya. Musim hujan banyak dimanfaatkan petani untuk bercocok tanam.
2.2.2.Demografi Desa
Gambaran Demografi merupakan gambaran kependudukan dalam arti luas terhadap perkembangan dan persebarannya. Oleh karena itu, jumlah penduduk yang besar merupakan modal dasar ang efektif bagi pembangunan yang berkelanjutan. Jumlah penduduk yang besar dan berkualtas dengan pertumbuhan yang teratur akan menjadi dasar dalam mencapai tujuan pembangunan.
1. Jumlah Penduduk
Berdasarkan Data Administrasi Pemerintah Desa, jumlah penduduk yang tercatat secara administrasi pada tahun 2022 berjumlah yang tersebar di 4 (empat) RT. Dari jumlah penduduk tersebut, jumlah laki-laki sebanyak jiwa dan perempuan sebanyak jiwa.
Tabel 1.
Jumlah Penduduk Tahun 2022
Dusun Laki-laki
(jiwa)
Perempuan
(jiwa)
Total
Jiwa
01 249 259 508
02 316 296 612
Jumlah 565 555 1.120
Sumber:
A. Jumlah Penduduk Menurut Wilayah dan Gender
Guna melakukan kebijakan yang berprespektif gender maka sangat diperlukan pengetahuan mengenai persebaran penduduk berdasarkan jenis kelamin. Kebijakan pada persebaran penduduk yang seimbang antara laki-laki dan perempuan sudah seharusnya berbeda dengan persebaran yang didominasi salah satunya, dengan demikian kebijakan yang diambil lebih efektif. Berikut jumlah penduduk Desa Labaha berdasarkan jenis kelamin per RT tercantum dalam tabel 2.
Tabel 2
Jumlah Penduduk Desa Labaha Menurut Jenis Kelamin per RT
Tahun 2022 (dalam jiwa)
NO Dusun RT laki-
laki(Jiwa)
Perempuan
(Jiwa) Jumlah
1 01 01 148 152 300
02 102 109 211
2 02 01 148 154 302
02 168 142 310
Jumlah 566 557 1.123
Sumber:
B. Jumlah Penduduk Menurut Umur
Guna menentukan kebijakan pembangunan secara tepat diperlukan pula data
kependudukan berdasarkan kelompok umur. Persebaran penduduk menurur umur
sangat diperlukan untuk mengambil kebijalan yang berkaitan dengan banyak sektor
diperlukan unutk mengambil kebijakan yang berkaitan dengan banyak sektor, seperti
tenaga kerja, pendidikan, dan lain-lain. dengan mengetahui sebaran penduduk
kelompok umur dominan di suatu wilawah maka dapat dilakukan kebijakan yang
lebih tepat dan efisien untuk pengembangan wilayah tersebut. Jumlah penduduk
Desa Labaha berdasarkan kelompok umur tahun 2022 tercantum dalam tabel 3.
Tabel 3.
Jumlah penduduk Desa Labaha berdasarkan kelompok umur Tahun 2022
No. Umur (Rentang) Jumlah Laki-laki Perempuan
1 <1 TAHUN 24 14 10
2 1 S/D 4 TAHUN 85 57 29
3 5 S/D 14 TAHUN 224 119 105
4 15 S/D 39 TAHUN 442 215 227
5 40 S/D 64 TAHUN 296 147 146
6 >65 TAHUN 52 21 31
Sumber:
C. Jumlah Penduduk Menurut Pendidikan
Jumlah penduduk menurut pendidikan dapat digunakan untuk mengetahui seberapa
banyak penduduk usia sekolah yang sudah memanfaatkan fasilitas pendidikan.
Jumlah penduduk Desa Labaha berdasarkan pendidikan tercantum dalam tabel 4.
Tabel 4.
Jumlah Penduduk Desa Labaha berdasarkan pendidikan
No PendidikanDalam KK Jumlah Laki-laki Perempuan
1 TIDAK / BELUM
SEKOLAH
2 TAMAT SD/
SEDERAJAT
283 125 158
3 TAMAT SMP/
SEDERAJAT
160 75 85
4 SLTA /SEDERAJAT 275 167 108
5 DIPLOMA II 6 6 0
6 AKADEMI/DIPLOMA
III/S. MUDA DIPLOMA
19 6 13
7 DIPLOMA IV/ STRATA I 114 48 66
8 STRATA II 6 5 1
9 STRATA III 0 0 0
TOTAL 863 432 431
Sumber:
Berdasarkan tabel diatas, pada tahun 2022 jenis pekerjaan penduduk sebagian besar
didominasi oleh
2.2.3.Kondisi Sosial Budaya
Keadaan sosial budaya berisikan data-data keadaan sosial masyarakat yang mencakup agama,
keadaan kesehatan, kemiskinan, serta penyandang masalah sosial.
2.2.3.1 Agama
Pada tahun 2022, jumlah penduduk Desa Labaha sebesar dan seluruhnya menganut agama
Islam. Data penduduk yang menganut agama dapat dilihat pada tabel 8.
Tabel 8
Jumlah penduduk berdasarkan jenis agama
No Dusun RT Islam Kristen Katolik Hindu Budha Lainnya
1 01
01 511 - - - - -
02 - - - - -
2 02
01 612 - - - - -
02 - - - - -
Jumlah 1.123 0 0 0 0 0
Sumber:
2.2.3.2 Keadaan Kesehatan
Usia harapan hidup merupakan alat untuk mengecaluassi keinerja pemerintah dalam
meningkatkan kesejahteraan penduduk pada umumnya dan meningkatkan derajat kesehatan
pada khususnya. Untuk mencapai umur harapan hidup yang baik maka upaya-upaya telah
dilakukan antara lain dengan Jumlah posyandu baik posyandu balita, lansia maupun pos
bindu di Desa Labaha terdiri dari Selain itu juga sebagai bentuk dukungan terhadap
pelaksanaan pembinaan kesehatan dan remaja di Desa Labaha terdapat kader Bina Keluarga
Balita (BKB), Bina Keluarga Lansia (BKL), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Pusat Informasi
dan Konseling Remaja (RIK-Remaja).
Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara saat setelah bayi dilahirkan sampai bayo belum berusia tepat satu tahun. Pada tahun 2021 dan 2022 di Desa terdapat bayi meninggal.Selain angka kematian bayi, angka kematian ibu juga digunakan untuk mengukur kesehatanmasyarakat. Pada tahun 2021 dan 2022 terdapat . daftar rincian jumlah AKI dan AKB di Desa Labaha seperti tercantum dalam tabel 9.
Tabel 9
Jumlah AKI dan AKB Desa Labaha
No Dusun Dusun Tahun 2020 Tahun 2021
AKI AKB AKI AKB
1 01 01 0 0 0 0
02 0 0 0 0
2 02 01 0 0 0 0
02 0 0 0 0
Jumlah 0 0 0 0
Sumber:
Upaya pencegahan kematian bayi da ibu yang dilakukan Pemerintah Desa Labaha antara
lain:
1) Partisipasi masyarakat melalui pemberdayaan kader sehat desa (PPKBD dan Sub
PPKBD) untuk pendampingan ibu hamil beresiko tinggi.
2) Kegiatan-kegiatan kelas ibu hamil dan pemberian makanan tambahan ibu hamil.
Persentase balita gizi buruk adalah persentase balita yang memiliki status gizi buruk
terhadap jumlah balita. Standar yang digunakan untuk menilai status gizi balita dilihat dari
berat badan menurut umur. Pada tahun 2022, angka gizi buruk di Desa Labaha mencapai %
dari jumlah balita sebanyak balita. Upaya yang dilakukan untuk menanggulangi kasus
balita gizi buruk, pemerintah Desa Labaha bekerja sama dengan Puskesmas Watopute
melakukan pendampingan, serta melalui APBDesa memberikan bantuan.
A. Fasilitas Jamban/MCK
Rumah tinggal berakses jamban atau MCK sekurang-kurangnya mempunyai akses
untuk buang air besar maupun kecil yang memenuhi syarat kesehatan. Pada tahun 2022
sebagian besar masyarakat sudah mempunyai jamban/MCK, namun
B. Jumlah Penduduk Menurut Wilayah dan Jenis Penyakit
Jumlah angka kesakitan atau kasus penyakit pada dua tahun terakhir di Desa Labaha
sebagaimana tercantum dalam tabel 10.
Tabel 10
Jumlah angka kesakitan dan penyakit
No JenisPenyakit 2021 2022
1 Covid-19 0 0
2 Malaria 0 0
3 Demam Berdarah 0 0
4 Muntaber 0 0
Jumlah 0 0
Sumber:
2.2.3.3 Kemiskinan
Kemiskinan merupakan ketidakmampuan penduduk dari sisi ekonomu untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makananyang diukur sisi pengeluaran. Angka kemiskinan adalah persentese penduduk yang masuk kategori miskin terhadap jumlah penduduk. Penduduk miskin dihitung berdasarkan garis kemiskinan. Garis kemiskinan
adalah nilai rupiah pengeluaran per kapita setiap bulan untuk memenuhi standar minimum
kebutuhan-kebutuhan konsumsi pangan dan non pangan yang dibutuhkan oleh inpidu
untuk hidup layak.
Berdasarkan data yang dimiliki, jumlah penduduk miskin Desa Labaha pada tahun 2021-
2022 dapat dilihat dalam tabel 11.
Tabel 11
Jumlah KK miskin Desa Labaha
No Tahun Jumlah
KK
Jumlah KK
Miskin Persentase
1 2021
2 2022
Sumber:
Masalah utama di Desa Labaha adalah tingkat kemiskinan berkaitan erat dengan ketidak
mampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dan keperluannya seperti bahan
makanan pokok dan rumah layak huni.
Permasalahan rumah layak huni adalah satu rumah ditempati oleh lebih dari satu kepala
keluarga, karena setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan
mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehar, yang merupakan kebutuhan dasar
manusia.
Sebagai upaya penanganan kemiskinan yang telah ada di Desa Labaha, diantaranya melalui Program
Tabel 12
Jumlah penyandang cacat fisik dan mental
No Dusun RT Penyandang Cacat Cacat Mental
1 01 01 2 2
02 0 0
2 02 01 0 0
02 4 2
Jumlah 6 4
Sumber:
2.2.4. Kondisi Perekonomian Desa
Kekayaan sumber daya alam yang ada di Desa Labaha sangat mendukung baik segi perkembangan ekonomi maupun sosial budaya. Kondisi ekonomi menggambarkan tentang perekonomian masyarakat dan mata pencaharian penduduk, pendapatan desa, tingkatpengangguran, dan perekonomian desa.
2.2.4.1 Mata Pencaharian Penduduk
Guna menentukan kebijakan pembangunan secara tepat diperlukan pula data mata
pencaharian penduduk. Mata pencaharian penduduk penduduk merupakan salah satu
faktor penting yang menentukan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Data mata
penduduk Desa Labaha tahun 2022 dapat dilihat dalam tabel 13.
Tabel 13.
Jumlah mata pencaharian penduduk Desa Labaha tahun 2022
No Pekerjaaan Jumlah
1 ASN/TNI/POLRI 35/3/2
2 Karyawan 5
3 Wiraswasta 89
4 Petani/Pekebun 46
5 Tukang Batu 9
6 Tukang Kayu 24
7 Pensiunan 19
8 Pelajar/Mahasiswa 480
9 Jasa
10 Pedagang 2
11 Ibu Rumah Tangga 211
12 Lain lain
13 Belum/TidakBekerja
Jumlah
Sumber:
Statistik Kampung
Jumlah Jiwa 1496
Jumlah Kepala Keluarga 293
Jumlah PUS 155
Keluarga yang Memiliki Balita 91
Keluarga yang Memiliki Remaja 101
Keluarga yang Memiliki Lansia 47
Jumlah Remaja 176
Total
90Total 65
Status Badan Pengurus

Sarana dan Prasarana

BKB
Bina Keluarga Balita (BKB)
Ada

BKR
Bina Keluarga Remaja (BKR)
Ada

BKL
Bina Keluarga Lansia (BKL)
Ada

UPPKA
Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
Ada

PIK R
Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
Ada

Sekretariat KKB
Sekretariat Kampung KB
Ada

Rumah Dataku
Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Ada
Dukungan Terhadap Kampung KB
Sumber Dana |
Ya,
Swadaya Masyarakat |
Kepengurusan/pokja KKB | Ada |
SK pokja KKB | Ada |
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan |
Ada,
Jumaniar ,S.Pd 199709122023212014 |
Regulasi dari pemerintah daerah |
Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota SK Kecamatan tentang Kampung KB SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB |
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB | Ada |
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB |
11 orang pokja terlatih dari 11 orang total pokja |
Rencana Kegiatan Masyarakat | Ya |
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan |
Ya,
PK dan Pemutahiran Data Data Rutin BKKBN |
Mekanisme Operasional
Rapat perencanaan kegiatan | Ada, Frekuensi: Triwulan |
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan | Ada, Frekuensi: Triwulan |
Sosialisasi Kegiatan | Ada, Frekuensi: Bulanan |
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan | Ada, Frekuensi: Bulanan |
Penyusunan Laporan | Ada, Frekuensi: Bulanan |