Gambaran Umum


Sejarah Desa

                  Sebelum terbentuknya Desa Definitif,Desa Korobhera merupakan satumkesatuan wilayah dalam Pemerintahan Hamente Nualolo.Setelah berakhirnya Pemerintahan Hamente,Desa Korobhera merupakan bagian dalam wilayah Pemerintahan Desa Bhera,dimana saat itu di kenal dengan Dusun Wara.Seiring perjalanan waktu dan oleh karena wilayah Dusun Wara yang cukup luas dengan jumlah penduduk yang cukup banyak,maka pada tahun 1997,diinisiatifkan pemekaran Desa Baru dengan nama Desa Korobhera.

Nama Desa Korobhera diambil dari nama leluhur pertama yang mendiami tanah ulayat adat Bhera yang kekuasaan wilayahnya meliputi Desa Bhera,Desa Dobo,dan Desa Korobhera sendiri.Perjuangan Pemekaran Desa diprakarsai oleh beberapa tokoh masyarakat,tikoh adat dan tokoh pendidikan.Diplomasi dan komunikasi yang intens dengan Pemerintahan Desa Induk (Desa Bhera),Pemerintah kecamatan serta Pemerintah DaerahKabupaten Sikka,akhirnya membuahkan hasil manis,yaitu pada tahun 1999,Desa Korobhera menjadi Desa definitif,pemekaran dari Desa Bhera.Hal ini dimaksudkan sebagai upaya percepatan pelayanan pembangunan Desa serta menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam Pembangunan Desa.

Desa Korobhera terletak di sebelah utara Kabupaten Sikka dan merupakan satu satunya Desa Pesisir pantai dalam wilayah Kecamatan Mego.Oleh karena letak geografis yang demikian ,penduduk Desa Korobhera cukup heterogen,baik dari aspek mata pencaharian ,agama dan suku.Penduduk Desa Korobhera sebagian kecil merupakan penganut agama Islam dan sebagian besarnya Agama Katholik.Mata Pencaharian Masyarakat Desa juga beragam,yaitu nelayan,petani,dan sebagian kecil sebagai pedagang dan pegawai pemerintah.

                     Desa Korobhera merupakan salah satu Desa di Kecamatan Mego,Kabupaten Sikka,Propinsi Nusa Tenggara Timur  memiliki luas 13,5 km2,ketinggian >500.Secara Geografis Desa Korobhera berbatasan dengan wilayah sbb:

1.Sebelah Utara,berbatasan dengan Desa Bhera dan Desa Dobo Kecamatan Mego

2.Sebelah Timur,berbatasan dengan Desa Koli Detung Kecamatan Lela

3.Sebelah Selatan,berbatasan dengan Laut Sawu

4.Sebelah Barat,berbatasan dengan Desa paga,Kecamatan Paga.

Desa Korobhera sebagai sebuah Desa Kampung KB, terletak di bagian barat lintang selatan dari kabupaten Sikka dan merupakan salah satu desa dari 12 desa yang berada di wilayah kecamatan Mego.

Secara Administratif,wilayah Desa korobhera terdiri dari 3  Dusun,6 Rukun Warga dan 12 Rukun Tetangga.

Desa korobhera masih menyandang predikat sebagai Desa tertinggal, dan sebagian besar masyarakatnya hidup sebagai masyarakat pra sejahtera. Dari segi program keluarga berencana, animo dan kesertaan pasangan usia subur dalam ber KB juga masih sangat minim 

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
1266
Jumlah Kepala Keluarga
330
Jumlah PUS
185
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
116
Keluarga yang Memiliki Remaja
124
Keluarga yang Memiliki Lansia
80
Jumlah Remaja
239
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
79
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
106

Status Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Tidak Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
BERNADIA TITI AMBARAWATI,S.KM
198305182011012002
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 7 orang pokja terlatih
dari 23 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Setiap 3 bulan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Setiap 6 bulan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: