Profil

Pondok Kelapa

Gambaran Umum


1. Sejarah  Berdirinya Desa Pondok Kelapa
Desa Pondok Kelapa terletak di jalur lintas bengkulu menuju propinsi sumatera barat, dengan jarak tempuh ke pusat kecamatan hanya lima belas menit ditempuh dengan kendaraan bermotor, dipusat kecamatan terletak puskesmas, pos polisi, koramil, perbankkan, kantor pos, pusat pemerintahan tingkat kecamatan dan jarak tempuh ke provinsi ? sekitar 30 menit dengan jarak 22 kilo meter dari Desa Pondok Kelapa. Maka, takkan heran jika Desa ini merupakan desa penyangga kota.
Desa pondok kelapa bermula merupakan wilayah kerajaan sungai lemau (balai buntar) yang meliputi sungai hitam hingga pondok kelapa.
Asal mula nama desa pondok kelapa memiliki sejarah  tersendiri, yakni berasal dari sebuah hikayat yang ceritanya sebagai berikut :
1. Di simpang PT. BIO dahulunya, hasil hutan seperti kayu bakar, pancang pagar, atap daun rumbia, batu bata, dari desa menuju tempat penjualan yakni pasar yang jaraknya 22 kilo dari desa, bahkan sebaliknya mereka juga membawa segala macam kebutuhan pokok yang dibutuhkan warga yang dibeli di pasar (BENGKULU) selain dari pada itu di sekitar simpang PT. BIO pada zaman dulu terkenal juga dengan nama Ulu Danau dan menjadi semacam persimpangan yang menemukan antara Desa yang menghasilkan berbagai jenis hasil hutan menggonakan gerobak/pedati yang ditarik oleh sapi/kerbau dari segala penjuru baik dari pondok kelapa, kerkap, lais, bahkan dari daerah ketahun. Dan tempat ini merupakan wilayah persinggahan para pedagang guna istirahat melepas lelah dan makan sebelum mereka melanjutkan perjalanan, kendaraan ini masih digunakan hingga tahun 1985.
2. Nama desa sebelum Pondok Kelapa adalah Sungai Lemau yang letak pusat pemerintahannya ada di Desa Pondok Kelapa I.
3. Pada Tahun 1950 Sungai Lemau berubah menjadi Pondok Kelapa.
4. Pada tahun 1950 berdiri Kecamatan Pondok Kelapa.
5. Pertama terbentuk, wilayah Desa Pondok Kelapa meliputi Ulu Danau, Tanjung Sakti, Pondok Kelapa 1, Pondok Kelapa 2 dan Pall 8.

Daftar nama Depati/Kades Pondok Kelapa yang menjabat sejak tahun 1950 s.d 2021 adalah sebagai berikut :

Tabel 1. Daftar nama Depati/kades Pondok Kelapa yang menjabat sejak tahun 1950 s.d 2021.
No    Nama    Masa Jabatan    Nama Jabatan    Wilayah Pemerintahan
1    ABDULAH    s.d 1950    Depati    Pondok Kelapa
2    MUKMIN    1950 s.d 1965    Depati    Pondok Kelapa
3    ABDUL HUSIN    1965 s.d 1991    Kades    Pondok Kelapa
4    Z. ARIFIN    1991 s.d 1993    PJS    Pondok Kelapa
5    MUSTIKA    1993 s.d 2002    Kades    Pondok Kelapa
6    IMAM JAYA    2002 s.d 2008    Kades    Pondok Kelapa
7    MARDIANA    2008 s.d 2014    Kades    Pondok Kelapa
8    TAHULANI    2014 s.d 2015    PJS Kades    Pondok Kelapa
9    WISTA AR    2016 s.d 2021    Kades    Pondok Kelapa
10    ANDI KARYAWAN, ST    2017    PLH. Kades    Pondok Kelapa
11    TAHULANI, S.Sos    2017    PJS. Kades    Pondok Kelapa
12    ALAMSYAH    2017 s.d 2021    Kades    Pondok Kelapa

Tabel 2. Sejarah Perkembangan Desa

KEJADIAN YANG BAIK    DAN KEJADIAN YANG BURUK
1. 1940    Awal mula Desa Pondok Kelapa ada mempunyai pemimpin sendiri    Warga desa masih sangat terbatas dan masih merupakan kerabat dekat /masih keluarga besar satu rumpun keluarga.
2. 1941-1942    Sudah terbentuk system pemerintahan yang mulai berjalan seadanya    Sekitar tahun inijuga terjadi perang melawan pasukan belanda dan belanda banyak yang tewas karna dilawan oleh masyarakat yang tidak mau di jajah oleh Belanda . sehingga Belanda melakukan serangan balik dan warga banyak yang lari sehingga belanda membumi hanguskan rumah-rumah penduduk hanya ada sekitar empat buah rumah penduduk yang tersisa, dan penduduk banyak yang mengungsi  kedaerah sungai kotong sebagai basis pengungsian dan sebagai basis pertahanan.
3. 1943    -    Selama tahun ini ( 1943 ) para pengungsi bertahan hidup dengan bahan makanan yang sangat terbatas, sehingga banyak yang mati kelaparan, sakit dan mabuk akibat mencoba memakan gadung di karenakan perbekalan atau bahan makanan sulit didapat
4. 1944    Pasukan Belanda telah pergi dari wilayah ini,dan para pengungsi berangsur-angsur kembali kedesa    Masyarakat kembali menata tempat bermukim dibekas tempat tinggal mereka yang telah di bumi hanguskan oleh Belanda
5. 1945    Kemerdekaan telah di rasakan oleh masyarakat    -
6. 1965    Pada masa ini sistem Pemerintahan mulai di atur kembali    Kondisi keamanan kembali terganggu karna adanya pemberontakan PRRI yang menimbulkan adanya tentara hitam dan masa ini Pemerintahan desa kembali kurang tertata akibat masa-masa perang
7. 1976    Pada masa ini Daerah Pondok Kelapa menjadi minat para warga dari luar daerah untuk datang dan menetap di Pondok Kelapa  Banyak pendatang baru yang ingin menetap di Desa Pondok Kelapa dan mohon izin dengan Depati agar diberi lahan perkebunan untuk di garap, ada yang datang dari Daewrah Jawa, Padang, Rejang, Selatan dll
8. 1984    Lahirnya transmigrasi swakarsa    -
9. 1985    Adanya Kunjungan Mentri Tenaga Kerja RI yaitu   SUDOMO    -
10. 1986    Adanya Kunjungan Ketua AMPI Pusat yaitu AGUNG LAKSONO    -
11. 1986    Pembangunan Kantor Pos    -
12. 1986    Adanya kunjungan wakil Jaksa Agung  RI    -
13. 1986    Adanya Kunjungan Mentri Transmigrasi  RI  yaitu   MARTONO    -
14. 1991    Penunjukan Pelaksana Jabatan Sementara Kades Pondok Kelapa yaitu Z. ARIFIN    -
15. 1993    Pemilihan Kepala Desa yang dilaksanakan dengan cara Demokrasi dan terpilih  MUSTIKA sebagai kepala Desa Pondok Kelapa    
16. 1995    Pada masa pemerintahan Bapak MUSTIKA dilakukan penataan penduduk dan kelembagaanya dan penataan pertanahan serta perkembangan desa secara pesat.    -
17. 1996    Menjadi Juara II Posyandu Tingkat provinsi Bengkulu    -
18. 1998    Adanya pembuatan sertifikat tanah secara swadaya murni oleh masyarakat    -
19. 2000    -     Terjadi Gempa Bumi 7,3 SR yang meluluh lantakan rumah-rumah penduduk, sehingga banyak rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah bahkan  roboh
20. 2002    Pemilihan Kepala Desa Pondok Kelapa secara Demokrasi dan terpilih  IMAM JAYA NEGARA Sebagai kepala  Desa Pondok Kelapa   
21. 2007    -    Terjadi Musibah Gempa Bumi kembali yang cukup dahsyat dan meluluh lantakkan rumah-rumah penduduk dan disertai dengan isu akan terjadinya Sunami sehingga membuat resah para penduduk dan banyak warga yang mengungsi kedaerah yang lebih tinggi, kejadian tersebut bertepatan awal bulan Ramadan yang terjadi pada sore hari.
22. 2007    Setelah terjadi musibah Gempa bumi banyak bantuan berdatangan dari berbagai pihak baik dari swasta maupun pemerintah dan bantuan tersebut beraneka ragam mulai dari tenda, selimut, makanan dan pemerintah member kompensasi yang bervariasi bagi warga yang rumah tinggalnya roboh, rusak berat dan rusak ringan.    -
23. 2007    Pemerintah mulai membangun infrastruktur yang rusak akibat gempa    -
24. 2008    Pemilihan Kepala desa yang dilakukan dengan demokrasi dan terpilih  MARDIANA Sebagai kepala Desa Pondok Kelapa    -
25. 2009    Mendapat bantuan gedung SD dari PNPM- Mpd     
26. 2011    -    Mendapat bantuan Gedung MDA dari PNPM- Mpd
-    Bantuan MCK dari Dinas PU Kab Bengkulu Tengah    
27. 2013    Mendapat bantuan jalan telford dari PNPM – Mpd di Dusun Pal VIII    -
28. 2013    Mendapat pembangunan Kantor Desa dari pemerintah Bengkulu Tengah    -
29. 2011-2014    Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan mendirikan Tempat Pelelangan Ikan ( TPI ), Pasar ikan, Gudang Nelayan, Pelabuhan Nelayan dan pertamina khusus Nelayan.     -
30. 2015    Pembangunan Jalan Rabat Beton Dusun Pondok Kelapa II, Dusun Tanjung Sakti Dan Dusun Simpang Bliben yang bersumber dari Dana Desa    
31. 2015    Pemilihan Kepala Desa Periode Tahun 2016 – 2021    
32. Terpilihnya Saudara. WISTA. AR. Sebagai Kepala Desa pondok Kelapa Periode 2016 -2021    
33. 2016 Mendapat Bantuan Kursi Plastik dan Meja dari PT. Bio Nusantara Teknologi    
34. Terjadi banjir di dusun pallapan yang menggenangi 3 unit rumah warga
35. Pembangunan Jalan Rabat beton di Dusun Simpang bliben 2 titik, Tanjung Sakti 1 titi, Pembangunan siring drainase/pembuangan limbah rumah tangga di dusun pd kelapa 1 dan pondok kelapa 2    
36. Penjaringan perangkat desa pondok kelapa    
37. Terjadi musibah kebakaran 1 unit rumah dan ruko milik Saut simarmata di dusun tanjung sakti pd kelapa
38. Pemilihan Pelksana Tugas Kadun Pallapan    
39. Pelantikan perangkat desa pondok kelapa (SK Terlampir)    
40. 2017   Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Pondok Kelapa mengingat telah meninggal Dunia Kepala Desa An. WISTA AR pada tanggal 25 Februari 2017    
41. Terpilihnya Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Pondok Kelapa Saudara ALAMSYAH Periode 2017-2021    
42. 2018   Pembangunan Jalan Rabat Beton, Gang Rozi, Gang Martoni, Gang Sahru, Gang Buyung Beng
43. Pembangunan Balai POSYANDU Di Dusun Pondok Kelapa 1,
44. Pembangunan Pagar Paud Dusn Pondok Kelapa 2,
45. Pembuatan Jalan Telford Gang Damri Dan Gang Plamboyan.
46. Pembangunan Drainase/Siring Lingkungan Dusun Tanjung Sakti, Pondok Kelapa 2
47. Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu dan Pelantikan Kepala Desa Antar Waktu.    

Penduduk desa pondok kelapa berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda, dimana mayoritas penduduknya yang paling dominan penduduk asli (BENGKULU) selain dari itu ada juga pendatang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Madura, Bali, Sumatera Selatan, Medan, Aceh, Bengkulu Selatan, dan Suku Rejang. Sehingga tradisi-tradisi musyawarah untuk mufakat, gotong royong dan kearifan lokal yang lain sudah dilakukan oleh masyarakat sejak adaanya desa pondok kelapa dan hal tersebut secara efektif dapat menghindarkan adanya benturan-benturan antar kelompok di masyarakat.


2. Batas Wilayah    
Luas Wilayah Desa Pondok Kelapa 6792 Ha yang terdiri dari :
1.    Luas Pemukiman penduduk    : 4415 Ha
2.    Luas Prasarana umum / jalan    : 2377 Ha
Batas wilayah Desa Pondok Kelapa sebagai berikut :
1.    Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Padang Betuah
2.    Sebelah Timur berbatas dengan Desa Sundah Kelapa dan
Desa Harapan
3.    Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Pasar Pedati
4.    Sebelah Barat berbatasan dengan Samudra Hyndia

Desa Pondok Kelapa terdiri dari 5 Dusun dan 15 Rukun Tetangga (RT), dengan strukuturnya sebagai berikut :
1.    Dusun 01 Pal VIII
2.   Dusun 02 Pondok Kelapa 1
3.    Dusun 03 Pondok Kelapa 2
4.   Dusun 04 Tanjung Sakti
5.   Dusun 05 Simpang Bliben
Wilayah Desa Pondok Kelapa terdiri dari; Pemukiman 210 Ha, lahan Persawahan 175 Ha, lahan Perkebunan 5346 Ha, lahan Tegal/Ladang 145 Ha, Rawa-rawa 360 Ha, usaha Perikanan 10 Ha, sarana Jalan 42,5 Ha dan areal Perkantoran 50 Ha.
Iklim Desa Pondok Kelapa, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia mempunyai iklim Kemarau dan Penghujan, hal tersebut mempengaruhi langsung terhadap pola tanam pada lahan Perkebunan dan pertanian penduduk. Desa Pondok Kelapa berada di ketinggian 0-34 m dari permukaan Air Laut. Memiliki Curah Hujan rata-rata 283,49 Mm, Kelembapan 86,750, dan suhu rata-rata harian 23, 800 – 31,600.

3. Jumlah Penduduk
Desa Pondok Kelapa mempunyai jumlah penduduk ± 4.383  jiwa, yang terdiri dari :
1    Jumlah laki-laki            : 2191 orang
2    Jumlah perempuan        : 2192 orang
3    Jumlah total    : 4383 orang
4    Jumlah kepala keluarga    : 1251 KK
5    Kepadatan Penduduk    : 175,32 per KM

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

4376

Jumlah Kepala Keluarga

1251

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

282

Keluarga yang Memiliki Remaja

1121

Keluarga yang Memiliki Lansia

294

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

07 August 2019

BKB

07 August 2019

BKR

07 August 2019

BKL

07 August 2019

Kelompok UPPKS

07 August 2019

PIK-R

07 August 2019

Rumah Dataku

07 August 2019

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, APBD APBN

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada Ir Kusnarti Monica Kresentiana 1

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

15 orang pokja terlatih
dari 37 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data Data rutin BKKBN Potensi Desa Data Sektoral Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Tahunan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Tahunan