Profil

Sungai Bahalang

Gambaran Umum


BAB I

PENDAHULUAN

 

A. LATAR BELAKANG

Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk mengimplementasikan kegiatan prioritas program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga secara utuh dilini lapangan yang melibatkan seluruh bidang program KB dan bersinergi dengan Kementrian dan Lembaga, mitra kerja, stakeholder instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah serta dilaksanakan ditingkatan pemerintahan terendah.

Prinsip pengelolaan Kampung KB, direncanakan, diselenggarakan dan dievaluasi dari, oleh dan untuk masyarakat dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan program KB dan program pembangunan sektor lainnya sebagai upaya mewujudkan “ keluarga berkualitas”.

Dipilihnya Desa Sungai Bahalang Kecamatan Tapin Tengah sebagai Kampung KB sesuai dengan tujuan diselenggarakannya kampung KB yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui integrasi program Kependudukan, Keluarga Berencana, Pembangunan keluarga dengan pembanguan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan Keluarga Kecil Berkualitas.

Desa Sungai Bahalang Kecamatan Tapin Tengah memenuhi syarat dan kriteria sebagai penyelenggara kampung KB ditinjau dari prasyarat wajib pembentukan kampung KB, seperti tersedianya data kependudukan yang akurat, dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah, serta peran masyarakat yang berpartisifasi aktif.

Bertolak dari hal tersebut diatas  Kabupaten Tapin telah mendina-misasikan masyarakat desa berpartisipasi dalam pembangunan daerah pedesaan dan telah mampu mengaktualisasikan perannya dengan membentuk kader-kader kelompok kegiatan dalam membangun desa dalam rangka mendorong partisipasi pembangunan yang dikembangkan diantaranya seperti kegiatan wanita desa melalui Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga dengan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (Program Terpadu P2WKSS). Program Terpadu P2WKSS ini dilaksanakan ditingkat desa  Sungai Bahalang Kecamatan Tapin Tengah, hal ini berdasarkan Keputusan Bupati Tapin Nomor 188.45/046/KUM/2016 tentang Penetapan Desa Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera Kabupaten Tapin Tahun 2016

Program terpadu P2WKSS merupakan salah satu program peningkatan peranan wanita dalam pembangunan, yang berupaya untuk mengembangkan sumber daya manusia dan sumberdaya alam dan lingkungan untuk mewujudkan  dan mengembangkan keluarga sehat sejahtera dan bahagia dalam rangka membangun masyarakat Desa/Kelurahan, dengan wanita sebagai penggeraknya.

Berdasarkan pada kondisi daerah, potensial, kondisi, permasalahan, tantangan dan peluang dalam pembangunan daerah, maka visi pembangunan Kabupaten Tapin dalam 5 (lima) tahun yaitu tahun 2013-2017 adalah :

”Terwujudnya Tapin Mandiri dan Sejahtera Yang Agamis”

Dalam upaya mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Tapin tersebut dengan melaksanakan 5 (lima) misi Pembangunan Kabupaten Tapin sebagai berikut :

1.      Meningkatkan pembinaan keagamaan degan mengutamakan partisipasi masyarakat di bidang sosial budaya keagamaan.

2.      Mengedepankan prinsip good governance  untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

3.      Pengembangan sumber daya manusia berkualitas melalui peningkatan derajat kesehatan dan derajat pendidikan individu dan masyarakat.

4.      Pemerataan dan keseimbangan pembangunan secara berkelanjutan dengan meningkatkan investasi dan pemanfaatan sumberdaya alam secara rasional, efektif efisien untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah dan perluasan lapangan kerja.

5.      Pengembangan perekonomian yang bertumpu pada perluasan pembangunan infrastruktur perdesaan dan perkotaan untuk pengembangan pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan dengan penekanan pada peningkatan pendapatan masyarakat.

 

Dalam upaya mengimplemantasikan visi dan misi pengembangan Kabupaten Tapin tersebut perlu melibatkan semua komponen yang ada didaerah untuk bekerjasama dan bermitra. Peran aktif segenap lapisan masyarakat Kabupaten Tapin dalam pembangunan harus lebih ditingkatkan, merata dan berkualitas dalam memikul beban dan tanggung jawab pembangunan, maupun dalam menikmati hasil pembangunan itu sendiri.

B. DASAR PELAKSANAAN

         1.     Undang-Undang Dasar 1945

         2.  Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah

        3.     Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Pereimbangan      Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

        4.     Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2005 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

        5.     Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

        6.     Surat Ederan Menteri Dalam Negeri tanggal 11 Januari 2016 Nomor : 440 / 70 / SJ. Perihal Pencanangan dan Pembentukan Kampung KB.

7.  Keputusan Bupati Tapin Nomor : 188.45 /          / KUM / 2016 tentang Penetapan Desa Kampung  Keluarga Berencana Kabupaten Tapin Tahun 2016 .

C. TUJUAN

        Tujuan Pembuatan Profil Kampung KB Sungai Bahalang Kecamatan Tapin Tengah  Kabupaten Tapin ini adalah sebagai berikut :

1.           Laporan pelaksanaan dan gambaran kegiatan Kampung KB Kabupaten Tapin di Desa Sungai Bahalang Kecamatan Tapin Tengah

2.           Acuan dalam pembinaan terpadu oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Tapin, TP PKK Kabupaten Tapin, TP PKK Kecamatan Tapin Tengah, TP PKK Desa Sungai Bahalang serta Instansi terkait baik dari Provinsi maupun Kabupaten.

3.           Untuk Mempercepat pembangunan desa dan mendorong kemandirian masyarakat desa dalam melaksanakan program pembangunan di desa.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

GAMBARAN UMUM  LOKASI

A.    GAMBARAN UMUM KABUPATEN TAPIN, KECAMATAN TAPIN TENGAH DAN DESA SUNGAI BAHALANG.

 

1.      GAMBARAN UMUM KABUPATEN TAPIN

Kabupaten Tapin pada awalnya merupakan bagian dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang kemudian memisahkan diri pada tahun 1965. Kabupaten dibentuk dengan undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Tanah Laut, Daerah Tingkat II Tapin dan Daerah Tingkat II Tabalong. Dengan mengubah Undang-Undang Nomor 27 tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 3 tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan. Berdasarkan peraturan tersebut Kabupaten Tapin berkedudukan di Rantau dan terdiri dari 6 kecamatan, yaitu Kecamatan Tapin Utara, Tapin Tengah, Binuang, Candi Laras Utara, dan Candi Laras Selatan. Pada saat ini Kabupaten Tapin mempunyai 12 Kecamatan yang terdidi dari 126 desa dan 9 kelurahan.

Secara Geografis Kabupaten Tapin terletak diantara 2°11”40”-3°11”50” Lintang Selatan dan 114°4”27”-115°3”20” Bujur Timur, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

Ø   Sebelah Timur                      :  Kabupaten Banjar

Ø   Sebelah Barat                       :  Kabupaten Barito Kuala

Ø   Sebelah Selatan                    :  Kabupaten Banjar

Ø   Sebelah Utara                       :  Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Kabupaten Tapin mempunyai luas 2.093,80 KM², yang merupakan 4,23 % dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

                  Peta Orientasi Kabupaten Tapin terhadap Provinsi Kalimantan Selatan dan batas administrasi Kabupaten Tapin dapat dilihat pada peta di bawah ini :

 

 

 

 

 

2.      GAMBARAN UMUM KECAMATAN TAPIN TENGAH

                Kecamatan Tapin Tengah dengan luas wilayah dari luas wilayah Kabupaten Tapin berbatasan dengan :

Ø  Sebelah Utara                        : Bakarangan

Ø  Sebelah Selatan                     : Tapin Selatan

Ø  Sebelah Timur                        : Candi Laras Selatan

Ø  Sebelah Barat                        : Tapin Utara

Jumlah Penduduk Kecamatan Tapin Tengah pada tahun 2015 berjumlah 17.202 jiwa terdiri dari 8.737 penduduk laki-laki dan 8.465 Penduduk perempuan, yang terbagi pada 17 desa Yaitu :

1.      Desa Pandahan

2.      Desa Pematang Karangan Hilir Desa

3.      Desa Hiyung

4.      Desa Andhika

5.      Desa Sukaramai

6.      Desa Tirik

7.      Desa Kepayang

8.      Desa Batang Lantik

9.      Desa Mandurian Hilir

10.  Desa Sungai Bahalang

11.  Desa Papagan Makmur

12.  Desa Pandulangan

13.  Desa Labung

14.  Desa Mandurian

15.  Desa Serawi

16.  Desa Pematang Karangan Hulu

17.  Desa Pematang karangan

 

Peta Kecamatan Tapin Tengah

 


     

 

 

 

 

 

 

3.      GAMBARAN UMUM DESA SUNGAI BAHALANG

         1.   KEADAAN GEOGRAFIS

                           Luas wilayah Desa Sungai Bahalang, Kecamatan Tapin Tengah 1.446,75 ha, berjarak 4 Km dari kota kecamatan dan 15 Km dari kota Kabupaten, dan 123 Km dari kota Propinsi, sedangkan keadaan wilayah berada didataran rendah. Batas wilayah Desa Sungai Bahalang adalah :

Ø   Sebelah Utara               : Desa Pematang Karangan, Kec. Tapin

                                                 Tengah.

Ø   Sebelah Selatan            : Desa Sukaramai, Kec. Tapin Selatan.

Ø   Sebelah Timur             : Desa Andhika, Kec. Tapin Tengah

Ø    Sebelah Barat              : Desa Papagan Makmur, Kec. Tapin

                                               Tengah.

            Secara administratif Desa Sungai Bahalang menjadi 4 Rukun Tetangga (RT)  dan 2 Rukun Warga (RW).

 

 

 

 

 

 

 


                  2.   KEADAAN DEMOGRAFI

             1.       JUMLAH PENDUDUK

         Kependudukan merupakan salah satu elemen dasar yang berkaitan dengan wilayah. Perkiraan mengenai kependudukan menurut berbagai karakteristik jumlah dan komposisi penduduk pada suatu wilayah merupakan input dari pembangunan yang sangat penting bagi rencana-rencana seperti permintaan akan barang atau jasa pelayanan, serta kebutuhan akan lahan masa yang akan datang. Dalam kegiatan pelaksanaan  pembangunan penduduk merupakan faktor penentu karena berperan sebagai pelaku sekaligus sasaran pembangunan. Oleh karena itu pengelolaan penduduk perlu diarahkan pada pengendalian kuantitas dan peningkatan kualitas sehingga mempunyai ciri dan karakteristik yang menunjang kegiatan pembangunan.

         Jumlah penduduk Desa Sungai Bahalang berdasarkan registrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah berjumlah 928 Jiwa, dengan perbandingan  Laki-Laki = 463 jiwa dan Perempuan 465 jiwa atau sebanyak 299 KK untuk lebih jelasnya dapat dilihat data di bawah ini  :

TAHUN 2014

-  Jumlah Penduduk                            :   895 Orang

-  Jumlah Penduduk Laki-Laki            :   446 Orang

-  Jumlah Penduduk Perempuan          :   449 Orang

-  Jumlah Kepala Keluarga                  :   290 KK

-  Jumlah KK Laki-Laki                      :   263 KK

-  Jumlah KK Perempuan                    :  27 KK

 

TAHUN 2015

-  Jumlah Penduduk                           :   918 Orang

-  Jumlah Penduduk Laki-Laki            :   458 Orang

-  Jumlah Penduduk Perempuan          :   460 Orang

-  Jumlah Kepala Keluarga                  :   298 KK

-  Jumlah KK Laki-Laki                      :   269 KK

-  Jumlah KK Perempuan                    :   29 KK

 

TAHUN 2016

-  Jumlah Penduduk                            :   928 Orang

-  Jumlah Penduduk Laki-Laki            :   463 Orang

-  Jumlah Penduduk Perempuan          :   465 Orang

-  Jumlah Kepala Keluarga                  :  298 KK

-  Jumlah KK Laki-Laki                      :   269 KK

-  Jumlah KK Perempuan                    :   29 KK

 

                        2.    USIA

            Jumlah penduduk menurut kelompok umur dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel kelompok usia warga Desa Sungai Bahalang

 

 

No

Uraian

Tahun

2014

2015

2016

L

P

L

P

L

P

  1.

0-4 Th

58

69

61

72

63

75

  2.

15-19 Th

32

54

33

55

35

56

  3.

13-18 Th

41

42

46

45

47

45

  4.

19-50 Th

249

210

250

214

250

215

  5.

> 50 Th

66

74

68

74

68

74

TOTAL

446

449

458

460

463

465

 

                           TAHUN 2016        

         Tabel uraian tingkatan usia warga Desa sungai Bahalang tahun 2016 :

Usia

Laki-Laki

Perempuan

0-12 Bulan

12

10

1 Th

7

12

2

7

11

3

8

12

4

10

7

5

12

8

6

7

10

7

6

7

8

4

9

9

4

10

10

5

10

11

10

10

12

9

10

13

8

10

14

5

8

15

8

6

16

10

5

17

9

7

18

7

5

19

11

9

20

11

12

21

10

9

22

15

6

23

10

10

24

9

5

25

5

10

26

8

15

27

7

10

28

5

5

29

4

7

30

6

6

31

9

4

32

5

5

33

4

7

34

5

5

35

5

3

36

10

8

37

5

5

38

8

7

39

4

9

40

6

3

41

7

7

42

5

8

43

10

15

44

25

9

45

23

6

46

4

3

47

3

5

48

4

2

49

3

5

50

4

6

51

5

5

52

4

5

53

3

3

54

5

4

55

4

4

56

3

5

57

3

0

58

2

3

59

1

4

60

1

2

61

2

5

62

3

2

63

5

3

64

2

4

65

1

2

66

3

1

67

2

2

68

2

1

69

2

2

70

5

1

71

4

4

72

0

4

73

0

1

74

1

0

75

0

0

>75

1

1

Total

463

465

3.    PENDIDIKAN

            Uraian jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada tabel dibawah ini  :

TAHUN 2016

   Tabel tingkat pendidikan yang terjadi di Desa Sungai Bahalang tahun 2016

Tingkat Pendidikan

Laki-laki

Perempuan

Belum Sekolah

12

11

TK/Play Group

16

17

Masih sekolah

119

132

Tamat SD Sederajat

184

183

Tamat SLTP Sederajat

35

42

Tamat SLTA Sederajat

15

8

Tamat S I

2

 

Tidak Tamat SD Sederajat

30

33

Tidak Tamat SLTP Sederajat

10

11

Tidak Tamat SLTA Sederajat

4

2

Tidak Pernah Sekolah

36

26

 

4.      MATA PENCAHARIAN POKOK

         Tabel Mata Pencaharian Pokok Warga Desa Sungai Bahalang

                           Jenis Pekerjaan

Laki-Laki

Perempuan

Petani

225

200

Pegawai Negeri Sipil

3

0

Pedagang Keliling

10

0

Montir

2

0

Bidan Swasta

0

3

Karyawan Perusahaan Swasta

87

75

 

                  5.      SARANA AGAMA, PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN   EKONOMI

a.        SARANA AGAMA

Penduduk Desa Sungai Bahalang keseluruhan beragama islam , dan untuk memberi kenyamanan beragama keagamaan yang dilaksanakan kegiatan yang bernafaskan islam, seperti majlis ta’lim/pengajian, yasinan, maulid, dan lain sebagainya.

                           b.      SARANA PENDIDIKAN

Untuk menunjang kegiatan pendidikan di Desa Sungai Bahalang terdapat sarana pendidikan sebagai berikut            :

1.      TK/Taman Kanak-Kanak   :           1 buah

2.      SD/Sekolah dasar               :           2 buah

3.      Madrasah Ibtidaiyah          :           1 buah

4.      Walaupun sarana pendidikan di Sungai Bahalang   sampai jenjang SD, namun penduduk tetap melanjutkan sekolah yang lebih baik kejenjang SLTP, SLTA, bahkan Perguruan Tinggi keluar Desa atau Kota/Propinsi

                           c.      SARANA KESEHATAN

         Ketersediaan sarana kesehatan dan tenaga kesehatan dalam suatu wilayah sangatlah diperlukan, di Desa Sungai Bahalang ada petugas kesehatan yang bertugas/berada tinggal di Desa.,

         Untuk membantu warga masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di Desa Sungai Bahalang telah tersedia  :

Tabel sarana kesehatan dan tenaga kesehatan

Poskesdes

1 Unit

Posyandu

1 Unit

Bidan

1 orang

Penyuluh KB

1 orang

 

                           d.      SARANA EKONOMI

            Dalam rangka menggerakkan ekonomi Desa., di desa Sungai Bahalang juga dilengkapi dengan beberapa sarana ekonomi yang ada di Desa Sungai Bahalang  sebagai berikut:

Tabel sarana ekonomi di desa Sungai Bahalang, kecamatan Tapin Tengah :

No

Nama/Jenis Usaha

Jumlah/Unit

1.

Kelompok Simpan Pinjam

5

2.

Bumdes

1

3.

Toko/Kios

10

4.

Waserba

5

5.

Peternakan

1

6.

Pengecer Gas & BBM

2

7.

Tukang Kayu

10

8.

Tukang Batu

5

9.

Tukang Cukur

7

10.

Tukang Service Elektronik

2

11.

Tukang Pijat/Urut/Pengobatan Tradisional

9

 

Dilihat dari tahapan pencapaian tingkat kesejahteraan maka dikelompokkan atas 2 tahap seperti tabel berikut.

Tabel Tingkat Kesejahteraan Keluarga Desa Sungai Bahalang tahun 2014 s.d 2016

No

Tingkat Kesejahteraan

Jumlah Keluarga

2014

2015

2016

1.

Keluarga Pra Sejahtera

165

163

162

2.

Keluarga Sejahtera

125

135

137

Total Kepala Keluarga

290

298

298

 

BAB III

POTENSI DESA

A. PERTANIAN DAN PERKEBUNAN

1.      PENGGUNAAN LAHAN

       Desa Sungai Bahalang memiliki luas lahan seluas 2.046,75 ha/m2 yang terdiri dari 1.446,75 ha/m2 lahan alih guna dan 600 ha/m2 lahan basah/rawa untuk lebih rinci dapat dilihat pada tabel dibawah  :

Tabel Luas Wilayah Desa Sungai Bahalang menurut penggunaan :

Luas Pemukiman

43 ha/m2

Luas Persawahan

1.360 ha/m2

Luas Perkebunan

169 ha/m2

Luas Pekarangan

41 ha/m2

Luas Perkantoran

0,25 ha/m2

Luas Kuburan

0,5 ha/m2

Luas Prasarana Umum Lainnya

2 ha/m2

Lahan Basah/Rawa

600 ha/m2

Total Luas

2.046,75 ha/m2

                  

 

 

 

 

 

 

 

B. PETERNAKAN

1.      Jenis Populasi Ternak

Tabel populasi ternak di desa Sungai Bahalang

     Jenis Ternak

Jumlah Pemilik

Perkiraan Jumlah Populasi

 

Sapi

67 orang

173 ekor

 

Kerbau

1 orang

7 ekor

 

Ayam Kampung

261 orang

692 ekor

 

Bebek

5 orang

70 ekor

 

Kambing

2 orang

8 ekor

 

Kucing

35 orang

75 ekor

Burung

10 orang

40 ekor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


                            

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

KEGIATAN – KEGIATAN INTEGRASI YANG DILAKSANAKAN DI KAMPUNG KB SUNGAI BAHALANG

 

A.    KEGIATAN PKK

     TP PKK Desa Sungai Bahalang yang terdiri dari 4 kelompok kerja yakni POKJA I, POKJA II, POKJA III, POKJA IV memiliki kepengurusan sebanyak 20 orang. Sekretariat PKK berada di Gedung Kantor Desa Sungai Bahalang yang melaksanakan 10 Program PKK.

a. Umum

Dihayati dan diamalkan 10 program pokok PKK sebagai dasar peningkatan pemberdayaan kesejahteraan keluarga sesuai dengan kondisi Desa Sungai Bahalang dalam rangka mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera.

b.                    Khusus

Ø  Meningkatkan fungsi PKK Desa.

Ø  Lebih mantapnya pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Ø  Lebih tertibnya administrasi PKK.

Ø  Lebih meningkatnya jumlah dan mutu kader PKK.

1.         Kegiatan - Kegiatan TP PKK Kabupaten dan TP PKK Kecamatan

1.    Sekretariat

Dalam pengelolaan kesekretariatan, selain kegiatan perkantoran juga melaksanakan pembinaan administrasi dan organisasi gerakan PKK, adapun tugas dan perananan secretariat adalah sebagai berikut :

a.       Melakukam fungsi administrasi kesekretariatan yang berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan program dan kegiatan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) secara umum.

b.      Melakukan fungsi koordinasi dan pembinaan teknis administrasi

c.       Melakukan pengelolaan pelaporan kegiatan

d.      Pembinaan Desa P2WKSS Kerjasama Lintas Sektoral

e.       Penyusunan Laporan tahun pelaksanaan program kerja PKK Desa Sungai Bahalang tahun 2016

f.       Melaksanakan Tugas administrasi surat masuk, surat keluar dan surat keputusan

2.      POKJA I

a.       Penyuluhan PKBN (Pendidikan Keaksaraan Bela Negara) yang dilaksanakan didesa Binaan

b.      Pembinaan anak dan remaja (PAR) dengan melaksanakan penyuluhan tentang budi pekerti, moral agama dan sopan santun dalam keluarga

c.       Pembinaan Pusat Informasi dan Konsultasi Keluarga (PIK Keluarga)

d.      Melaksanakan Penyuluhan Orientasi HAM, KHA, KPDW, PKDRT, Traffiking, Perlindungan Anak dan Narkoba

e.       Mengadakan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

f.       Mengadakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW.

g.      Melaksanakan tadarus Al Qur’an di desa dan mengikuti di Sekretariat PKK Kecamatan Tapin Tengah selama bulan Ramadhan

h.      Melaksanakan kegiatan Seni Maulid Habsy

i.        Mengikuti Khataman massal Al Qur’an se Kabupaten Tapin yang terdiri dari para ibu-ibu dan remaja perempuan se Kabupaten Tapin.

j.        Meningkatkan kepedulian keluarga dan masyarakat untuk hidup bergotong royong, termasuk gotong royong kebersihan lingkungan.

k.      Pembinaan terhadap lansia melalui pembelajaran Keaksaraan Al Qur’an

l.        Mengikutsertakan sunatan massal se Kabupaten Tapin bagi keluarga yang kurang mampu

m.    Mengikuti Sosialisasi Sistem Pencatatan dan Pelaporan KDRT

n.      Mengikutsertakan kegiatan itsbat nikah  yang terdiri dari perwakilan dari Kecamatan se Kabupaten Tapin.

o.      Melaksanakan Penyuluhan Undang-Undang Perkawinan

p.      Melaksanakan Penyuluhan Dampak Perkawinan Usia Dini.

q.      Melaksanakan penyuluhan tentang kesetaraan gender

3.      POKJA II

a.       Mengikuti kegiatan Hari Anak Nasional dan Hari Semarak Anak Kerjasama dengan Dinas terkait

b.      Pembinaan Keluarga Balita (BKB)

c.       Melaksanakan peningkatan wawasan dalam pengembangan UP2K PKK.

d.      Mengembangkan Usaha dan Produk UP2K PKK.

e.       Pembinaan UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera)

f.       Pembentukan dan pembinaan program PAUD

g.      Pembentukan dan pembinaan kelompok Keaksaraan Fungsional (KF) seperti membaca, menulis, berhitung, berbahasa, perubahan sikap mental.

4.      POKJA III

a.       Menu Beragam, Bergizi, Berimbang

Ø  Sosialisasi buku peran PKK dalam mendukung Gerakan Percepatan Keanekaragaman, Konsumsi Pangan (GPK2P).

Ø  Mengikuti arisan TOGA

Ø  Membentuk Kelompok Model Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri)

Ø  Sosialisasi dan penetapan  pengetahuan gizi sehat dalam keluarga

Ø  Mengikut sertakan Pelatihan Membuat bakpia dan sosis ikan bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin.

b.      Pemanfaatan Lahan

Ø  Penyuluhan tentang pemanfaatan lahan tidur (darat, air) untuk pemenuhan program cadangan pangan masyarakat.

Ø  Percontohan pemanfaatan pekarangan (HATINYA PKK),

c.       Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG)

Ø  Percontohan Pengelolaan Limbah, sampah (basah dan kering)

d.      Aku Cinta Masakan Indonesia ( ACMI )

Sosialisasi dan penyuluhan tentang potensi makanan local Kalsel.

e.       Pola Pangan Aman dan Sehat

Sosialisasi dan penyuluhan pola pangan keluarga (Penggunaan bahan pengawet, zat pewarna, produk kadaluarsa, penggunaan pestisida)

f.       Aku Cinta Produk Indonesia (ACPI)

Penyuluhan tentang ACPI (Aku Cinta Produk Indonesia)

g.      Penyuluhan Perumahan dan Lingkungan Desa Terpadu (P2LDT)

Ø  Sosialisasi dan penyuluhan tentang pemugaran rumah berazaskan Tri Bina (Bina Usaha, Bina Manusia dan Bina Lingkungan)

Ø  Penyuluhan tentang rumah sehat dan layak huni (P2LDT) yang jauh dari tempat-tempat berbahaya.

5.      POKJA IV

a.       Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja

b.      Pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS)

c.       Pembinaan Posyandu di Desa P2WKSS

d.      Sosislisasi gerakan keluarga sehat dan Gerakan Sayang Ibu

e.       Penyuluhan manfaat pemberian ASI (Air Susu Ibu)

f.       Penyuluhan PHBS

g.      Melaksanakan kegiatan hari cuci tangan pakai sabun sedunia

h.      Pemberian IMT Posyandu

i.        Penyuluhan imunisasi dasar lengkap (LIL)

j.        Pelatihan kader dan buku pegangan kader

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B.     POSYANDU TERINTEGRASI

Berdasarkan peraturan menteri dalam negeri Nomor 19 Tahun 2011 tentang pedoman pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Posyandu, bahwa pengintegrasian layanan sosial dasar di posyandu adalah suatu upaya mensinergikan berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat meliputi perbaikan kesehatan dan gizi, pendidikan dan perkembangan anak, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan sosial, pengintegrasian layanan sosial dasar di Posyandu Desa Sungai Bahalang Kecamatan tapin Tengah, meliputi :

 

1.      Posyandu Balita “Teratai”

Kegiatan rutin buka Posyandu Balita Teratai dilaksanakan minimal 12 kali dalam setahun atau 1 kali dalam sebualan kecuali apabila ada kegiatan tambahan yang berhubungan dengan kegiatan posyandu.

Beberapa kegiatan rutin Posyandu Balita Teratai yang dilaksanakan :

1.      Kunjungan rumah dilaksanakan oleh kader selama 1-2 hari sebelum hari pelaksanaan.

2.      Penyuluhan kelompok dilaksanakan sebelum dimulai kegiatan posyandu.

3.      Pelaksanaan kegiatan posyandu menggunakan sistem 5 meja yaitu:

1.      Meja I        :   Pendaftaran sasaran

2.      Meja II      :   Penimbangan Sasaran

3.      Meja III     :   Pengisian KMS

4.      Meja IV     :   Penyuluhan

5.      Meja V      :   Pelayanan KB-KES, yang meliputi antara lain :

Ø  Pendaftaran pengunjung posyandu

Ø  Penimbangan bayi dan balita

Ø  Pemberian tablet FE kepada ibu hamil

Ø  Pemeriksaan kesehatan ibu hamil (tekanan darah dll)

Ø  Penyuluhan kepada sasaran ibu hamil, ibu menyusui dan ibu balita.

Ø  Pemberian vitamin A pada bayi serta balita (pada bulan Februari dan Agustus)

Ø  Pemberian vitamin A pada ibu nifas

Ø  Pelayanan KB non MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang).

2.      Kegiatan Pelayan di Posyandu

a.       Pelayan Imunisasi, melalui :

 

 

 

Ø  Imunisasi BCG, DPT, Hepatitis B, Polio dan campak pada bayi.

Ø  Imunisasi Polio pada balita

Ø  Imunisasi TT pada bumil/WUS caten

b.      Pelayanan Bayi dan Balita, meliputi :

Ø  Penimbangan setiap bulan

Ø  Pemberian paket pertolongan gizi, Pemberian vitamin A, pemberian paket makanan Pendamping ASI (MP-ASI), pemberian makanan Tambahan (PMT)

Ø  Imunisasi lengkap

c.       Pelayan Ibu Hamil/Ibu Nifas/Ibu Menyusui

1.      Pelayanan Ibu Hamil yang dilaksanakan meliputi :

Ø  Pemeriksaan Kehamilan

Ø  Pemberian makanan Tambahan (PMT) bagi ibu kurang gizi atau kurang energi kronis

Ø  Pemberian tablet tambahan darah (Tablet Besi)

Ø  Penyuluhan kesehatan ibu

2.      Pelayanan Ibu Nifas/Ibu Menyusui melipiti :

Ø  Pemberian kapsul vitamin A

Ø  Pemberian Makanan Tambahan (PMT)

Ø  Pelayanan tablet penambah darah

Ø  Pelayanan KB

Ø  Penyuluhan tentang makanan selama menyusui, Asi Ekslusif, perawatan nifas dan bayi baru lahir.

d.      Pelayanan KB yang diberikan meliputi

Ø  Kondom

Ø  Pil

Ø  Suntik dilakukan oleh tenaga kesehatan

Ø  IUD dilakukan oleh tenaga kesehatan

Ø  Konseling

e.       Penyuluhan Kesehatan (Gizi dll), meliputi :

Ø  Penyuluhan tentang cara memantau pertumbuhan anak yang baik.

Ø  Penyuluhan gizi dan pemberian ASI ekslusif

Ø  Penyuluhan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI)

Ø  Penyuluhan tentang manfaat pemberian imunisasi

Ø  Penyuluhan PHBS dan Keluarga sadar gizi

Ø  Penyuluhan kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui

Ø  Penyuluhan penanggulangan penyakit menular

Ø  Penyuluhan KB

Ø  Penyuluhan kesehatan lingkungan dan lain-lain

f.       Pengobatan sederhana (penangulangan diare dan pneumonia)

3.       POSYANDU LANSIA “NANAS MADU”

                 Posyandu Lansia “Nanas Madu” desa Sungai Bahalang yang juga terintegrasi dengan kegiatan Posyandu Balita, melaksanakan kegiatan rutin setiap bulan ditambah dengan kegiatan lain dalam kelompok lansia seperti senam lansia dan simulasi. Belajar Keaksaraan Al-Qur’an (KA), pengajian dan yasinan.

Kegiatan Posyandu lansia diluar kegiatan pelayanan posyandu selain senam dan pengajian/ yasinan yaitu mengembangkan “Pojok Keterampilan” yang melaksanakan ketrampilan tangan seperti anyaman dan sulaman (anyaman purun, taplak meja, membuat sarung bantal kursi, dan lain-lain.

4.    Pelayanan Kesehatan dan Konsultasi Kesehatan

                 Pelayanan kesehatan ibu dan anak  (BKIA) di desa Sungai Bahalang melaksanakan kegiatan setiap hari sebagai pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak balita, konsultasi kesehatan bagi ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui. Semua pelayanan kesehatan di Desa Sungai Bahalang dilakukan di Polindes, dan dilaksanakan oleh seorang bidan dengan dibantu oleh 2 orang kader

 

5.       Kelompok bermain PAUD

                 Pendirian Kelompok bermain Anak “Zainul Muttaqien” ditetapkan pada tanggal 1 Juni 2016 oleh Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sungai Bahalang Yaitu Ibu Liana dengan beberapa tahap persiapan antara lain dengan mengidentifikasi kebutuhan penegmbangan PAUD dan lokasi serta sasaran kegiatan sebagai anak didik, kemudian menyusun rencana kegiatan dan pengelola kegiatan, melaksanakan orientasi atau pelatihan bagi pengelola PAUD (Taman Bermain Anak) sebagai pendidik. Selanjutnya sebagai tahap pelaksana yaitu menyusun materi pembinaan sesuai kelompok umur dan melaksanakan kegiatan program PAUD dengan kelompok sasaran anak usia 2-5 tahun.

Program kegiatan belajar PAUD taman bermain anak Zainul Mutaqin melaksanakan kegiatan utama, yaitu pembentukan prilaku melalui pembinaan yang terwujud dalam kegiatan sehari-hari dan kegiatan pengembangan kemampuan dasar.

Program belajar PAUD TPA “Zainul Muttaqin” yang menunjang upaya prilaku hidup bersih dan Sehat (PHBS) juga dilaksanakan secara rutin seperti prilaku cuci tangan dengan air bersih dan sabun, dan menggosok gigi.

Metode yang digunakan dalam program pembelajaran PAUD Taman Bermain Anak-Anak “Zaunul Muttaqin” dalam metode bermain, menggambar, bernyanyi, bercerita, dan wisata yang dilaksanakan pada 7 sentra yaitu :

·         Sentra Persiapan, kegiatan mengenal huruf, angka, warna, dan bentuk benda.

·         Sentra Balok, kegiatan membuat dan membentuk bangunan dari balok

·         Sentra IMTAQ, kegiatan yang dilakukan adalah pengenalan doa dan gerakan shalat.

·         Sentra Peran, melakukan kegiatan bermain peran dan berlatih menjadi pemeran dalam suatu kegiatan.

·         Sentra seni dan kreatifitas, kegiatan mengenal alat musik dan bunyi-bunyi alat yang dapat menjadi musik

·         Sentra Bahan Alam, Kegiatan mengenal bahan alam seperti air dan pasir dll.

·         Sentra Alam, kegiatan mengenal lingkungan alam yang sebenarnya.

6.       Kelompok Bina Kelurga Balita (BKB) “Nanas Madu”

 pembentukan kelompok BKB “Nanas madu” ditetapkan pada tanggal 10 maret 2015, Kegiatan dilaksanakan berintegrasi dengan kegiatan posyandu, dan kegiatan dua kali lainnya dilakukan pada kegiatan arisan.

 

 

 

 

7.    Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) “Nanas Madu”

Pembentukan kelompok Bina Keluarga Remaja “Nanas Madu” ini ditetapkan oleh Kepala Desa Sungai Bahalang pada tanggal 11 februari 2016. Bina Kelurga Remaja adalah satu kegiatan pembinaan ketahanan keluarga yang sasaran dan anggotanya adalah orang mempunyai anak usia remaja, Bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan para orang tua dalam mendidik/membimbing/mempersiapkan putera-puterinya sehingga memiliki kesiapan mental/spiritual dalam menyikapi segala permasalahan.

8.    Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) “Nanas Madu”

Bina Kelurga lansia juga merupakan salah satu kegiatan pembinaan ketahanan keluarga dengan sasaran dan anggotanya adalah Keluarga yang mempunyai lansia.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan para kelurga dalam menghadapi lansia, sehingga lansia merasa dihargai dan disayangi dan masih produktif.

9.    Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja)

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) “Nanas madu” desa Sungai Bahalang dibetuk pada tanggal 13 Februari 2016, merupakan suatu kegiatan yang menunjang  Program Keluarga Berencana dalam upaya penundaan usia perkawinan dini dan menjadi remaja yang tegar/mandiri.

Dalam perjalanan dari mulai pembentukan kelompok PIK Remaja “Nanas Madu” tahun 2016 dikategorikan sebagai kelompok PIK Remaja tumbuh. Pembinaan dan pertemuan remaja Sungai Bahalang dapat dilaksanakan pada wktu kegiatan yang ada relevansinya dengan kegiatan remaja, misalnya pengurus PIK Remaja yang ikut membantu dalam kegiatan Posyandu, untuk meningkatkan perkembangan kelompok kejenjang PIK Remaja Tegak, maka perlu adanya tempat tersendiri sehingga dalam melaksanakan tugas atau kegiatannya dapat melaksanakan sesuai dengan pedoman kegiatan.

10.Pusat Informasi dan Konsultasi Keluarga (PIK Keluarga) “Samawa”

Pusat Informasi dan Konsultasi Keluarga (PIK Keluarga) “Samawa” merupakan wadah Kelompok Kegiatan (Poktan) yang dibentuk, dikelola dan dikembangkan Pokja I Tim Penggerak PKK Desa Sungai Bahalang sebagai sarana penyebarluasan informasi dan konsultasi yang dapat dengan mudah dan cepat diakses keluarga tentang berbagai hal yang berkaitan langsung dengan peningkatan dan pemberdayaan keluarga. PIK Keluarga ini, jumlah kader PIK Keluarga sebanyak 6 orang yang kepengurusannya mempunyai tujuan “Memperkuat dan mempercepat tercapainya visi dan misi Tim Penggerak PKK melalui pelayanan PIK Keluarga yang lebih berkualitas dan komprehesif sehingga mampu melayani berbagai kebutuhan informasi yang diharapkan dan dapat mempercepat terwujudnya masyarakat yang maju, sejahtera dan mandiri”.

PIK Keluarga sebagai wadah bagi masyarakat ditingkat desa/kelurahan untuk memperoleh informasi dan konsultasi tentang permasalahan keluarga yang bertujuan :

Secara Umum :

sebagai sarana Informasi Keluarga yang berada ditengah-tengah masyarakat sehingga secara mudah dan cepat dapat diakses oleh keluarga-keluarga yang membutuhkannya.

Secara Khusus :

Meningkatkan akses informasi kelurga terhadap pusat pelayanan keluarga, memberikan informasi dari berbagai pusat pelayanan dan penanganan masalah keluarga. Meningkatkan pelayanan konseling bagi keluarga yang membutuhkan. Menyediakan informasi mengenai sarana pelayanan rujukan yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga yang membutuhkan.

 

 

11.       Kelompok Belajar Pendidikan Keaksaraan Baca Al-Qur’an (KBA) “Nanas Madu”

Desa Sungai Bahalang meskipun penduduknya beragama islam dan mempunyai tradisi keagamaan yang sangat kuat, tetapi ada masyarakatnya yang belum mampu atau bisa membaca Al-Qur’an dengan benar.

Kemudian dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan tingginya minat sehingga menjadi termotifasi untuk membaca Al-Qur’an dengan benar di desa Sungai Bhalang.

Inilah yang merupakan salah satu latar belakang perlunya dibentuk kegiatan kelompok belajar Keaksaraan Al-Qur’an. Dengan nama program Keaksaraan Al-Qur’an “Nanas Madu” dengan materi pengenalan huruf, pengucapan huruf, panjang pendek bacaan tajwidnya”. Selain itu kepada warga belajar juga diajarkan praktek shalat hajat, salat tasbih, dan salat taubat.

12.       Pojok Bacaan

Adanya pojok bacaan merupakan salah satu upaya dalam menyediakan informasi yang berguna bagi peningkatan pengetahuan dan minat baca masyarakat di desa Sungai Bahalang, di Posyandu “Teratai” diharapkan tentunya dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat baca dan pengetahuan masyarakat desa Sungai Bahalang.

 

13.       Sistem Informasi Posyandu (SIP)

SIP merupakan tatanan dari berbagai  komponen kegiatan posyandu yang menghasilkan data dan informasi tentang pelayanan tentang proses tumbuh kembang anak dan pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak yang meliputi cakupan program, pencapaian program, kontinuitas penimbangan, hasil penimbangan dan partisipasi masyarakat.

Manfaat SIP adalah sebagai berikut :

Ø  Sebagia bahan acuan bagi kader posyandu untuk memahami permasalahan sehinggga dapat megembangkan kefiatan yang tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan sasaran.

Ø  Sebagai informasi yang tepat guna dan tepat waktu mengenai pengelolaan posyandu, agar berbagai pihak yang berperan dalam pengelolaan posyandu dapat menggunakannya untuk membina posyandu demi kepentingan masyarakat.

Mekanisme Operasi SIP :

1.      Penanggung jawab Sistem Informasi Terpadu di Tingat Kecamatan adalah : Tim Pembina LKMB/Kelurahan

2.      Pemerintah desa bertanggungjawab atas tersedianya data dan informasi.

3.      Pengumpul data dan informasi adalah, Tim Penggerak PKK dan Posyandu, dengan menggunakan instrumen :

a.       Catatan ibu hamil dan kelahiran/ kematian dan nifas oleh ketua kelompok dasa wisma(kader PKK)

b.      Register bayi dalam wilayah kerja posyandu selam 1 tahun.

c.       Register anak balita dalam wilayah kerja posyandu selam 1 tahun

d.      Register WUS-PUS dalam wilayah kerja posyandu selam 1 tahun

e.       Register ibu hamil dalam wilayah kerja posyandu selam 1 tahun

f.       Data posyandu dilaksankan oleh kader posyandu setiap bulan setelah hari buka posyandu (atau setiap ada kegiatan)

g.      Data hasil kegiatan posyandu dilaksankan oleh kader posyandu setiap bulan setelah hari buka posyandu (atau Setiap ada kegiatan)

14.       Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) “Nanas Madu”

Pembentukan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) “Nanas Madu” dilakukan pada tahun 2016 dengan 9 orang kader yang merupakan lahan pemberdayaan keluarga dibidang usaha dan peningkatan ketrampilan dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

15.       Kelompok Model Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) “Nanas Madu”

Model Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) “Nanas Madu” Adalah sebuah desa percontohan untuk menanggulangi kemiskinan melalui upaya ekonomi, kesehatan dan pendidikan dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada serta dengan mengkoordinasikan berbagai program pemberdayaan perempuan dari instansi terkait, LSM, Organisasn Perempuan, dan Organisasi masyarakat lainnya untuk bersama-sama membangun kepedulian untuk menghapuskan kemiskinan.

Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas hidup dan perlindungan perempuan yang dititik beratkan pada pemberdayaan dan peningkatan produktifitas ekonomi perempuan didesa Sungai Bahalang, pada tahun dibetuk kepengurusan Kelompok Model Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) “Nanas Madu” di Desa Sungai Bahalang yang dalam perkembangan sekarang telah mengikuti

Ø  pelatihan ketrampilan Rias Mahar dan Hantaran

Ø  Membuat tas dari tali kalikur

Ø  Membuat Susu Kedelai

Ø  Bimbingan managemen usaha dan pelatihan pembuatan bakpia dan sosis ikan.

 

c.              Kelompok Dasa Wisma

Untuk memudahkan pelaksanaan dan merealisasikan program 10 program pokok PKK, di Desa Sungai Bahalang telah dibentuk kelompok Dsa Wisma. Kegiatan yang dilakukan antara lain adalah gerakan jum’at bersih dan penerapan Prilaku Hidup bersih dan sehat (PHBS) ditatanan rumah tangga yang menuju Dasa Wisma ber PHBS . PHBS dirumah tangga adalah sekumpulan prilaku yang dipraktikan atas dasar kesadaran sebahai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri dibidang kesehatan dan berperan aktif  dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Rumahtangga sehat adalah rumahtangga yang melakukan 10 PHBS dirumahtangga yaitu :

1.      Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan

2.      Memberi Bayi ASI Ekslusif

3.      Menimbang bayi dan balita

4.      Menggunakan air bersih

5.      Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih

6.      Menggunakan jamban sehat

7.      Memberantas jentik nyamuk diluar dan didalam rumah

8.      Makan buah-buahan dan sayuran setiap hari

9.      Melakukan katifitas fisik setiap hari

10.  Tidak merokok didalam rumah

D.    Pendanaan

Kampung KB Sungai Bahalang  Kabupaten Tapin di Desa Sungai Bahalang dalam kegiatannya tentunya terintegrasi melibatkan semua instansi/sektor terkait, termasuk dalam hal pendanaan, berikut disampaikan uraian sumber pendanaan pelaksanaan di Kampung KB Bersumber pada APBN, APBD dan Dana Desa TA. 2016

 

No

Jenis Bantuan

Nama Dinas/Badan

1.

 

2.

 

3.

 

4.

 

 

 

 

5.

 

 

6.

 

7.

8

9.

 

10.

11.

12.

 

 

 

Pembentukan dan Pencanangan Kampung KB

Bantuan Sarana KIE KKB, buku, boklet, leaflet, banner, bkb kit, kie kit

Bantuan Rumah Layak Huni/Bedah Rumah

Bantuan Infrastruktur Jalan, Saluran Irigasi, Siring Jalan

Bantuan Bibit Tanaman/pohon

 

 

Bantuan Pot dan Tanaman Hias/bunga-bunga, Bantuan Bak Sampah

Bantuan ternak Itik Petelor

 

Bantuan ternak Ayam Kampung

Bantuan ternak lele

Bantauan Pupuk, Bantuan Vaksin/Obat-Obatan

Bantuan Dana Kewirausahaan

Bantuan Buku, Bantuan APE

Bantauan Seragam/Pakaian kerja

 

 

 

 

Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, BPPKB

BPPKB

 

Dinsosnaker

 

DPU dan Dinsosnaker

 

Dinas Pertanian,  BKP3 & Dinas Kehutanan & Perkebunan

Distakober, BLH, BPMPD,

Dinsosnaker

 

Dinas Peternakan dan Perikanan

Dinas Pertanian, BKP3

Dinas Peternakan dan Perikanan

 

Dinas Pendidikan

Dinas Pendidikan, BPPKB

BPPKB, Dinas Pertanian, BKP3,

 

   

 

 

 

BAB V

PERMASALAHAN

Pelaksanaan Program Terintegrasi Kampung KB   di Desa Sungai Bahalang Kecamatan Tapin Tengah Kabupaten Tapin telah banyak memberikan hasil yang positif bagi peningkatan sosial ekonomi masyarakat  Desa Sungai Bahalang, yang tak luput dari berbagai  Permasalahan dalam pelaksanaannya antara lain :

1.      Masih rendahnya pengetahuan, keterampilan dan kemampuan kader kelompok kegiatan dalam menyelenggarakan kegiatan program.

2.      Masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat desa.

3.      Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

4.      Perpustakaan desa belum lengkap dan  maksimal

5.      Normalisasi pengairan sungai belum memenuhi standar

6.      Musim Kemarau berkepanjangan yang mengakibatkan kekeringan dan berpengaruh pada tanaman dan tumbuhan.

7.      Belum maksimalnya pemanfaatan pekarangan dikarenakan PH tanah yang sangat rendah sehingga sulit bagi tanaman tumbuh subur.

8.      Jalan Usaha tani yang masih kurang

9.      Belum adanya tempat sampah disepanjang jalan

10.  Masih adanya sebagian masyarakat yang belum memiliki wc keluarga.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB VI

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

 

A.     Potensi dan Faktor Yang Mempengaruhi

Desa Sungai Bhalang sebagai Kampung KB di Kabupaten Tapin mempunyai potensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pelaksanaan antara lain :

1.      Adanya sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan pembangunan di desa seperti Posyandu Banua dengan sarananya sebagai tempat layanan sosial terintegrasi di Desa Sungai Bahalang (Posyandu Balita, Posyandu Lansia, BKB, PAUD, PKK dll)

2.      Adanya dukungan dan respon yang positif dari masyarakat terhadap perubahan di desa untuk memudahkan percepatan pembangunan sehingga pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh masing-masing program akan lebih mudah diakomodir.

3.      Adanya hubungan dan kerjasama yang baik antara tim Pembina  dan Tim Tim pengelola di semua tingkatan, terutama dalam dukungan dana APBD Kabupaten Tapin.

4.      Dukungan Pemerintah Kabupaten berupa kebijakan program, hal ini dapat dilihat dari beberapa Surat Keputusan dan Peraturan yang diterbitkan

5.      Tim Pengelola di semua tingkatan berjalan efektif dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya

6.      Partisipasi dan peran serta masyarakat yang sangat mendukung dalam pembangunan di Desa Sungai Bahalang

B.   ANALISA

Untuk dapat menjadi Kampung KB yang nantinya akan menjadi contoh atau pembelajaran bagi desa-desa lain di Kabupaten Tapin, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :

1.      Pembinaan dilakukan secara konsisten, rutin dan terjadwal yang diikuti oleh seluruh instansi/SKPD terkait baik oleh kabupaten maupun provinsi.

2.      Melakukan evaluasi kegiatan minimal 1(satu) triwulan sekali yang diikuti oleh instansi terkait/ SKPD Kabupaten Tapin, dan melakukan tindak lanjut sesuai hasil evaluasi pada jadwal pembinaan berikutnya.

3.      Mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data kegiatan, baik data administrasi dan data lapangan secara evidence base (fakta)

4.      Tim Pembina dari BPPKB Kabupaten Tapin beserta jajarannya sampai ketingkat Desa berperan aktif dalam penggerakan masyarakat melalui keluarga sebagai unit terkecil

5.       Adanya peranserta masyarakat yang mendukung kegiatan pembangunan di Desa Sungai Bahalang

6.      Peran aktif semua unsur terkait dan saling berkoordinasi disemua sektor, maupun tingkatan, sehingga tidak ada tugas yang tumpang tindih :

a. Dinas Kesehatan berperan sebagai pembimbig teknis serta membantu kebutuhan sarana yang diperlukan Posyandu.

b.Dinas Pendidikan berperan sebagai pembimbing teknis PAUD ,Keaksaraan Fungsional dan Keaksaraan Al-Qur’an

c. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura berperan sebagai pembimbing tekis difersifikasi pangan, Tanaman Obat Keluarga (TOGA), penyediaan bibit tanaman.

d.      Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa berperan sebagai pembina peran serta masyarakat dan penggerakan masyarakat dan pemerintahan desa.

e.  Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berperan sebagai pembina koperasi dan UKM.

f. Tim Penggerak PKK berperan sebagai penggerak kader dalam memotifasi masyarakat. Disamping itu melaksanakan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan para kader agar tahu, mau dan mampu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB VII

PENUTUP

A.     Kesimpulan

Setelah dibentuk dan dicanangkan serta diselenggarakannya program Kampung KB Sungai Bahalang Kecamatan Tapin Tengah Kabupaten Tapin, terjadi kemajuan dan perubahan fisik maupun  mental spiritual.

1.      Peranserta dari berbagai pihak sangat membantu dan menentukan dalam keberhasilan pelaksanaan Program Kampung KB di Desa Sungai Bahalang.

2.      Swadaya masyarakat untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan di Desa Sungai Bahalang, Kecamatan Tapin Tengah Kabupaten Tapin cukup tinggi.

3.      Masyarakat sebagai subjek pembangunan mempunyai rasa memiliki yang tinggi terhadap wilayahnya dan sangat melakukan pemeliharaan, pengawasan dan tindakan yang positif dalam pembangunan desa.

4.      Sosial budaya masyarakat Desa Sungai Bahalang sangat mendukung dan mempunyai respon yang baik terhadap perubahan sehingga lebih mudah dalam pelaksanaan kegiatan

B.     Saran

1.      Peningkatan Peran Instansi terkait untuk menyiapkan instrumen pembinaan dan pemantauan kegiatan secara konsisten dan terjadwal

2.      Melakukan evaluasi secara bertahap pada semua indikator pembinaan dan pemantauan melalui forum / pertemuan evaluasi di kabupaten yang melibatkan semua instansi terkait.

3.      Perlu peningkatan sumberdaya manusia pelaksanaan di desa seperti kader khusus dan kader umum untuk lebih memotifasi Pelaksanaan kegiatan melalui pelatihan atau pembelajaran sesui kebutuhan program.

4.      Menjadi juara bukanlah tujuan akhir kegiatan ini, namun bagaimana masyarakat untuk tetap memelihara semangat kebersamaan untuk mewujudkan sesuatu hal dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraannya.

Demikian Deskripsi singkat dan sederhana Mengenai profil Program Terintegrasi Kampung KB Kabupaten Tapin di Desa Sungai Bahalang Kecamatan Tapin Tengah binaan BPPKB Kabupaten Tapin semoga bermanfaat bagi kita semua , terutama sekali bagi percepatan pembangunan desa di wilayah Kabupaten Tapin.

Dengan Pelaksanaan Program Kampung KB Kabupaten Tapin di Desa Sungai Bahalang Kecamatan Tapin Tengah  ini yang merupakan terobosan dalam percepatan Pemberdayaan Kelurga dan Peningkatan Kesejahteraan masyarakat di desa dapat memberikan kontribusi positif untuk mencapai Visi pembangunan Kabupaten Tapin untuk mewujudkan “Tapin Mandiri dan sejahtera Yang agamis’

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan dan Bantuan dari SKPD / Instansi Terkait

1.      Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana

a.      Bidang  Pemberdayaan Perempuan (PP)

1.Pembentukan, Pembinaan dan Pelatihan Kelompok Model Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri)

Dalam hal ini Badan pemberdayaan Perempuan dan KB bekerjasam dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin telah Membentuk Kelompok Model Desa Prima dan telah memberikan pembinaan dan pelatihan bagi kelompok bimbingan managemen usaha dan pelatihan seperti, Pelatihan membuat hiasan hantaran dan mahar, Belajar membuat tas dari talikur, Belajar Mambuat Susu Kedelai. Dengan tujuan agar Kelompok wanita di desa Sungai Bahalang bisa mebuat usaha sendiri agar dapat menambah penambah/membantu pendapatan keluarga yang seterusnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kecil.

2.Pembentukan, Pembinaan, Sosialisasi dan Penyuluhan PIK Keluarga

PIK Keluarga yang merupakan  sarana penyebar luasan informasi yang dapat dengan mudah dan cepat diakses keluarga tentang berbagai hal yang berkaitan langsung dengan Peningkatan dan Pemberdayaan Keluarga, dan sebagai salah satu lembaga kemasyarakatan yang memberikan pelayanan terpadu kepada keluarga, meliputi pembinaan kader PIK Keluarga dalam pelaporan dan pendampingan korban KDRT, serta peran masyarakat dalam pencegahan dan penghapusan KDRT.

3.Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan

4.Penyuluhan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan di Bidang Kesehatan dan Ekonomi melalui Pemanfaatan Tanaman Herbal

5.Sosialisasi Penyusunan System Perlindungan bagi Perempuan Melalui Gugus Tugas TPPO (termasuk PIK Keluarga)

6.Latihan pengenalan internet kepada warga khususnya perempuan.

 

 

b.      Bidang Pendataan dan Evaluasi

1.      Menyusun dan merencanakan dan memfasilitasi  pembentukan dan pelaksanaan Program Kampung KB.

2.      Pemberian advokasi terhadap pengambil kebijakan dalam pembentukan kampung KB di Kabupaten Tapin

3.      Pencanangan Kampung KB

Desa Sungai Bahalang dipilih sebagai Kampung KB Pertama di Kabupaten Tapin. Tujuannya adalah meningkatkan partisifasi dan peranserta masyarakatdalam mewujudkan  kesejahteraan keluarga.

4.      Pemberian bahan dan materi penyuluhan seperti buku, brosur, boklet, pamflet, banner, KIE kit

5.      Penyuluhan kependudukan tentang pendewasaan usia perkawinan, kesehatan reproduksi, generasi berencana (genre)

6.      Pembinaan dan bimbingan terhadap kelompok kegiatan.

 

C.    Bidang Keluarga Berencana (KB)

1.Pembentukan dan Pembinaan PIK Remaja

2.Pelayanan, Penyuluhan dan Sosialisasi tentang KB hal-hal yang telah dilakukan dalam program ini adalah

Ø  Pelayanan dan Pemasangan alat kontrasepsi Implant

Ø  Penyuluhan kesehatan reproduksi bagi remaja

Ø  Pembinaan Kelompok PIK R.

 

D.    Bidang Kesejahteraan Keluarga (KS)

1.  Peningkatan kapasitas pengelola kelompok kegiatan  BKB, BKR, BKL, dan UPPKS

2. Memberikan bantuan APE untuk kelompok BKB

3. Pemberian KIE kepada keluarga pra sejahtera.

2.     Dinas Pertanian

 Program Peningkatan dan Penerapan Teknologi Pertanian, yang kegiatannya adalah Pengoptimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan.

Bantuan-bantuan yang telah diberikan adalah :

1.      Rak tanaman sayur/toga 10 buah

2.      Para-para/tempat pembibitan 2 buah

3.      Benih tanaman sayur mayur 1 000 gram

4.      Bibit tanaman toga 170 pohon

5.      Bibit nanas madu

6.      Obat-oabatan/pestisida 5 liter

7.      Pupuk kandang kotoran sapi 50 karung

8.      Polybag besar 465 lembar

9.      Pakaian kerja lapangan/kaos 25 lembar

 

3.      Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD)

Mempunyai Program Peningkatan Peran Perempuan di Pedesaan, kegiatannya adalah Pembentukan dan Pembinaan Kelompok Dasa Wisma, serta pembinaan/ bimbingan administrasi desa, bantuan mesin potong rumput

 

4.     Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)

Kegiatan-kegiatannya dalah                

a.       Pelatihan kewirausahaan bagi wirausaha baru

b.      Penyuluhan perlindungan konsumen

c.       Penyuluhan Pedagang Kecil

5.     Dinas Tata Kota dan Kebersihan (Distakober)

Bantuan-bantuan dan Kegaiatan-kegiatnanya adalah

a.       Penanaman Pucuk Merah 300 Pohon

b.      Penanaman Bunga-bungaan 100 pohon

c.       Gotong royong kebersihan, keindahan, dan keasrian rumah, halaman dan lingkungan.

6.     Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3)

Programnya Peningkatan Disverifikasi dan Ketahanan Pangan kegiatannya dalah Pemanfaatan Pekarangan untuk pengembangan pangan, bantuan-bantuannya adalah :

1.      Pembuatan Kebun Bibit 1 buah

2.      Bibit tanaman

3.      Pupuk Organik

4.      Pupuk Non Organik

5.      Pakaian Kerja/seragam

7.     Dinas Kesehatan

1.      Posyandu Lansia

Yang bertujuan untuk Meningkatkan kesehatan keluarga khususnya bagi warga berusia lanjut

2.      Posyandu Balita

Pemberian stimulasi PMT, dan Pelatihan SIP

3.      Menjadikan Desa Sungai Bahalang menjadi Desa Siaga Aktif dan PHBS kegitannya yaitu

a. Survey mawas diri

b.Pelatihan PHBS

c.    Penyuluhan tentang PHBS

d.      Pemberian bahan PHBS dan Tripod timbangan Posyandu.

4.      Pembuatan Media Promkes

8.      Dinas Sosial dan Tenaga Kerja

Bantuan-bantuan dan kegiatannya yaitu :

1.      Bedah rumah keluarga miskin 12 buah sekaligus penyuluhan “ rumah dan lingkungan yang sehat”

Tujuannya agar masyarakat yang tidak mampu dapat memiliki rumah yang layak huni, aman dan nyaman untuk di tempati

2.      Pembuatan jalan desa usaha tani 1 buah

Kegiatan padat karya infrastruktur tujuannya memberikan kemudakan jalan/akses bagi petani dalam menjalankan usaha pertanian mereka agar hasil tanam yang telah mereka hasilkan dapat segera dipasarkan.

3.      Itik Petelor sebanyak 150 ekor

Kegiatan Padat Karya Produktif Tujuannya memberikan fasilitasi dan mendorong sistem pendanaan pelatihan berbasis masyarakat, seperti budi daya itik petelor dan hasilnya cukup bagus.

4.      Tempat budi Daya Jamur Tiram 1 buah

Kegiatannya adalah Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG), seperti budi daya jamur tiram

9.      Dinas Kehutanan dan Perkebunan

Bantuan-bantuannya meliputi :

a.       Bibit buah durian 400 pohon

b.      Bibit buah rambutan 400 pohon

c.       Bibit buah sirsak 250 pohon

d.      Pupuk Kompos organik

10.  Dinas Peternakan dan Perikanan

Kegiatan pengembangan ternak unggulan dan pembesaran ikan di kolam plastik dan pembinaan kelompok wanita

Bantuan yang diberikan adalah :

a.        Kandang Ayam

b.      Ayam kampung super

c.       Pakan

d.      Vaksin/obat-obatan

e.       Terpal

f.       Benih ikan lele

g.      Pakan ikan lele

11.  Dinas Pekerjaan Umum (DPU)

Kegaiatan dan bantuan yang telah dilakukan adalah :

1.      Peningkatan jalan desa Sungai Bahalang

-      Pasangan batu dan ukuran tanah untuk rencana pembuatan lokasi terpadu

2.      Peningkatan ruas jalan Andika _ Sungai Bahalang

-      Pengaspalan jalan

3.      Pembuatan siring pasangan batu gunung

-      Pemasangan siring batu di ruas jalan Andika – Sungai Bahalang

-      Pemasangan siring batu di Desa Sungai Bahalang

-      Pembuatan Jembatan/gorong-gorong

4.      Pembuatan Septic Tank bersama/komunal

-      Septik tank 4 titik

-      Closed

-      Sambungan Pipa Pembungan

 

12.  Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata

Kegiatannya adalah,

-      Pelatihan/pembinaan seni tari dan drama bagi remaja.

13.  Kantor Kementrian Agama

Kegaiatanya adalah

a.       Sosialisasi UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974

b.      Sosialisasi PP No. 48 Tahun 2014 tentang Tarif Biaya Nikah terbaru

c.       Pembinaan perkawinan berkaitan hak dan kewajiban suami isteri dan lainnya, serta Dampak Pernikahan Dini (bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin).

14.  Badan Lingkungan Hidup (BLH)

Peningkatan Edukasi Dan Komunikasi Masyarakat di Bidang Lingkungan

a.       Pelatihan Pembuatan kompos

b.      Memberikan bantuan Pot semen, tanaman hias, pot ban, dan tong komposer

Peningkatan edukasi dan komunikasi masyarakat di bidang lingkungan dengan Sosialisasi Bank sampah

15.  Dinas Pendidikan

Kegiatan dan bantuannya adalah

a.       Penyuluhan PAUD, Buta Aksara, Kesetaraan

b.      Memberikan Bantuan untuk kewirausahaan desa sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah)

c.       Membentuk/mendirikan PAUD

d.      Membentuk Kelompok Bermain “Zainul Muttaqin

e.       Membentuk SPS Holistik Integratif terintegrasi dengan poyandu dan BKB

f.       Pendidikan Kesetaraan melaui paket

g.      Peningkatan keaksaraan melalui Keaksaraan Fungsional baik latin maupun Qur’an.

16.   Bappeda

Selaku Tim Anggaran, mempertimbangkan, mengarahkan, dan menyetujui usulan bantuan kegiatan fisik/non fisik SKPD untuk Kampung KB

 

17.   Tim Penggerak PKK

Pembinaan administrasi Sekretariat PKK, Pokja I, Pokja II, Pokja III, Pokja IV, serta sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan pembinaan 10 program pokok PKK, kerjasama dengan lintas program dan lintas sektor terkait serta dunia usaha

18.   PT Hasnoor

a.       Bantuan dana untuk masjid dan langgar serta yatim piatu

b.      sembako untuk lansia,

c.     Paket lebaran dan hewan qurban

19.   PT Antang gunung Meratus

a.       Paket sembako lebaran, dan hewan qurban

b.      Pengobatan gratis kerjasama dengan Dinas Kesehatan

c.       Bantuan tong air 4 buah

d.      Mesin sedot 3 buah

e.       Karpet masjid

20.  PT Karisma Inti Usaha

Bantuannya adalah  hewan qurban

21. Bumi Rantau Energy (BRE)

Bantuannya adalah Bak sampah untuk paud

22.  CV Permata Putra

Bantuannya berupa Bak Sampah Lingkungan Desa 20 buah

 


VISUALISASI FOTO SESUDAH KAMPUNG KB