Profil

Kelumu

Gambaran Umum


Desa Kelumu merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

1.1.1.Latar Belakang
Mengacu pada Arah Kebijakan Pembangunan Nasional Pemerintah Pusat tahun 2015 -2019 , BKKBN diberi amanat dan mandat untuk dapat turut mensukseskan Agenda Prioritas Pembangunan ( NAWACITA ), terutama pada agenda nomor 5 ( lima ) yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia melalui Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana, serta melaksanakan Dimensi Pembangunan Manusia pada Pembangunan Bidang Kesehatan dan Mental/ Karakter ( Revolusi Mental ).
Beberapa permasalahan yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain stagnasi pencapaian program dan semakin melemahnya implementasi program KKBPK ( kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga ) di lini lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi internal yang dilakukan dan atas petunjuk Bapak Presiden RI, maka kemudian dirumuskan beberapa inovasi strategis penguatan program KKBPK untuk periode 2015-2019 terutama untuk melaksanakan kegiatan prioritas yang memiliki daya aungkit terhadap upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan serta memperluas cakupan penggarapan program KKBPK diseluruh tingkatan wilayah .
Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis utntuk dapat mengimplementasikan kegiatan prioritas program KKBPK secara utuh di lini lapangan. Kampung Kb merupakan salah satu bentuk / model miniatur pelaksanaan total program KKBPK secara utuh yang melibatkan seluruh bidang di lingkungan BKKBN dan bersinergi dengan kementrian / lembaga, mitra kerja , stakeholders, instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilkasanakan ditingkatan pemerintahan terendah diseluruh Kabupaten/Kota.
1.1.2.Landasan Hukum Pembentukan Kampung KB
1.Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Penyusunan atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran  Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4090),
2.Undang-undang Nomor 52 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Tugas Pembantuan ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4106),
3.Undang-undang Nomor 27 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kota Banjar di Provinsi Jawa Barat ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4246),
4.Undang-undang Nomor 10 tahun 2004, tentang Pembentukan Peraturan Perudang-undangan ( Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389),
5.Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menjadi Undang-undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548),
6.Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438),
7.Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Penduduk dan Pembangunan Keluarga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 161, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5080)
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah (pasal 11 ayat 2 huruf h)
1.2. Tujuan Penyusunan Profil Kampung KB.
1.2.1.Tujuan Umum
1.2.2.Tujuan Khusus
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan , keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.


2.1 Geografis
2.1.1.Batas Wilayah
Desa Kelumu memiliki Luas Wilayah lebih kurang 46,67 KM2, berdasarkan Berita Acara
Kesepakatan Bersama Tanggal 11 Juni 2020 dari masing-masing desa dengan batas-batas :
Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Mentuda
Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Mepar
Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Mentuda
Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Mepar]


2.1.2.Kondisi Daerah
a. Kondisi Wilayah Desa
Kondisi wilayah Desa Kelumu terdiri dari Laut,Rawa – rawa dan Perbukitan. Wilayah Desa Kelumu dipengaruhi oleh ( Dua Musim, Musim Kemarau dan Musim
Hujan hal ini mempengaruhi masyarakat dalam bercocok tanam dan penghasilan dari laut, )


b. Keadaan Sosial
Keadaan sosial dalam kehidupan Desa Kelumu sebagai nelayan yaitu :
1. Pada saat terjadi kerusakan kapal dilaut harus memberi tanda untuk meminta bantun. 2. Perahu yang melihat aba-aba tersebut harus memberi bantuan. 3. Apabila ada perahu tenggelam dilaut maka seluruh nelayan diharuskan mencatatnya
minimal satu hari penuh.Bagi yang menemukannya wajib membawanya ke darat.

c. Keadaan Ekonomi
Karakteristtik social ekonomi masyarakat pesisir yaitu bahwa sebagian besar pada
umumnya masyarakat pesisir bermata pencaharian di sekto kelautan seperti
nelayan,pembudidayaan ikan.Dengan social ekonomi masyarakat relative berada dalam
kesejahtraan rendah,maka dalam jangka panjang sumber daya pesisir akan semakin besar
guna pemenuhan kebutuhan masyarakat pesisir.

d. Kualitas Medan
Wilayah Desa Kelumu terdapat laut yang menjadi tempat pencaharian ekonomi
masyarakat sehari - hari disamping pertanian dan perkebunan yang ada di desa.

e. Produktifitas Tanah
Lahan/Tanah Desa Kelumu terdapat tanah di daerah perbukitan bisa untuk
bercocok tanam karena di daerah ini cukup subur hal ini dibuktikan banyak hasil
perkebunan yang telah dihasilkan para petani seperti cabe,pisang, dan lain-lain.Sedangkan
lahan perkarangan rumah bisa ditanami pohon buah-buahan,Bunga dan perumahan.

f. Kepemilikan Ternak
Ternak yang ada di Desa Kelumu terdiri dari bermacam jenis seperti Kambing, Ayam Kampung dan Itik

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

1210

Jumlah Kepala Keluarga

257

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

65

Keluarga yang Memiliki Remaja

75

Keluarga yang Memiliki Lansia

50

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

9 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

137 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

23 December 2020

BKB

23 December 2020

BKR

23 December 2020

BKL

23 December 2020

Kelompok UPPKS

23 December 2020

PIK-R

Belum ada

Rumah Dataku

23 December 2020

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, Dana Desa Swadaya Masyarakat Donasi/ Hibah Masyarakat APBD APBN Dana Desa Swadaya Masyarakat Donasi/ Hibah Masyarakat APBD APBN

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada Septia Eka Putri 0

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

23 orang pokja terlatih
dari 23 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data Data rutin BKKBN Potensi Desa Data Sektoral PK dan Pemutahiran Data Data rutin BKKBN Potensi Desa Data Sektoral

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Bulanan