Profil

Resun Pesisir

Gambaran Umum


1.1    Geografis
1.1.1. Batas Wilayah
Desa Resun Pesisir memiliki Luas Wilayah lebih kurang 33.10 M2, berdasarkan Berita Acara Kesepakatan Bersama Tanggal 25 Oktober 2012 dari masing-masing desa dengan batas-batas :
Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Pancur dan Perairan Kecamatan Senayang
Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Linau dan Desa Musai
Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Resun
Sebelah Timur berbatsan dengan Perairan Kecamatan Senayang.

1.1.2.    Kondisi Daerah
a. Kondisi Wilayah Desa
 Kondisi wilayah Desa Resun Pesisir terdiri dari Perbukitan, Laut dan Pantai. Wilayah Desa Resun Pesisir dipengaruhi oleh (Dua Musim, Musim Kemarau dan MusimHujan hal ini mempengaruhi masyarakat dalam bercocok tanam, melaut dan berternak. Letak wilayah Desa Resun Pesisir yang dikelilingi oleh laut dan pantai sehingga iklim dan cuaca sangat mempengaruhi masyarakat dalam melakukan aktfitas sehari – hari.


b. Keadaan Sosial
        Tidak bias dipungkiri, adanya kemajuan tekhnologi komunikasi yang semakin canggih dapat berdampak langsung kepada masyarakat disuatu wilayah. Kondisi social masyrakat Desa Resun Pesisir yang sangat erat dengan etika dan adat budaya seperti :
a.    Menjunjung Tinggi norma – norma yang berlaku
b.    Memiliki sifat kekeluargaan yang erat
c.    Gotong – royong dan saling membantu
d.    Sangat menghargai orang lain
e.    Menjunjung tinggi agama
f.    Bersikap sopan santun dan ramah tamah terhadap siapapun
g.    Selalu bermusyawarah
       Sedangkan untuk menyelesaikan suatu konfik atau masalah yang terjadi di masyrakat diakukan dengan musyawarah kekeluargaan.


 c. Keadaan Ekonomi
Ekonomi masyarakat desa Resun Pesisir ditopang oleh oleh beberapa sektor pendapatan diataranya adalah :
1.    Sektor Perikanan.
Sektor periknan ini merupakan pimadona Masyarakat Desa Resun pesisir yang mayoritas bekerja sebaagai nelayan tangkap. Ada beberaa alat yang digunakan para nelayan antaara lain bubu ketam, jaring ikan, jaring ketam, kelong ikan, kelong bilis, jala udang dll.
2.    Sektor Pertanian
Salah satu penunjang perekonomian penduduk Desa Resun pesisir adalah bertani      (berkebun). Adapun tanaman yang ditanam petani didesa terdiri dari tanaman holtikultura (sayur mayor) lada hitam (sahang) kepala dll
3.    Sektor Peternakan
Selain dua sektor diatas penduduk Desa Resun Pesisir juga beternak binatang unggas seperti ayam, bebek juga kambing, Perekonomian masyarakat desa Resun Pesisir dipengaruhi oleh tiga sector tersebut untuk menunjang kehidupan, karena ketiga sektor tersebut sangat dipengaruhi oleh cuaca dan musim.
d. Kualitas Medan
     Wilayah Desa Resun Pesisirterdiri dari laut dan ada juga sungai yang menjadi tempat pencaharian ekonomimasyarakat sehari - hari disamping pertanian dan perkebunan yang ada di desa. sungai ini dimanfaatkan untuk sarana transportasi Nelayan,Pengolah Sagu,dan keperluan lainnya. Sedangkan perbukitan digunakan oleh masyarakat untu bercocok tanam tanaman seperti durian, rambutan dan lada hitam.


e. Produktifitas Tanah
         Lahan/Tanah Desa Resun Pesisir sangat subur untuk pertanian dan perkebunan,hal ini dibuktikan dengan banyaknya hasil perkebunan yang telah dihasilkan para petani, seperti Cabe, Ketela Pohon, Pisang, Ketimun, Kacang Panjang dan lain sebagainya, dan ada juga tanah yang mengandung bauksit berdasarkan penelitian para pengusaha tambang dengan kadarnya masing-masing, sedangkan lahan pekarangan rumah hanya ditanami tanaman muda dan perumahan. Ada tanah rawa dan berpasir sehingga dimanfaatkan masyarakat untuk menam kelapa, sedangkan didaerah perbukitan yang tanahnya humus digunakan untuk tanaman lada hitam ( sahang ).


f.  Kepemilikan Ternak
        Ternak yang ada di Desa Resun Pesisir  terdiri dari bermacam jenis seperti Kambing, Bebek, Ayam Kampung dan Ayam Ras. Selain beternak hewan dan unggas masyarakar desa Resun Pesissir ada yang berbudidaya ikan air laut seperti kerapu hitam, sunu dan kerapu tiger.


g. Bidang Pengembangan Wilayah Antara Lain
1.    Gorong-Gorong = 8( delapan )UnitBaik/Rusak Ringan/Rusak Berat
2.    Dermaga = 7 ( tujuh ) Unit, Baik/Rusak Ringan/Rusak Berat
3.    Sungai ± 2 Km
4.    Hutan Bakau ± 7 Hektar Baik/Rusak Ringan/Rusak Berat
h. Bidang Pengembangan Ekonomi Antara Lain
1.    Kebun Kelapa 2 Hektar Masih Produktif
2.    Kebun Karet 1 Hektar Masih Produktif
3.    Lahan Kosong 20 Hektar Perlu Pengolahan
4.    Pabrik Penolahan sagu menjadi tepung 1 Unit masih produktif
5.    Rawa-rawa 30 Hektar Cocok untuk Tambak Udang
6.    Dusun Sagu 2 Hektar Masih Produktif .
7.    Kebun Lada Hitam 15 Hektar masih Profduktif

i.    Bidang Pengembangan Sosial Budaya Antara Lain
1.     Upacara Pernikahan Perlu Dilestarikan/Promosi
2.     Maulid Nabi Saw Perlu Dilestarikan
3.    Doa Arwah Perlu Dilestarikan
4.     Isra’Mi’raj Nabi Saw Perlu Dilestarikan
5.     Wirid Yasin Kelompok Majelis ta’lim Perlu Dikembangkan
6.    Silat Pengantin Perlu Dilestarikan dan dikembangkan
7.    Tepuk Tepung Tawar Perlu Dilestarikan dan dikembangkan
8.    Khataman Qur’an Perlu Dilestarikan
9.    Berzanggi Perlu Dilestarikan dan dikembangkan lagi.

Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

Jumlah Jiwa

878

Jumlah Kepala Keluarga

281

Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita

59

Keluarga yang Memiliki Remaja

113

Keluarga yang Memiliki Lansia

24

PUS dan ketidaksertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

PUS dan Kesertaan Ber-KB

Total

0 Jiwa

Struktur Badan Pengurus


Sarana dan Prasarana


Sekretariat KKB

09 October 2020

BKB

09 October 2020

BKR

09 October 2020

BKL

Belum ada

Kelompok UPPKS

Belum ada

PIK-R

Belum ada

Rumah Dataku

Belum ada

Dukungan terhadap Kampung KB


Sumber dana

Ya, APBN

Kepengurusan/pokja KKB

Ada

SK pokja KKB

Ada

PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan

Ada Weli Sarfina, Amd.Keb 0

Regulasi dari pemerintah daerah

Ada, Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota

Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB

Ada

Jumlah pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB

0 orang pokja terlatih
dari 33 orang total pokja

Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan

Ya, PK dan Pemutahiran Data Data rutin BKKBN Potensi Desa Data Sektoral

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Sosialisasi kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Monitoring dan evaluasi Kegiatan

Ada, frekuensi: Bulanan

Penyusunan laporan

Ada, frekuensi: Bulanan